Mengejutkan! Amerika Hapus Prajurit Tewas karena Serangan Iran dari Catatan Perang Resmi, Kenapa?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 Juli 2026 | 12:10 WIB
Mengejutkan! Amerika Hapus Prajurit Tewas karena Serangan Iran dari Catatan Perang Resmi, Kenapa?
Serangan Iran Berjarak 25 Menit dari Stadion, Qatar Batal Jadi Tuan Rumah Ronde 4? [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Pentagon menghapus empat prajurit gugur perang Iran dari daftar resmi korban perang utama.

  • Data korban dipindahkan ke kategori baru bernama Operasi Luar Negeri bersama 207 prajurit luka.

  • Pejabat militer AS semakin tertutup dan tidak menggelar konferensi pers sejak awal Mei.

Suara.com - Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengubah status empat prajurit yang gugur dalam konflik versus Iran dari daftar resmi korban perang.

Langkah kontroversial ini memicu sorotan tajam terkait transparansi data militer di tengah memanasnya pertempuran kedua negara.

Sistem Analisis Korban Pertahanan AS secara mendadak mengeliminasi 4 nama tentara tewas serta puluhan personel luka-luka dari catatan utama.

Ilustrasi prajurit Amerika Serikat. (Shutterstock)
Ilustrasi prajurit Amerika Serikat. (Shutterstock)

Perubahan drastis ini menandai pergeseran penanganan data korban jiwa yang sebelumnya diakses secara terbuka oleh publik.

Padahal, basis data tersebut selama ini menjadi rujukan utama informasi korban pertempuran bagi media internasional.

Kini, riwayat prajurit yang gugur dialihkan ke dalam label baru bernama "Operasi Luar Negeri".

Kategori anyar tersebut memuat empat nama tentara tewas beserta 207 personel militer yang mengalami luka-luka.

Meski demikian, belum ada kepastian resmi apakah seluruh cedera tersebut murni akibat gempuran langsung perang Iran.

"Penurunan angka korban yang dipublikasikan disebabkan oleh anomali dan gangguan data sementara yang bakal ditangani dalam waktu dekat," kata Juru Bicara Pentagon, Joel Valdez, dikutip dari Al Jazeera, Senin (27/7/2026)

baca juga

Pernyataan resmi tersebut disampaikan untuk meredam polemik penanganan data di internal Departemen Pertahanan.

Pengubahan kategori data ini terjadi bertepatan dengan meningkatnya kritik publik atas minimnya keterbukaan informasi strategi perang.

Para pejabat militer AS dinilai makin tertutup dalam membeberkan rincian operasi militer sejak bentrokan kembali memuncak.

Departemen Pertahanan tercatat tidak lagi menggelar konferensi pers resmi membahas perang Iran sejak awal Mei lalu.

Selain itu, Komando Pusat AS secara sepihak menghentikan pengiriman laporan rutin korban perang kepada awak media.

Langkah isolasi informasi ini semakin memperkuat kecurigaan publik terhadap rekayasa narasi perang oleh pemerintah.

Saling serang antara pasukan militer Amerika Serikat dan Iran terus memicu jatuhnya korban dari kedua belah pihak.

Keterbukaan data korban menjadi isu sensitif bagi pemerintah AS guna menjaga stabilitas politik serta dukungan publik dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Turun 4 Persen Usai AS Stop Serang Iran 2 Malam

Harga Minyak Dunia Turun 4 Persen Usai AS Stop Serang Iran 2 Malam

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:32 WIB

2 Malam Tanpa Serangan ke Iran, Amerika Krisis Pasokan Rudal dan Senjata Makin Menguat

2 Malam Tanpa Serangan ke Iran, Amerika Krisis Pasokan Rudal dan Senjata Makin Menguat

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:03 WIB

Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini

Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:08 WIB

Terkini

Doa Pemain Serie A Italia untuk Kemenangan Timnas Indonesia atas Kamboja Malam Ini

Doa Pemain Serie A Italia untuk Kemenangan Timnas Indonesia atas Kamboja Malam Ini

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 12:10 WIB

Genap 10 Tahun Jadi Pengguna Transportasi Umum: Inovasi yang Diimbangi Integrasi

Genap 10 Tahun Jadi Pengguna Transportasi Umum: Inovasi yang Diimbangi Integrasi

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 12:09 WIB

Situasi Menteng Usai Amukan Warga: Kondusif, Garis Polisi Masih Melingkar di Bangunan Terbakar

Situasi Menteng Usai Amukan Warga: Kondusif, Garis Polisi Masih Melingkar di Bangunan Terbakar

News | Senin, 27 Juli 2026 | 12:09 WIB

Konflik AS-Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok 5 Persen

Konflik AS-Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok 5 Persen

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 12:06 WIB

Review Way Back Love: Romansa Fantasi yang Bikin Penonton Banjir Air Mata

Review Way Back Love: Romansa Fantasi yang Bikin Penonton Banjir Air Mata

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 12:00 WIB

Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan

Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan

Sumut | Senin, 27 Juli 2026 | 11:57 WIB

Misteri Mulut Berbusa Sutrimo, Begini Situasi Terkini Klinik Mordent yang Dipasang Garis Polisi

Misteri Mulut Berbusa Sutrimo, Begini Situasi Terkini Klinik Mordent yang Dipasang Garis Polisi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:57 WIB

Pasar Gaduh! Keponakan Prabowo Diisukan Jadi Gubernur BI

Pasar Gaduh! Keponakan Prabowo Diisukan Jadi Gubernur BI

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 11:52 WIB

Camilan Sehat Asal Bandung Sukses Tembus Kurasi Pasar Global dengan Dukungan BRI

Camilan Sehat Asal Bandung Sukses Tembus Kurasi Pasar Global dengan Dukungan BRI

Bri | Senin, 27 Juli 2026 | 11:50 WIB

Inggris Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Spanyol Buntut Darurat Nasional Kebakaran Hutan

Inggris Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Spanyol Buntut Darurat Nasional Kebakaran Hutan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:49 WIB

×