Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:49 WIB
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
Anyerica Futsal League, turnamen yang digagas Unit Karang Taruna (UKKT) RW 09 Menteng (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Anyerica Futsal League di Menteng hadir sebagai solusi atas minimnya fasilitas olahraga bagi pemuda di Jakarta.
  • Turnamen ini mempertandingkan 48 tim untuk meresmikan lapangan permanen baru menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Kegiatan tersebut bertujuan menjauhkan pemuda dari pengaruh negatif serta menjadi sarana pembinaan bakat futsal usia dini.

Suara.com - Anyerica Futsal League, turnamen yang digagas Unit Karang Taruna (UKKT) RW 09 Menteng ikut mewarnai maraknya fenomena liga sepak bola swadaya warga di Jakarta belakangan ini.

Fenomena serupa sebelumnya lebih dulu viral lewat Liga Akamsi di Tambora, Jakarta Barat, yang digagas Firqi Hidayatulah alias Kiwil bersama rekan-rekannya sesama suporter Persija Jakarta setelah sebelumnya sukses digelar di kawasan tempat tinggal Kiwil di Penjaringan, Jakarta Utara.

Bahkan, lokasi Liga Aspal yang digagas Karang Taruna RW 08 juga masih berada satu kawasan dengan Anyerica Futsal League, yakni sama-sama di Menteng, meski beda RW.

Ketua Karang Taruna RW 08 Menteng, Andicka Prasetia atau Odoy, mengungkapkan Liga Aspal lahir dari keresahannya melihat anak-anak yang terpaksa bermain bola di tengah jalan kampung setiap hari, dan turut terinspirasi dari gerakan serupa di media sosial yang sebelumnya berhasil menarik perhatian publik, yaitu Liga Akamsi.

Wakil UKKT RW 09 Menteng, Arpit, menuturkan Anyerica Futsal League juga berangkat dari persoalan yang sama, yakni ketiadaan lapangan futsal di wilayahnya.

"Paling adanya Lapangan Borobudur, tapi itu untuk lapangan bola besar. Jadi untuk futsal memang belum ada," ujarnya di lokasi.

Anyerica Futsal League, turnamen yang digagas Unit Karang Taruna (UKKT) RW 09 Menteng (Suara.com/Adiyoga)
Anyerica Futsal League, turnamen yang digagas Unit Karang Taruna (UKKT) RW 09 Menteng (Suara.com/Adiyoga)

Berbeda dengan Liga Akamsi dan Liga Aspal yang memanfaatkan badan jalan aspal sebagai arena tanding, Anyerica Futsal League kini memiliki lapangan permanen.

"Sebelum dibangun secara permanen, lapangannya masih berupa tanah merah. Kami tetap bertanding di sini, tapi dengan gawang yang tiangnya dicor dari semen. Sebelumnya ini adalah urukan tanah yang banyak bekas puing bangunannya," kata Arpit.

Persoalan minimnya lapangan olahraga di permukiman padat Jakarta ini turut mendapat sorotan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

baca juga

Pramono menyebut fenomena liga sepak bola jalanan seperti Liga Akamsi dan Liga Aspal muncul akibat keterbatasan fasilitas olahraga di tengah kepadatan penduduk Ibu Kota, yang juga dipicu oleh mahalnya sewa lapangan futsal serta minimnya ruang terbuka hijau di kampung padat penduduk.

Ia pun mengaku turut mengikuti perkembangan Liga Aspal karena melihat kegembiraan anak-anak yang memanfaatkannya, meski mengakui pembangunan fasilitas olahraga di Jakarta belum bisa dilakukan secara menyeluruh dalam waktu dekat.

Di tengah keterbatasan itu, keberadaan lapangan permanen membuat Anyerica Futsal League memiliki modal lebih untuk berkembang lebih jauh dibanding liga jalanan sejenis.

Arpit menjelaskan, pertandingan berlangsung dengan sistem grup yang dilanjutkan babak gugur.

"Dari satu grup akan diambil dua tim terbaik, kemudian lanjut ke babak semifinal dan final," terangnya.

Turnamen yang mempertandingkan 24 tim kategori U-13 dan 24 tim U-18 ini dijadwalkan usai menjelang peringatan 17 Agustus, bertepatan dengan momen peresmian lapangan.

"Nanti pembagian pialanya dilakukan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Pelaksanaan ini memang disiapkan untuk menyambut kemerdekaan, sekaligus peresmian lapangan," ungkap Arpit.

Sama seperti semangat Liga Akamsi dan Liga Aspal, UKKT RW 09 juga menjadikan lapangan ini sebagai wadah menjauhkan anak muda dari pengaruh negatif.

"Sangat dibutuhkan sekali oleh warga RW 09. Lapangan ini bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang bagi anak-anak muda agar mereka terhindar dari bahaya narkoba dan pengaruh negatif lainnya," kata Arpit.

Ke depan, UKKT RW 09 bahkan menargetkan lapangan ini sebagai basis pembinaan usia dini yang levelnya lebih tinggi dari sekadar liga tarkam.

"Selain untuk olahraga futsal, kami dari UKKT juga ingin mengembangkan sekolah futsal untuk anak-anak usia dini. Tujuannya agar ke depannya ada perwakilan dari Kelurahan Menteng yang bisa mewakili ke tingkat Jakarta Pusat maupun tingkat nasional," pungkas Arpit.

Hadirnya lapangan sepak bola di RW 09 Menteng sendiri lahir dari kolaborasi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco bersama Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jakarta Pusat hingga perangkat lingkungan setempat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viralnya Liga Aspal Bikin Anak-Anak Menteng Kini Punya Lapangan Bola Sungguhan

Viralnya Liga Aspal Bikin Anak-Anak Menteng Kini Punya Lapangan Bola Sungguhan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:05 WIB

Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:31 WIB

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:43 WIB

Terkini

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:49 WIB

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:39 WIB

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:30 WIB

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:21 WIB

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:18 WIB

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:15 WIB

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:10 WIB

Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa

Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:03 WIB

977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa

977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:02 WIB

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:01 WIB

×