Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar

Galih Prasetyo

Rabu, 29 Juli 2026 | 07:35 WIB
Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Garda Revolusi Iran meluncurkan rudal balistik ke pangkalan militer AS di Yordania yang berhasil dicegat.
  • Kelompok Houthi menembakkan rudal ke kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah sebagai respons atas dugaan blokade.
  • Teheran menutup koridor pelayaran karena menuduh Amerika Serikat melanggar kesepakatan gencatan senjata dan mengawal kapal secara ilegal.

Suara.com - Komando Pusat AS (CENTCOM) menuduh Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah pasukan AS di Timur Tengah.

“Seluruh rudal berhasil dicegat. Pasukan tetap siaga tinggi,” demikian pernyataan resmi militer AS.

Seorang pejabat AS yang dikutip Axios menyebut target serangan adalah pangkalan militer Amerika di Yordania.

Meski tidak menimbulkan korban, insiden ini mempertegas eskalasi ketegangan di kawasan tersebut.

Situasi kian rumit setelah kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah menembakkan rudal ke kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah.

Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Iran dan Amerika Serikat saling menuduh melanggar kesepakatan gencatan senjata. [Istimewa]
Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Iran dan Amerika Serikat saling menuduh melanggar kesepakatan gencatan senjata. [Istimewa]

Aksi ini disebut sebagai respons atas dugaan blokade terhadap Yaman, yang dibantah oleh Riyadh.

Dalam pernyataan resmi, militer Iran menuduh AS terus melakukan tindakan provokatif dan berupaya memberlakukan blokade laut ilegal.

Selama tiga hari terakhir, kapal-kapal Iran disebut mendapat ancaman langsung saat beroperasi di wilayah perairannya sendiri.

“Tindakan Amerika Serikat ini merupakan bentuk perluasan perang di kawasan,” demikian pernyataan tersebut dinukil dari Tasnim News

baca juga

Iran juga menegaskan bahwa setiap ancaman tidak akan dibiarkan tanpa respons tegas.

Teheran menyatakan komitmennya untuk mempertahankan kedaulatan dan hak maritim dari campur tangan asing.

Militer Iran diklaim siap menghadapi segala bentuk agresi demi menjaga stabilitas kawasan.

Ketegangan ini muncul meski sebelumnya kedua negara sempat menandatangani nota kesepahaman untuk meredakan konflik.

Dalam kesepakatan itu, Iran membuka jalur pelayaran bebas biaya selama 60 hari di selat strategis.

Namun, Iran menuduh AS melanggar kesepakatan dengan mengawal kapal melalui jalur yang dianggap ilegal.

Akibatnya, Teheran memutuskan menutup koridor tersebut hingga intervensi dihentikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:50 WIB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:43 WIB

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:37 WIB

Ditinggal Penjaga Gawang Perry Warjiyo, Rupiah Loyo ke Level Rp18.009

Ditinggal Penjaga Gawang Perry Warjiyo, Rupiah Loyo ke Level Rp18.009

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 15:48 WIB

Rupiah Melemah Dekati Rp18.000, Pengunduran Diri Perry Warjiyo Jadi Sentimen Pasar

Rupiah Melemah Dekati Rp18.000, Pengunduran Diri Perry Warjiyo Jadi Sentimen Pasar

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:31 WIB

Terkini

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:46 WIB

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 14:38 WIB

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

×