Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam

Muhamad Yasir

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:05 WIB
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
Tim gabungan Pemkab Agam sedang mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Sabtu (18/7/2026). ANTARA/HO-BPBD Agam.
baca 10 detik
  • Banjir melanda Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, pada Sabtu (18/7/2026) akibat luapan Sungai Batang Tumayo setelah hujan deras.
  • Sebanyak 450 warga mengungsi ke rumah kerabat, sementara 60 warga lainnya sempat terjebak sebelum berhasil dievakuasi.
  • Pendangkalan sungai akibat banjir bandang November 2025 menjadi penyebab utama banjir yang merendam puluhan rumah warga tersebut.

Suara.com - Sebanyak 450 warga mengungsi akibat banjir merendam Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu (18/7/2026) malam. Selain itu, 60 warga sempat terjebak banjir sebelum berhasil dievakuasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam Abdul Ghafur mengatakan, para pengungsi memilih berlindung di rumah kerabat yang berada di lokasi lebih aman.

"450 warga itu mengungsi ke rumah kerabat yang aman dari banjir," kata Abdul di Lubuk Basung, Minggu.

Ia menjelaskan, sebanyak 20 kepala keluarga atau 60 jiwa sempat terjebak derasnya banjir.

Sebagian berhasil menyelamatkan diri secara mandiri, sementara lainnya dievakuasi oleh tim gabungan BPBD, Basarnas, PMI, TNI, Polri, dan unsur terkait.

"Korban sudah evakuasi mandiri dan ada sebagian dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD Agam, Basarnas, PMI, Polri, TNI dan lainnya," ujarnya.

Di Jorong Labuah, banjir juga memaksa sekitar 250 warga mengungsi setelah sedikitnya 20 rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.

BPBD menyebut banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu sore hingga malam. Luapan Sungai Batang Tumayo kemudian menggenangi permukiman warga di sepanjang bantaran sungai.

Menurut Abdul, kawasan tersebut memang kerap dilanda banjir sejak Sungai Batang Tumayo mengalami pendangkalan akibat banjir bandang pada akhir November 2025.

baca juga

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera mengungsi apabila hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota

Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 07:46 WIB

Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom

Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47 WIB

Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim

Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:09 WIB

Terkini

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

×