Perang AS-Iran Memanas, Mojtaba Khamenei Ancam Beri Pelajaran Pahit yang Tak Terlupakan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:43 WIB
Perang AS-Iran Memanas, Mojtaba Khamenei Ancam Beri Pelajaran Pahit yang Tak Terlupakan
Mojtaba Khamenei menegaskan tanda tangan Donald Trump tidak bernilai setelah Amerika Serikat melanggar kesepakatan damai.

Suara.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Pemimpin Tertinggi Iran melayangkan ancaman serius. Konflik terbuka ini dipastikan bakal berjalan panjang setelah kesepakatan damai yang baru sebulan ditandatangani kini runtuh total.

Sikap konfrontatif Washington dinilai menjadi pemicu utama kegagalan nota kesepahaman yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan tersebut. Alih-alih meredam konflik, eskalasi militer justru semakin tidak terkendali di kawasan tersebut.

Kekecewaan mendalam Teheran disampaikan langsung melalui sebuah pernyataan resmi yang disiarkan oleh televisi pemerintah setempat. Pihak Iran menilai Amerika Serikat telah mengkhianati komitmen perdamaian yang belum lama disepakati.

Mojtaba Khamenei (Jerusalem post)
Mojtaba Khamenei (Jerusalem post)

"Pelanggaran berulang kali terhadap perjanjian oleh Setan Besar terhadap kesepakatan tersebut sekali lagi membuktikan kepada semua orang bahwa tanda tangan Presiden Amerika kini sama sekali tidak berharga dan tidak valid, dan bahwa penindasan, hegemonisme, dan kekejaman adalah komponen yang tidak dapat dipisahkan dari keyakinan dan doktrin Amerika," bunyi pernyataan tersebut.

Sikap keras kepala Washington ini dinilai hanya akan membawa kerugian besar bagi posisi politik mereka sendiri. Pihak Teheran menegaskan bahwa aliansi regional mereka sudah bersiaga penuh untuk melakukan tindakan balasan yang setimpal.

Ketegangan Infrastruktur Sipil Menular

"Sekarang musuh Amerika sedang berupaya memicu perang dan menanggung biaya yang lebih besar serta penghinaan lebih lanjut, mereka harus tahu bahwa bangsa Iran yang tercinta dan Front Perlawanan memegang pelajaran yang tak terlupakan untuk mereka," tambahnya.

Aksi saling balas serangan kini tidak lagi menyasar target militer, melainkan sudah meluas ke sektor vital publik. Pekan ini, militer Pentagon secara agresif menghancurkan sejumlah jembatan, jalur kereta api, hingga fasilitas desalinasi air bersih di Iran.

Langkah ofensif tersebut langsung direspons secara instan oleh pihak militer pertahanan udara Teheran. Mereka meluncurkan serangan balasan yang melumpuhkan jaringan infrastruktur publik di wilayah Kuwait.

baca juga

Dampak dari serangan balasan tersebut memaksa pemerintah Kuwait mengeluarkan kebijakan darurat kepada warganya. Otoritas setempat kini mengimbau seluruh masyarakat untuk membatasi penggunaan energi listrik demi mencegah kelumpuhan total.

Bagi elite politik di Teheran, pertempuran yang pecah sejak Februari lalu ini bukan lagi sekadar konflik biasa. Mereka memandang konfrontasi bersenjata melawan Amerika Serikat dan Israel ini sebagai ancaman nyata bagi eksistensi negara.

Dampak Sistemik pada Ekonomi Dunia

Meskipun tekanan dari pemerintahan Donald Trump terus meningkat, tidak ada tanda-tanda Iran akan menyerah. Di sisi lain, sejumlah negara tetangga sebenarnya terus berupaya menjalankan diplomasi belakang layar untuk menghentikan pertikaian.

Dalam pidatonya, sang Pemimpin Tertinggi menyatakan bahwa sifat asli dari pemerintahan Washington kini telah terbongkar. Menurutnya, kegagalan implementasi memorandum kesepahaman (MoU) bulan lalu menjadi bukti nyata atas watak asli musuh mereka.

Washington dinilai telah mengungkapkan wajah aslinya, serta menunjukkan kepicikan, ketidakrasionalan, ketidakandalan, dan kejahatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Tewas Berjatuhan, Iran Tak Berpikir Buat Damai dengan Amerika

Korban Tewas Berjatuhan, Iran Tak Berpikir Buat Damai dengan Amerika

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:15 WIB

Serangan Balas Dendam Amerika, Pangkalan Iran di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas Dibom Bertubi-tubi

Serangan Balas Dendam Amerika, Pangkalan Iran di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas Dibom Bertubi-tubi

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:35 WIB

Mencekam! Hujan Rudal Iran Sasar Hanggar Pesawat Tempur Amerika Serikat

Mencekam! Hujan Rudal Iran Sasar Hanggar Pesawat Tempur Amerika Serikat

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 08:02 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×