Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir

Bernadette Sariyem, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 22 Juli 2026 | 11:53 WIB
Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir
Ketua DPP Partai Gerindra Bambang Haryadi. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Ketua DPP Partai Gerindra Bambang Haryadi menyatakan hubungan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran tetap solid.
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan tata letak kursi sidang kabinet di Istana Negara berubah demi kebutuhan teknis teleprompter.
  • Sidang Kabinet Paripurna yang membahas evaluasi program pemerintah tersebut dilaksanakan pada Senin 20 Juli 2026.

Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra, Bambang Haryadi, meminta tata letak kursi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tak berada dekat sisi Presiden Prabowo Subianto, tak perlu didramatisasi secara politis.

Bambang mengatakan, hubungan antara Presiden Prabowo dan Wapres Gibran sangat baik dan tetap solid dalam menjalankan roda pemerintahan.

Bambang meminta agar publik tidak mendramatisir hal-hal teknis yang terjadi di dalam ruang rapat kabinet. Menurutnya, pembagian tugas antara keduanya sudah sangat jelas dan harmonis.

"Pak Prabowo dan juga Mas Gibran saling melengkapi dalam pekerjaan. Keduanya kompak selalu," kata Bambang, Rabu (22/7/2026).

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka duduk sejajar dengan menteri-menteri saat sidang paripurna kabinet pada Senin (20/7/2026). Gibran tak lagi berada di meja pimpinan mendampingi Prabowo.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka duduk sejajar dengan menteri-menteri saat sidang paripurna kabinet pada Senin (20/7/2026). Gibran tak lagi berada di meja pimpinan mendampingi Prabowo.

Saling Bagi Tugas dan Melengkapi

Terkait isu yang menyebutkan adanya jarak secara politik, Bambang mematahkan narasi tersebut dengan memaparkan fakta lapangan.

Ia menyebutkan, Presiden Prabowo memberikan ruang yang sangat luas bagi Gibran untuk berkontribusi aktif, terutama dalam memantau implementasi program-program pemerintah di daerah.

"Mas Gibran berkeliling daerah. Memeriksa program pemerintah sudah berjalan sesuai target atau masih perlu perbaikan. Lalu, mewakili presiden, juga menyerap aspirasi masyarakat. Itu bukti konkret kekompakannya," kata dia.

Kerapnya Gibran turun ke lapangan untuk menyapa warga dan memastikan program berjalan lancar, dipandang sebagai bukti pembagian peran yang efektif.

baca juga

Dengan demikian, Prabowo dapat lebih fokus pada kebijakan makro dan diplomasi, sementara Gibran memastikan eksekusi di tingkat akar rumput tetap sasaran.

Karenanya, Bambang mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap upaya-upaya pihak tertentu yang sengaja ingin menggoyang stabilitas politik dengan cara membangun narasi negatif atau provokatif.

"Jangan didramatisir. Presiden dan wapres itu bekerja saling melengkapi. Ada yang mau memecah kekompakan melalui framing narasi provokatif. Tapi kami meyakini masyarakat tak berpengaruh," kata Bambang.

Sidang Kabinet Paripurna, Senin (21/7/2026). (Dok. Ist)
Sidang Kabinet Paripurna, Senin (21/7/2026). (Dok. Ist)

Alasan Teknis di Balik Layout Sidang Kabinet

Sidang Kabinet Paripurna yang menjadi sorotan tersebut dilaksanakan pada Senin (20/7/2026) di Istana Negara, Jakarta. Dalam pertemuan yang dihadiri menteri, wakil menteri, hingga kepala lembaga tersebut, posisi duduk Prabowo berada di tengah menghadap seluruh anggota kabinet dengan formasi huruf U.

Berbeda dengan sidang kabinet sebelumnya di mana Gibran biasanya duduk sejajar di sisi kanan atau kiri Presiden, kali ini Gibran duduk di barisan depan bersama jajaran menteri kabinet. Hal inilah yang memicu tanda tanya besar di kalangan netizen.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi akhirnya memberikan klarifikasi mendalam mengenai perubahan tata letak tersebut.

Ia menjelaskan, SKP semester pertama 2026 ini memiliki agenda yang sangat padat, di mana Presiden perlu menyampaikan evaluasi dan arahan yang berbasis data secara detail.

"Beliau ingin menjelaskan banyak program. Maka kalau diperhatian saat sidang, program-program itu didukung data-data. Makanya beliau memakai alat bantu teleprompter," kata Prasetyo.

Penggunaan teleprompter dan layar data ini menuntut posisi Presiden Prabowo harus berada di tengah, agar pandangan matanya bisa menjangkau seluruh peserta sidang dengan jelas, sekaligus tetap bisa membaca data-data penting yang ditampilkan secara visual. Perubahan ini murni demi kelancaran komunikasi teknis di dalam ruangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana Hibah Kapal Induk Bekas Italia Disorot, Pengamat Minta Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan

Rencana Hibah Kapal Induk Bekas Italia Disorot, Pengamat Minta Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:01 WIB

Posisi Duduk di Sidang Kabinet Disorot, Gerindra Bantah Isu Prabowo-Gibran Retak

Posisi Duduk di Sidang Kabinet Disorot, Gerindra Bantah Isu Prabowo-Gibran Retak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23 WIB

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21 WIB

Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet

Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kursi Gibran Digeser Sejajar Menteri, Sinyal Perubahan Peta Kewenangan Politik di Kabinet

Kursi Gibran Digeser Sejajar Menteri, Sinyal Perubahan Peta Kewenangan Politik di Kabinet

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:42 WIB

Posisi Duduk Gibran Bergeser di Sidang Kabinet, Sinyal Hubungan Tak Lagi Satu Irama dengan Prabowo?

Posisi Duduk Gibran Bergeser di Sidang Kabinet, Sinyal Hubungan Tak Lagi Satu Irama dengan Prabowo?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:32 WIB

Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:32 WIB

Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet

Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:10 WIB

Terkini

Terus Naik, Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.562,57 Triliun

Terus Naik, Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.562,57 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:00 WIB

KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini

KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap

Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Pameran "Kura-kura" Yohanes, Satu Lukisan Langsung Terjual di Malam Pembukaan

Pameran "Kura-kura" Yohanes, Satu Lukisan Langsung Terjual di Malam Pembukaan

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Teriaki Armuji dan Wabup Mimik Get Out!, Borok Bos Resto Asal Suriah Terbongkar

Teriaki Armuji dan Wabup Mimik Get Out!, Borok Bos Resto Asal Suriah Terbongkar

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Program Bantuan hingga Diskon Nataru

Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Program Bantuan hingga Diskon Nataru

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Seskab Teddy Ungkap Arahan-arahan Penting Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna

Seskab Teddy Ungkap Arahan-arahan Penting Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi

Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi

Malang | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:33 WIB

OJK Kasih Sanksi Rp2,1 Triliun dalam Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Pihak yang Terlibat

OJK Kasih Sanksi Rp2,1 Triliun dalam Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Pihak yang Terlibat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:33 WIB

Jumlah Siswa Meledak 300 Persen, Sekolah Rakyat Lampung Desak Bantuan Nakes dan Armada

Jumlah Siswa Meledak 300 Persen, Sekolah Rakyat Lampung Desak Bantuan Nakes dan Armada

Lampung | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:27 WIB

×