IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB
IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air
Ilustrasi karhutla di Kalimantan Barat. (Dok. Ist)

Suara.com - Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap sumber air tidak selalu terlihat saat api masih berkobar. Kerusakan vegetasi akibat kebakaran dapat mengubah kemampuan tanah dalam menyerap air hujan.

Ketika tutupan vegetasi hilang, aliran permukaan meningkat dan membawa abu, sedimen, serta berbagai zat pencemar menuju sungai, danau, hingga waduk yang menjadi sumber air baku.

Penelitian College of Natural Resources, North Carolina State University, menunjukkan kebakaran hutan berintensitas tinggi dapat meningkatkan limpasan air setelah hujan.

Kondisi tersebut juga memperbesar risiko erosi karena tidak ada lagi vegetasi yang membantu menahan tanah.

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sumber: Istockphoto.com
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sumber: Istockphoto.com

Hydrologist US Forest Service sekaligus profesor di North Carolina State University, Hydrologist Ge Sun, menjelaskan hilangnya vegetasi akibat kebakaran dapat membuat debit air yang masuk ke sungai meningkat saat hujan deras. Kondisi ini turut mempercepat pengikisan tanah dan tebing sungai.

Dampaknya terhadap kualitas air juga tidak selalu berhenti setelah api padam. Sejumlah studi hidrologi kebakaran menunjukkan kekeruhan air, perubahan komposisi kimia, serta peningkatan nutrien dari abu dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun setelah kebakaran.

Temuan penelitian di Indonesia menunjukkan persoalan serupa. Riset Institut Pertanian Bogor (IPB) mencatat karhutla dapat menyebabkan berkurangnya vegetasi, munculnya polusi udara, hingga berkurangnya sumber air di kawasan terdampak.

Karhutla Bukan Sekadar Persoalan Api dan Asap

IRI Indonesia menilai dampak tersebut perlu menjadi perhatian karena karhutla berulang setiap tahun tidak hanya meninggalkan persoalan jangka pendek berupa asap dan titik api.

baca juga

Hilangnya tutupan hutan dapat mengganggu habitat satwa dan keanekaragaman hayati. Pada saat yang sama, perubahan kondisi tanah dan vegetasi dapat memengaruhi tata air di kawasan terdampak.

Karena itu, keberhasilan penanganan karhutla menurut IRI tidak cukup diukur dari seberapa cepat api dipadamkan atau berapa banyak titik panas yang berhasil ditangani. Dampak ekologis setelah kebakaran juga perlu diperhitungkan, termasuk kondisi hutan, kualitas udara, dan keberlanjutan sumber air.

IRI juga mengingatkan faktor manusia dan tata kelola lahan tidak boleh diabaikan dalam melihat persoalan karhutla. Pengawasan terhadap kawasan rawan kebakaran, pengelolaan lahan, serta penelusuran terhadap kemungkinan pembakaran sengaja menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

Dengan luas indikasi lahan terbakar yang mencapai 76.922,3 hektare di enam provinsi prioritas hingga awal September, ancaman terhadap sumber air menjadi salah satu dampak yang perlu mendapat perhatian lebih serius.

Karhutla, dengan demikian, bukan hanya persoalan hutan yang terbakar hari ini, tetapi juga soal bagaimana ekosistem dan sumber daya air bertahan setelah api padam.

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:37 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 08:49 WIB

Terkini

Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

15 HP Warna Hijau Spek Terbaik, dari Rp1 Jutaan hingga Flagship

15 HP Warna Hijau Spek Terbaik, dari Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 13:10 WIB

Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui

Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:10 WIB

Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk

Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Gelar Penyelidikan Antidumping

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Gelar Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet

Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:06 WIB

Rose BLACKPINK Menyulap Denim Klasik Jadi Lebih Personal

Rose BLACKPINK Menyulap Denim Klasik Jadi Lebih Personal

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:05 WIB

Cara Memilih Bedak Padat Sesuai Warna Kulit agar Makeup Tidak Abu-Abu

Cara Memilih Bedak Padat Sesuai Warna Kulit agar Makeup Tidak Abu-Abu

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:02 WIB

×