- Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur serta Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia pada 22 Juli 2026 di Istana Negara.
- Konsep URI terinspirasi dari Institut National du Service Public di Prancis.
- INSP tergolong masih relatif baru dalam bentuknya yang sekarang.
Suara.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk dan memperkenalkan Universitas Republik Indonesia (URI).
Pembahasan soal URI ramai disorot usai Prabowo melantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur URI.
Keduanya dilantik pada Rabu (22/7/2026) di Istana Negara.
Dalam laman resmi universitas, dijelaskan bahwa konsep URI mengacu pada sejumlah negara yang telah memiliki lembaga pendidikan khusus bagi calon pejabat negara.
Disebutkan salah satu contoh utamanya adalah Institut National du Service Public (INSP) di Prancis.
"Melalui model ini, calon pimpinan dididik tidak hanya pada aspek akademis mutakhir, tetapi juga pembentukan karakter, etika, serta wawasan kebangsaan yang utuh," demikian penjelasan dalam laman URI.
Lantas, apa itu INSP yang menjadi inspirasi dibentuknya URI?
Mengenal INSP di Prancis
Institut National du Service Public (INSP) adalah lembaga pendidikan tinggi kedinasan di Prancis yang bertugas merekrut, mendidik, dan melatih para pejabat sipil tingkat atas (top civil servants) bagi pemerintahan Prancis.
INSP memiliki kantor pusat yang berada di Strasbourg dan memiliki cabang di Paris.
INSP tergolong masih relatif baru dalam bentuknya yang sekarang. Lembaga ini resmi berdiri pada 1 Januari 2022 di bawah kepemimpinan Presiden Emmanuel Macron.
Mengutip laman resminya, INSP merupakan bentuk reformasi total atas lembaga pendahulunya yang sangat legendaris, yaitu École Nationale d'Administration (ENA) yang berdiri pada 1945.
Selama puluhan tahun, ENA mencetak jajaran presiden Prancis (seperti Emmanuel Macron, François Hollande, dan Jacques Chirac), para perdana menteri, serta jajaran eksekutif korporasi besar.
Namun, ENA dulunya kerap dikritik karena didominasi oleh kalangan elite perkotaan. Reformasi menjadi INSP dilakukan untuk meruntuhkan kesenjangan.
Di sisi lain demi memastikan seleksi birokrasi berlangsung lebih inklusif berbasis meritokrasi.
Sebagai pusat pendidikan teknokrat dan pimpinan negara, INSP memiliki lima misi atau pilar utama, yaitu rekrutmen, pelatihan awal, pendidikan berkelanjutan, riset kebijakan, dan jejaring internasional.
URI di Bawah BPPK
Usai pelantikan, Donny menegaskan URI berada di bawah Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan (BPPK).
BPPK akan mengelola 3 institusi utama, yakni Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, serta Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Setelahnya di bawah BPPK, pemerintah akan mengintegrasikan 3 jalur pembinaan SDM, yaitu Sekolah Unggulan Garuda pada jenjang SMA, Universitas Republik Indonesia, serta LAN yang diperluas tugasnya.
Karena membawahi lebih dari 1 institusi pendidikan, maka jabatan Donny bukan rektor, melainkan gubernur.
Dijelaskan Donny, LAN nantinya tidak hanya membina ASN seperti selama ini, tetapi juga menjadi pusat pengembangan SDM BUMN.
"Nah, ini diharapkan juga seperti itu (INSP) juga, kita akan mendidik, melatih baik karakternya ataupun pemikirannya, managerial skill akan kita berikan penanaman kepada mereka sehingga akan bisa menjadi pemimpin di masa depan," terang Donny usai pelantikan.
Kemudian Donny menyebut bahwa Sekolah Garuda yang selama ini berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) nantinya dialihkan pengelolaannya kepada BPPK.
Meski baru diresmikan, Donny mengatakan program URI sebenarnya sudah dimulai.
Untuk saat ini, batch 1 URI sudah ada yang berjalan dengan peserta 399 orang pegawai baru BUMN lewat program Pemimpin Masa Depan (P3MD).