Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB
Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028
Mendagri, sekaligus Ketua Satgas Percepatan Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian dan Sekjen Kementerian PU Apri Artoto , Menteri PKP Maruarar Sirait, Direktur Dustribusi PLN Arsyadany, Jakarta, Selasa (21/7/2026). (Suara.com/Tantri Amela Iskandar)

Suara.com - Pemerintah terus mempercepat program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian menyatakan, pemerintah telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp100,1 triliun untuk pelaksanaan program selama tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028.

Hal tersebut disampaikan Tito usai memimpin rapat koordinasi secara daring bersama jajaran Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), PLN, serta pemerintah daerah dari tiga provinsi terdampak yang bertempat di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026).

“Anggaran rehab-rekon yang telah disetujui untuk tiga tahun, 2026 sampai 2028 mencapai Rp100,1 triliun, untuk tahun 2026 sendiri dialokasikan sekitar Rp39 triliun," kata Tito.

Ia juga menambahkan, pemerintah telah menyalurkan tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun kepada Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada Januari 2026. 

"Kami dari satgas menggejot pemerintah daerah untuk bekerka dengan anggaran yang sudah ada termasuk tambahan transfer keuangan daerah yang telah diberikan pada Januari lalu," ujar Tito. 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto menyampaikan, pihaknya memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp21,16 triliun untuk mendukung penanganan pascabencana di Sumatera.

Anggaran tersebut terbagi ke empat direktorat jenderal, yakni Direktorat Jenderal Sumber Daya Air sebesar Rp7,5 triliun, Direktorat Jenderal Bina Marga Rp6,73 triliun, Direktorat Jenderal Cipta Karya Rp4 triliun, dan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Rp2,89 triliun.

“Realisasi keuangan saat ini mencapai Rp2,4 triliun atau 11,35 persen, sedangkan realisasi fisik sebesar 26,4 persen. Kami akan terus menggenjot pelaksanaan agar mamfaatnya segera dirasakan masyarakat,” kata Apri.

baca juga

Program yang dijalankan Kementerian PU meliputi pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, irigasi, serta berbagai sarana dan prasarana umum di wilayah terdampak.

Di sektor perumahan, Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan, proses tender pembangunan hunian tetap (huntap) telah berjalan dan pembangunan fisik ditargetkan mulai dilakukan secara masif pada September 2026.

Pembangunan huntap dilakukan melalui dua skema. Pertama, pembangunan di lahan milik warga (in situ) yang ditangani BNPB. Kedua, pembangunan kawasan hunian komunal (ek situ) yang menjadi tanggung jawab Kementerian PKP.

“Kami siap memulai pembangunan secara masif pada September mendatang,” ujarnya.

Kementerian PKP mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp2,2 triliun untuk membangun 7.952 unit huntap komunal yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rinciannya, 6.220 unit di Aceh, 919 unit di Sumatera Utara, dan 813 unit di Sumatera Barat.

Pembangunan tersebut akan dilakukan di 54 lokasi dengan total kebutuhan lahan mencapai 198,21 hektare. Khusus di Aceh Tengah, masih terdapat proses penyelesaian lahan seluas sekitar 2,4 hektare untuk satu lokasi pembangunan.

Selain itu, Maruarar mengungkapkan sebanyak 500 unit huntap telah selesai dibangun dari total 2.603 unit yang sedang dikerjakan di tiga provinsi tersebut dan siap diserahterimakan kepada masyarakat.

“Kita ingin masyarakat yang masih berada di pengungsian segera mendapatkan hunian yang layak dan aman,” katanya.

Untuk mendukung kawasan hunian baru tersebut, PLN menyatakan siap menyediakan jaringan listrik secara paralel dengan pembangunan fisik. Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri menegaskan, perusahaan akan segera melakukan penyambungan listrik begitu pembangunan hunian siap.

“PLN berkomitmen mendukung penuh kebutuhan kelistrikan. Begitu pembangunan siap, kami akan langsung melakukan penyambungan,” ujarnya.

Tito menambahkan, pemerintah juga akan melibatkan pemerintah daerah dalam penyediaan infrastruktur pendukung seperti akses air minum dan jalan menuju kawasan hunian. Jika daerah mengalami keterbatasan anggaran, pemerintah pusat akan mempertimbangkan dukungan tambahan melalui Kementerian PU. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan

Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan

News | Senin, 20 Juli 2026 | 18:44 WIB

Kegaduhan di Kementerian PU Dinilai Bisa Berujung Lengsernya Dody Hanggodo

Kegaduhan di Kementerian PU Dinilai Bisa Berujung Lengsernya Dody Hanggodo

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 17:22 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'

Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:13 WIB

Mutasi Massal ASN Dicurigai Berkaitan dengan Bocornya Dokumen Perjalanan Menteri PU

Mutasi Massal ASN Dicurigai Berkaitan dengan Bocornya Dokumen Perjalanan Menteri PU

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:42 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Terkini

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:25 WIB

FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi

FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari

4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Dasco Pastikan 'Mesin Legislasi' Tetap Panas saat Reses, Gaspol Bahas 4 RUU Ini

Dasco Pastikan 'Mesin Legislasi' Tetap Panas saat Reses, Gaspol Bahas 4 RUU Ini

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:18 WIB

8 Krim Pencerah Wajah yang Ditarik BPOM, Ada Kandungan Merkuri dan Hidrokinon

8 Krim Pencerah Wajah yang Ditarik BPOM, Ada Kandungan Merkuri dan Hidrokinon

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:18 WIB

Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia

Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:15 WIB

Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik

Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:13 WIB

×