- Kaesang Pangarep berencana mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI di Dapil Jawa Tengah V pada 27 Juli 2026.
- Sekjen Partai Golkar M. Sarmuji menyatakan partainya siap menghadapi persaingan politik yang ketat secara nasional.
- Golkar menilai pencalonan tersebut sebagai dinamika yang wajar dan tetap percaya diri dengan kemampuan kader mereka.
Suara.com - Rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V menarik perhatian publik.
Pasalnya, dapil tersebut selama ini dikenal sebagai basis kuat PDI Perjuangan dan merupakan daerah pemilihan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menyatakan pihaknya melihat dinamika tersebut sebagai bagian dari tantangan politik yang lebih luas.
Menurutnya, Golkar telah menyiapkan diri untuk menghadapi persaingan di semua tingkatan, bukan hanya di wilayah tertentu.
"Persaingan ketat bukan hanya di Jawa Tengah, tetapi secara nasional kami bersiap menghadapi iklim kontestasi yang lebih menantang," ujar Sarmuji kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Sarmuji menegaskan bahwa di tengah munculnya berbagai tawaran dari partai politik lain, Golkar tetap percaya diri dengan rekam jejak dan kualitas kader yang dimiliki.
Ia juga menekankan pentingnya aspek teknokrasi dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik.
"Semua partai bisa menyajikan harapan tetapi kami membuktikan kemampuan teknokrasi yang bisa diandalkan," lanjutnya.
Lebih lanjut, saat ditanya apakah kehadiran putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu akan mengubah peta persaingan atau konstelasi politik di Jawa Tengah V secara signifikan, Sarmuji menanggapinya dengan santai.
Ia menilai kehadiran wajah baru merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi.
"Biasa saja, persaingan akan tetap ketat dengan atau tanpa masuknya orang baru dalam gelanggang," pungkasnya.