Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 27 Juli 2026 | 18:49 WIB
Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP PDIP Jakarta Pusat pada 27 Juli 2026.
  • Megawati menegur keras TNI dan Polri agar kembali berfungsi sebagai pelindung rakyat dan bukan alat penindas kekuasaan.
  • Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak melupakan pengorbanan para pahlawan dan kekuatan rakyat akar rumput yang takkan mati.

Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyampaikan pidato yang menggetarkan saat meresmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Dalam pidato peringatan 30 tahun peristiwa kelam tersebut, Megawati secara khusus memberikan teguran keras dan pengingat kepada aparat negara, baik TNI maupun Polri, mengenai jati diri dan tugas mereka yang sebenarnya.

Megawati mengawali pidatonya dengan menekankan pentingnya Pancasila sebagai jiwa bangsa. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui pengorbanan nyawa yang tak terhitung jumlahnya.

Namun, ia menyayangkan saat ini banyak pihak yang mulai melupakan nilai perjuangan tersebut.

"Hal-hal seperti ini sudah banyak dilupakan oleh yang namanya para pemimpin kita sendiri. Bahwa yang namanya Negara Kesatuan Republik Indonesia itu adalah penuh dengan pengorbanan," ujar Megawati.

Megawati menyinggung keterlibatan kekuatan kekuasaan pada peristiwa 27 Juli 1996 (Kudatuli).

Dengan nada tegas, ia langsung menyasar institusi TNI dan Polri agar tidak lagi menjadi alat kekuasaan yang menindas rakyat, melainkan kembali kepada fungsinya sebagai pelindung rakyat.

"Hai TNI, hai Polisi, kalian tuh datangnya sebetulnya... datang dari mana? Kalian itu pun sebenarnya anak rakyat yang telah diberi kesempatan untuk apa? Untuk membela rakyatmu! Camkan kata-kata saya ini!" tegas Megawati.

Megawati mengaku merasa miris melihat sejarah masa lalu di mana kekuasaan seringkali membutakan nurani hingga mengorbankan rakyat kecil.

baca juga

"Jangan terjadi lagi hal-hal yang terjadi seperti waktu 30 tahun itu! Hati saya miris, mengapa pada waktu itu hanya kekuasaan yang dipikirkan? Mana kalian menyayangi rakyatmu?" kata dia.

Pasukan TNI dan Polri melakukan apel pergeseran pasukan pengamanan TPS Putaran kedua Pilkada DKI Jakarta dilapangan Bhayangkara, Jakarta, Selasa (18/4/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ilustrasi aparat TNI dan Polri. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Megawati juga mengajak seluruh warga negara, terutama anak muda dan anggota negara, untuk merenungi pengorbanan para pahlawan yang makamnya tak bernama di Taman Makam Pahlawan.

Ia mengingatkan bahwa posisi yang dinikmati aparat dan pejabat saat ini adalah berkat darah para pejuang.

"Artinya apa? Mereka berjuang dengan keikhlasannya. Lalu setelah merdeka sampai sekarang, bulan depan kita akan merayakan 17 Agustus 19... eh 2026. Apakah kalian tidak akan insaf bahwa kalian bisa menjadi seperti ini itu karena apa? Darah para pejuang, darah anak-anak muda yang waktu itu pun seperti kalian yang ada di sini sekarang. Kalian mau jadi apa? Masa tidak malu?" ucap Megawati.

Megawati memberikan peringatan filosofis mengenai kekuatan rakyat kecil yang diistilahkannya sebagai "akar rumput".

Ia menegaskan bahwa kekuatan rakyat tidak akan pernah bisa dimatikan meski terus ditekan.

"Ingat! Bahwa saya mengatakan akar rumput itu mau diinjak, mau dibunuh, pasti suatu saat akan kembali timbul," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Tahun Kudatuli, Megawati: Republik Ini Dibangun dengan Air Mata, Darah dan Keringat!

30 Tahun Kudatuli, Megawati: Republik Ini Dibangun dengan Air Mata, Darah dan Keringat!

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:22 WIB

30 Tahun Kudatuli: Kisah Maryono yang 'Hidup Lagi' hingga Rahasia Dandang Megawati

30 Tahun Kudatuli: Kisah Maryono yang 'Hidup Lagi' hingga Rahasia Dandang Megawati

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:50 WIB

Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah

Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:46 WIB

Antisipasi Rencana Aksi Balasan, 200 TNI-Polri Bersiaga di Jalan Tambak Pascabentrokan Maut

Antisipasi Rencana Aksi Balasan, 200 TNI-Polri Bersiaga di Jalan Tambak Pascabentrokan Maut

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:24 WIB

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:48 WIB

Terkini

Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi

Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:47 WIB

Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih

Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 18:45 WIB

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:42 WIB

Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan

Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 18:39 WIB

Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak

Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak

Foto | Senin, 27 Juli 2026 | 18:38 WIB

Momen Turunnya Harga Emas, Kesempatan Borong Investasi Jangka Panjang

Momen Turunnya Harga Emas, Kesempatan Borong Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 18:36 WIB

The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II

The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 18:35 WIB

Kepala BGN: MBG Bukan Makan Enak Gratis!

Kepala BGN: MBG Bukan Makan Enak Gratis!

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:34 WIB

Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan

Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan

Liks | Senin, 27 Juli 2026 | 18:33 WIB

Berduka Atas Bentrokan di Matraman, Pramono Anung Minta Warga Tak Terpancing Disinformasi

Berduka Atas Bentrokan di Matraman, Pramono Anung Minta Warga Tak Terpancing Disinformasi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:31 WIB

×