Rupiah Melemah Dekati Rp18.000, Pengunduran Diri Perry Warjiyo Jadi Sentimen Pasar

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 27 Juli 2026 | 09:31 WIB
Rupiah Melemah Dekati Rp18.000, Pengunduran Diri Perry Warjiyo Jadi Sentimen Pasar
Rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah ke level Rp17.974 pada Jumat, 24 Juli 2026.
  • Pelemahan rupiah tersebut disebabkan oleh pengumuman pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.
  • Mayoritas mata uang di kawasan Asia justru mengalami penguatan di tengah kondisi pasar tersebut.

Suara.com - Rupiah pada perdagangan hari ini dibuka melemah dengan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda kembali mendekati level Rp18.000.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah Jumat 24 Juli  2026 dibuka ke level Rp17.974 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini melemah 11 poin atau 0,06 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp17.963 per dolar AS.  

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah ini dikarenakan pengumumuman mendadak dari Perry Warjiyo yang mengundurkan diri.

"Pengunduran diri gubernur BI juga bisa memberikan sentimen negatif pada rupiah. Rupiah akan bergerak di 17900-18000," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia mengatakan, padahal rupiah bisa  berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Hal ini menyusul penghentian aksi saling serang antara AS dan Iran.

"Penguatan mungkin akan terbatas, dengan investor cenderung wait and see  serentetan rilis data ekonomi penting AS diantaranya PDB dan inflasi PCE serta pertemuan FOMC," jelasnya.

Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]
Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]

Sementara itu, mayoritas mata uang di Asia menguat. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,5 persen.

Selanjutnya, peso Filipina dan yen Jepang yang sama-sama melesat 0,21 persen. Diikuti, ringgit Malaysia terangkat 0,18 persen. Berikutnya ada dolar Singapura terapresiasi 0,15 persen dan yuan China menanjak 0,09 persen. Lalu, dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen.

Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,5 persen. Disusul, dolar Taiwan yang terlihat melemah tipis 0,04 persen terhadap the greenback di pagi ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:12 WIB

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:35 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×