- Juru Bicara Otorita IKN Troy Harold Yohanes Pantouw meninggal dunia pada Sabtu pukul 14.25 Wita.
- Tim medis RS Hermina IKN menyatakan Troy meninggal dunia secara wajar karena sebab alami.
- Sebelum wafat, Troy ditemukan tidak bernapas di Rusun ASN IKN dan memiliki riwayat hipertensi.
Suara.com - Sosok Troy Pantouw dikenal luas di kalangan jurnalis sebagai praktisi komunikasi yang berpengalaman.
Perjalanan kariernya dimulai dari dunia penyiaran sebelum akhirnya menjadi figur penting sebagai juru bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).
Troy Pantouw lahir di Surabaya pada 8 Mei dan menempuh pendidikan S-1 Psikologi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Troy Pantouw kemudian melanjutkan studi magister di bidang Media and Communication di Inggris.
Karier profesionalnya diawali sebagai penyiar dan reporter di sejumlah radio ternama di Surabaya.
![Kabar duka datang dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu setelah dinyatakan wafat oleh tim medis RS Hermina IKN. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/26/31733-troy-pantouw.jpg)
Dari sana, ia berkembang menjadi produser hingga akhirnya terjun ke dunia televisi sebagai penyiar, reporter, dan produser eksekutif.
Pengalaman panjang di industri media menjadi fondasi kuat bagi Troy saat beralih ke dunia hubungan masyarakat (humas).
Troy Pantouw dikenal sebagai sosok yang terbuka dan kooperatif dalam memberikan informasi kepada publik, termasuk saat perusahaan menghadapi krisis.
Kariernya di dunia korporasi terbilang gemilang. Troy pernah menjabat berbagai posisi strategis di sejumlah perusahaan besar, termasuk sebagai Direktur Komunikasi Korporasi di PT Tirta Investama (Danone-AQUA).
Di posisi tersebut, ia dikenal sebagai sosok di balik sejumlah program komunikasi strategis perusahaan.
Salah satunya adalah program tanggung jawab sosial yang berhasil memberikan akses air bersih kepada puluhan ribu masyarakat.
Atas kontribusinya, Troy meraih penghargaan bergengsi PR Society Award pada 2013.
Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh yang dinilai memiliki pencapaian luar biasa di bidang komunikasi dan kehumasan.
Meski memiliki karier yang cemerlang, Troy tetap dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan dekat dengan keluarga.
Di tengah kesibukannya, ia kerap meluangkan waktu untuk aktivitas bersama keluarga.