PKB Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan, Ijtima Ulama Desak Keadilan untuk Pesantren

Vania Rossa

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:34 WIB
PKB Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan, Ijtima Ulama Desak Keadilan untuk Pesantren
Maman Imanul Haq (Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB) dan Saifullah Maksum (Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB). (Suara.com/Cornelius Juan Prawira)
baca 10 detik
  • Para ulama membahas ketidakadilan anggaran pendidikan bagi pesantren dalam Ijtima Ulama di Jakarta pada 23 Juli 2026.
  • Forum tersebut mendesak Muktamar PBNU di Jombang bebas dari politik transaksional serta melibatkan generasi muda profesional.
  • Penyelenggaraan Ijtima Ulama ketiga ini menunjukkan komitmen PKB melibatkan para kiai merumuskan kebijakan politik nasional.

Suara.com - Wakil Sekretaris Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanul Haq, mengatakan ketidakadilan alokasi anggaran pendidikan dan reformasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi dua isu strategis yang dibahas dalam Ijtima Ulama di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Menurut Maman, para ulama yang hadir dalam forum tersebut menuntut keadilan dalam pelaksanaan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang mengalokasikan 20 persen anggaran negara untuk sektor pendidikan.

Ia menilai distribusi anggaran pendidikan saat ini masih timpang karena lebih banyak mengalir ke pendidikan umum, sementara pendidikan agama, termasuk pesantren di bawah Kementerian Agama, memperoleh porsi yang jauh lebih kecil.

"Pesantren hari ini mendapat stigma negatif dari orang yang tidak paham pesantren. Termasuk alokasi anggaran 20 persen untuk pendidikan yang faktanya tidak adil bagi pendidikan agama dan pesantren," kata Maman kepada wartawan.

Selain persoalan anggaran, Ijtima Ulama juga menyoroti pelaksanaan Muktamar PBNU yang akan digelar di Jombang, Jawa Timur.

Maman mengatakan forum tersebut mendorong agar PBNU kembali menjalankan perannya sebagai kekuatan masyarakat sipil (civil society) yang kritis dan konstruktif dalam mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga Muktamar PBNU dari praktik politik transaksional. Menurutnya, kepemimpinan baru PBNU diharapkan lahir melalui proses yang bersih, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda yang memiliki kapasitas dan profesionalisme.

"Ijtima Ulama meminta agar Muktamar di Jombang besok jauh dari praktik transaksional, bukan sekadar memanfaatkan pengurus cabang NU, tetapi juga melibatkan berbagai pihak dan memberi peluang bagi anak muda profesional," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Syuro PKB, Saifullah Maksum, mengatakan Ijtima Ulama kali ini merupakan penyelenggaraan ketiga dalam kurun satu hingga dua tahun terakhir yang menghadirkan ulama dari berbagai daerah di Indonesia.

baca juga

Menurut Saifullah, konsistensi penyelenggaraan forum tersebut menunjukkan komitmen PKB untuk terus melibatkan para kiai dan ulama dalam merumuskan arah kebijakan politik di tingkat nasional.

"Ini menjadi isyarat bahwa PKB ingin selalu bersama kiai dan ulama untuk mengambil kebijakan politik dalam skala nasional," kata Saifullah.

Ia menambahkan, para pengasuh pesantren, baik yang memiliki jabatan struktural maupun nonstruktural, sengaja diundang dalam Ijtima Ulama agar dapat turut memberikan pandangan dan masukan terkait berbagai persoalan bangsa dan negara.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKB Soroti Penurunan Jumlah Santri, Ijtima Ulama Bahas Masa Depan Pesantren

PKB Soroti Penurunan Jumlah Santri, Ijtima Ulama Bahas Masa Depan Pesantren

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:56 WIB

Mobil Listrik Mewah yang Berkeliaran di Jakarta Bakal Kena Pajak 75 Persen

Mobil Listrik Mewah yang Berkeliaran di Jakarta Bakal Kena Pajak 75 Persen

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:09 WIB

Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB

Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:48 WIB

Terkini

Dari Tanggal Gajian hingga Destinasi Dekat, Ini 5 Tren Liburan Wisatawan Asia Tenggara 2026

Dari Tanggal Gajian hingga Destinasi Dekat, Ini 5 Tren Liburan Wisatawan Asia Tenggara 2026

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:31 WIB

Stefan Keeltjes Apresiasi Kondisi Fisik Pemain Kendal Tornado FC dalam Dua Pekan Latihan

Stefan Keeltjes Apresiasi Kondisi Fisik Pemain Kendal Tornado FC dalam Dua Pekan Latihan

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:31 WIB

Krisis Kompetensi BGN: Pertaruhan Gizi Anak di Bawah Bayang-bayang Politik

Krisis Kompetensi BGN: Pertaruhan Gizi Anak di Bawah Bayang-bayang Politik

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:30 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Dukung Pendidikan Lewat Program Ini Sekolahku

Sambut Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Dukung Pendidikan Lewat Program Ini Sekolahku

Banten | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:27 WIB

Pengamat Soroti Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah: Ini Praktik Fishing Expedition

Pengamat Soroti Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah: Ini Praktik Fishing Expedition

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:26 WIB

Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona

Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Bingung Jakarta Bikin Obligasi Daerah: Buat Apa? Kan Uangnya Banyak?

Purbaya Bingung Jakarta Bikin Obligasi Daerah: Buat Apa? Kan Uangnya Banyak?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:26 WIB

Baru Diangkat Jadi PPPK, Empat ASN Palembang Dipecat usai Absen Kerja Lebih dari 100 Hari

Baru Diangkat Jadi PPPK, Empat ASN Palembang Dipecat usai Absen Kerja Lebih dari 100 Hari

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:25 WIB

Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang

Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:24 WIB

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:24 WIB

×