Gubernur Tahu Setelah Viral, Kenapa SD di Kebayoran Lama Roboh Sejak 2024 Minim Informasi?

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 23 Juli 2026 | 11:36 WIB
Gubernur Tahu Setelah Viral, Kenapa SD di Kebayoran Lama Roboh Sejak 2024 Minim Informasi?
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo. (Suara.com/Yoga)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung baru mengetahui kerusakan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 setelah viral pada Kamis, 23 Juli 2026.
  • Pergantian kepemimpinan serta mekanisme perencanaan anggaran yang panjang menyebabkan tertundanya pembangunan ulang gedung sekolah sejak tahun 2024.
  • Siswa sekolah tersebut harus dirugikan dengan menerapkan sistem belajar shift bergantian bersama SMP 11 sejak akhir tahun 2024.

Suara.com - Kondisi kerusakan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang telah terjadi sejak tahun 2024 baru diketahui oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah viral.

Hal itu tentu menimbulkan pertanyaan, mengingat Pramono berulang kali menegaskan bahwa urusan pendidikan jadi salah satu poin prioritas di kepemimpinannya.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso mengatakan, minimnya pelaporan kasus ini ke Gubernur dipicu pergantian tampuk kepemimpinan.

"Pak Gubernur baru memimpin, saya juga baru bertugas sebagai Kasudin. Tentunya saya benarkan kalau Gubernur baru mengetahui, karena proses ini dilakukan di tahun 2024, di mana Gubernur belum memimpin," katanya usai mendampingi Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo meninjau SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Kamis (23/7/2026).

Sementara terkait pembangunan ulang gedung yang juga tertunda hingga dua tahun, Santoso beralasan bahwa proses penanganan yang panjang ini disebabkan mekanisme penganggaran yang harus melalui tahap perencanaan sebelum direalisasikan.

"Dengan dihitung anggaran dan lain-lainnya gitu," kata dia.

Kasus ini bukan sekadar keterlambatan administratif, melainkan juga mengindikasikan lemahnya arus informasi antara level suku dinas hingga ke Gubernur selama pergantian masa jabatan.

Selain SDN 09, rupanya masih terdapat sejumlah sekolah lain di Jakarta Selatan dengan model bangunan lama serupa yang berpotensi mengalami kerusakan struktural.

Di mana penyebab robohnya sekolah sendiri dipicu faktor usia bangunan yang sudah berdiri sejak 1974, tanpa pernah mengalami perubahan struktur saat direnovasi.

baca juga

"Masih ada sekolah-sekolah di Jakarta yang model bangunannya seperti di KLS 09, yang dibangun di tahun 70-an sekian, satu lantai," beber Santoso.

Yang pasti setelah informasi ini viral, Gubernur bersama DPRD mulai mendorong percepatan penanganan SDN Kebayoran Lama Selatan 09.

"Mudah-mudahan, pelayanan kami di dalam penyelenggaraan pendidikan terhadap masyarakat bisa lebih baik lagi," harap Santoso.

Terlambatnya informasi hingga ke level Gubernur tentu harus dijadikan bahan evaluasi, terkait sejauh mana efektivitas sistem pengawasan dan pelaporan kondisi infrastruktur sekolah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 jadi pihak yang paling dirugikan, karena harus belajar dengan sistem shift bergantian dengan SMP 11 sejak akhir 2024.

"Dari jam 13.00 sampai dengan jam 17.30," ungkap Kepala Sekolah SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Kenhayati Dwi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mangkrak 2 Tahun, Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi Mulai Berjalan

Mangkrak 2 Tahun, Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi Mulai Berjalan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:11 WIB

2 Tahun SDN 09 Kebayoran Lama Roboh, KPAI Turun Tangan Kawal Revitalisasi

2 Tahun SDN 09 Kebayoran Lama Roboh, KPAI Turun Tangan Kawal Revitalisasi

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:15 WIB

Pramono Minta Maaf, Janji Segera Bangun Ulang SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh

Pramono Minta Maaf, Janji Segera Bangun Ulang SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:32 WIB

Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Grobogan Terpaksa Belajar Bergantian

Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Grobogan Terpaksa Belajar Bergantian

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:35 WIB

Khawatir Keselamatan, Banyak Siswa Pindah Sekolah usai Gedung SDN Kebayoran Lama 09 Pagi Roboh

Khawatir Keselamatan, Banyak Siswa Pindah Sekolah usai Gedung SDN Kebayoran Lama 09 Pagi Roboh

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:52 WIB

'Kapan Bisa Sekolah Pagi Lagi?' Jeritan Hati Siswa SDN 09 Jaksel yang Kehilangan Waktu Mengaji

'Kapan Bisa Sekolah Pagi Lagi?' Jeritan Hati Siswa SDN 09 Jaksel yang Kehilangan Waktu Mengaji

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:26 WIB

Rehabilitasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Sudah Direncanakan, Tertunda Imbas Pemangkasan Anggaran

Rehabilitasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Sudah Direncanakan, Tertunda Imbas Pemangkasan Anggaran

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:48 WIB

Terkini

UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris

UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 17:37 WIB

Menelisik Penyebab Tragedi KM Virgo, Guru Besar ITS Duga Muatan Bergeser atau Air Masuk

Menelisik Penyebab Tragedi KM Virgo, Guru Besar ITS Duga Muatan Bergeser atau Air Masuk

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:37 WIB

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 17:36 WIB

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB

Mendaki Gunung Everest Makin Susah, Duit Bukan Lagi Segalanya di Sana

Mendaki Gunung Everest Makin Susah, Duit Bukan Lagi Segalanya di Sana

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:34 WIB

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Penyidikan Rampung, Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:32 WIB

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026

Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi

Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:25 WIB

×