- Presiden Prabowo melakukan pertimbangan mendalam sebelum memutuskan pengganti Jampidsus Febrie Adriansyah dengan meminta masukan berbagai pihak terkait.
- Menteri Sekretaris Negara menyatakan Istana sedang memproses nama calon Jampidsus melalui mekanisme tim penilai akhir secara intensif.
- Keputusan final terkait pengangkatan pejabat baru Kejaksaan Agung akan segera diumumkan setelah Presiden menandatangani Keputusan Presiden tersebut.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianti menimbang matang dan bahkan meminta masukan banyak pihak, sebelum memilih dan memutuskan Jaksa Agung Muda Tinda Pidana Khuss pengganti Febrie Adriansyah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menekankan bahwa Prabowo dalam memilih Jampidsus baru melakukan komunikasi serta pertimbangan-pertimbangan.
Namun, apa saja pertimbangangannya, Pras tidak memberikan keterangan rinci.
"Bahwa proses seorang Bapak Presiden kemudian di dalam mengambil keputusan tentunya kan banyak hal yang menjadi pertimbangan dan banyak juga beliau meminta masukan-masukan maupun pendapat-pendapat dan tentu penilaian-penilaian dari banyak pihak," ujar Pras di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Kekinian, Istana masih membahas perihal nama calon Jampdisus yang sudah dikirimkan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin ke Istana.
"Waktu itu kami juga menyampaikan bahwa kami mohon waktu untuk dibahas sesuai dengan mekanisme di tim penilai akhir dan insyaallah satu dua hari ini sudah akan ada keputusan dan Bapak Presiden akan menandatangani Keppres pengangkatan pejabat yang baru," kata Pras.
Pras sekaligus menanggapi ihwal informasi mengenai surat lain mengenai pengajuan nama tiga pejabat di Kejaksaan Agung, mulai dari Wakil Jaksa Agung dan dua pejabat lain.
Pras membenarkan ada nama lain selain calon Jampidsus, tetapi ia belum membocorkan.
"Ya sebagaimana yang kami sampaikan memang ada beberapa nama yang diusulkan tetapi kami mohon besok saja setelah Keppres ditandatangani karena biarlah menjadi keputusan terlebih dahulu untuk nanti kami sampaikan kepada teman-teman media dan kepada masyarakat," kata Pras.