Kepuasan Publik ke Prabowo Menurun Tajam, Begini Respons PDIP

Ronald Seger Prabowo, Novian Ardiansyah

Minggu, 26 Juli 2026 | 18:43 WIB
Kepuasan Publik ke Prabowo Menurun Tajam, Begini Respons PDIP
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Minggu (26/7/2026). [Suara.com/Novian Ardiansyah]
baca 10 detik
  • Survei SMRC mencatat tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo merosot menjadi 51,1 persen pada Juli 2026.
  • Penurunan sebesar 30,1 persen tersebut disebabkan oleh merosotnya sentimen positif terhadap ekonomi, politik, dan penegakan hukum.
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan pemerintah agar segera membuat kebijakan tepat sasaran untuk mengatasi masalah tersebut.

Suara.com - Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat angka kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto merosot menjadi 51,1 persen pada Juli 2026. PDIP memberikan tanggapan.

Secara umum, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan survei yang baik perlu dilakukan tidak hanya secara kuantitatif melainkan kualitatif.

"Ya sebenarnya survei menyuarakan itu. Meskipun survei yang tepat juga harus dilakukan dengan pendekatan kualitatif ya, tidak hanya kuantitatif, agar betul-betul tertangkap oleh rakyat," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Minggu (26/7/2026).

Melihat hasil survei lain, Hasto mengingatkan pentingnya pemerintah membuat kebijakan yang tepat sasaran.

"Tetapi kalau kita melihat data-data di mana kelas menengah itu juga mengalami penurunan, Saudara Muhammad Chatib Basri telah mengingatkan Chilean Paradox di mana penurunan kelas menengah yang hidup miskin itu kemudian sangat berbahaya karena kekritisan mereka kalau tidak direspons dengan kebijakan yang tepat bisa menciptakan risiko-risiko sosial dan politik. Kita tidak menginginkan itu," tutur Hasto.

Presiden Prabowo Subianto (setkab.go.id)
Presiden Prabowo Subianto (setkab.go.id)

Menurutnya perlu kerja keras semua pihak, baik pemerintah maupun di luar pemerintah dalam menyelesaikan pesoalan politik sampai ekonomi.

"Maka sebaiknya semua bekerja keras untuk bangsa dan negara, di dalam pemerintah maupun yang di luar pemerintah. Semua melihat persoalan politik ekonomi, persoalan sektor riil, ini memerlukan suatu tindakan yang sangat cepat dan itu memerlukan kesatu-paduan kita bersama," kata Hasto.

Diberitakan sebelumnya, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mengalami penurunan tajam dalam sembilan bulan terakhir.

Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat angka kepuasan merosot dari 81,2 persen pada November 2025 menjadi 51,1 persen pada Juli 2026.

baca juga

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, menyebut penurunan ini mencapai sekitar 30,1 persen.

Hasil survei tersebut dipaparkan dalam studi bertajuk Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden yang dirilis melalui kanal SMRC TV.

“Penurunan tingkat kepuasan publik ini berhubungan erat dengan merosotnya sentimen positif terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum,” ujar Deni.

Survei menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok warga yang tidak puas.

Angkanya naik dari 16 persen pada November 2025 menjadi 46,9 persen pada Juli 2026.

Secara rinci, hanya 4,8 persen responden yang menyatakan sangat puas terhadap kinerja presiden

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!

Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:12 WIB

Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus

Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:55 WIB

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:48 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×