Kompak Desak Bongkar Orang Kuat di Balik Skandal Eks Jampidsus, Singgung Jejak Kasus Kakap di NTT

Galih Prasetyo

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:10 WIB
Kompak Desak Bongkar Orang Kuat di Balik Skandal Eks Jampidsus, Singgung Jejak Kasus Kakap di NTT
Kompak Desak Bongkar “Orang Kuat” di Balik Skandal Eks Jampidsus, Singgung Jejak Kasus Kakap di NTT [Istimewa]
baca 10 detik
  • KOMPAK Indonesia mendesak pengusutan tuntas aktor utama skandal korupsi eks Jampidsus dalam diskusi di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
  • Organisasi tersebut meminta Presiden dan DPR RI mengambil alih penanganan perkara guna mencegah konflik kepentingan aparat.
  • Pelaku dituntut menerima hukuman berat karena perbuatannya merampas hak ekonomi dan sosial masyarakat kecil secara luas.

Suara.com - Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia mendesak aparat penegak hukum mengungkap aktor utama di balik skandal korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Kasus ini dinilai sebagai potret kejahatan struktural yang melibatkan jaringan dari hulu hingga hilir.

Desakan tersebut mengemuka dalam diskusi bertajuk “Dari Korupsi Batu Bara PLTU Hingga Pencucian Uang: Membedah Anatomi Korupsi dan TPPU dalam Skandal Eks Jampidsus Kejagung” yang digelar di Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026). Para narasumber menilai penanganan perkara tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan semata.

Ketua Umum KOMPAK Indonesia, Martinus Gabriel Goa, menegaskan proses hukum harus diawasi publik secara ketat. Ia mengingatkan adanya potensi konflik kepentingan dalam penanganan kasus oleh aparat penegak hukum.

“Selain jeruk makan jeruk, ada indikasi kuat Febrie Adriansyah dilindungi oleh orang kuat di belakangnya sehingga hingga kini belum ditahan, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian,” ujar Gabriel.

Menurutnya, kasus ini menjadi ironi karena sosok yang seharusnya menjadi teladan penegakan hukum justru terseret korupsi. Ia menegaskan penyidikan harus berani menyasar aktor intelektual dan pihak yang memberi perintah.

“Jangan berhenti di satu nama. Penyidik harus mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan kejahatan ini,” tegasnya.

Gabriel juga menyinggung rekam jejak dugaan keterlibatan eks Jampidsus saat menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT). Ia menyebut sejumlah kasus besar di daerah tersebut diduga tidak dituntaskan.

“Sejak di NTT, yang bersangkutan sudah disorot karena banyak kasus kakap yang dipetieskan,” katanya.

KOMPAK Indonesia turut meminta Presiden dan DPR RI mengambil alih penanganan perkara guna menghindari konflik antar aparat penegak hukum. Di sisi lain, publik diminta terus mengawal jalannya proses hukum.

baca juga

Gabriel menegaskan, pelaku harus dijatuhi hukuman berat karena dampak korupsi yang luas terhadap masyarakat. Ia menyebut dugaan keterlibatan dalam kasus besar seperti korupsi batu bara PLTU, Krakatau Steel, hingga ASABRI.

“Perbuatan ini merampas hak ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat kecil. Harus dihukum seberat-beratnya,” ujarnya.

Diskusi ini menghadirkan sejumlah akademisi dan peneliti, antara lain Maria Silvya E. Wangga dari Universitas Trisakti, Muhammad Reza Syarifuddin Zaki dari BINUS, serta Badiul Hadi dari Seknas FITRA. Kegiatan juga dihadiri mahasiswa, peneliti, dan pegiat antikorupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus

Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:09 WIB

Pakar Hukum Soroti Penanganan Dugaan Korupsi dan TPPU yang Menyeret Eks Jampidsus

Pakar Hukum Soroti Penanganan Dugaan Korupsi dan TPPU yang Menyeret Eks Jampidsus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:42 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Pengamat Soroti Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah: Ini Praktik Fishing Expedition

Pengamat Soroti Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah: Ini Praktik Fishing Expedition

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:26 WIB

Tugas Berat Kuntadi, Habiburokhman Minta Kasus Febrie Adriansyah Diusut Tanpa Pandang Bulu

Tugas Berat Kuntadi, Habiburokhman Minta Kasus Febrie Adriansyah Diusut Tanpa Pandang Bulu

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:23 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×