- Dea Arranoya menuai kecaman publik setelah mengunggah konten gaya hidup mewah di media sosial.
- Unggahan kontroversial tersebut mendorong ayahnya, dr. H. Nevirizal, mengundurkan diri dari jabatan di Gayo Lues.
- Dea telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka serta menghapus seluruh unggahan yang memicu polemik tersebut.
Permintaan Maaf Dea Arranoya
Setelah polemik yang berkembang semakin luas, Dea Arranoya menyampaikan permintaan maaf melalui surat terbuka bermeterai tertanggal 22 Juli 2026.
Dalam surat tersebut, ia mengakui bahwa unggahan yang dibuatnya merupakan kesalahan pribadi dan tidak berusaha mencari pembenaran atas tindakan tersebut.
"Saya mengaku salah dan sama sekali tidak mencari pembenaran atas tindakan yang telah saya lakukan. Unggahan-unggahan tersebut adalah murni kelalaian, ketidakdewasaan, dan kurang kebijaksanaannya saya dalam memanfaatkan media sosial," tulisnya.
Ia juga menyatakan telah menghapus seluruh unggahan yang memicu kontroversi serta menonaktifkan akun media sosialnya sebagai bentuk tanggung jawab.
Pada bagian akhir surat, Dea kembali menyampaikan komitmennya untuk berubah dan berharap memperoleh maaf dari masyarakat.
"Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama dan akan berusaha menjadi pribadi yang lebih rendah hati, bijaksana, dan lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Saya berharap pintu maaf dapat terbuka untuk kesalahan yang telah saya perbuat," tulisnya.