Pembuatan URI Dinilai Bukan Prioritas, Prabowo Diminta Berhenti Bikin Lembaga Baru untuk Pendidikan

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 29 Juli 2026 | 09:27 WIB
Pembuatan URI Dinilai Bukan Prioritas, Prabowo Diminta Berhenti Bikin Lembaga Baru untuk Pendidikan
Presiden Prabowo Subianto diminta hentikan rencana pembentukan URI. (Instagram/Prabowo)
baca 10 detik
  • Center for Indonesian Policy Studies meminta Presiden Prabowo Subianto tidak mendirikan Universitas Republik Indonesia di Jakarta pada 29 Juli 2026.
  • Lembaga baru tersebut dinilai berpotensi memperumit koordinasi kebijakan serta menambah fragmentasi tata kelola pendidikan nasional yang sudah melibatkan banyak instansi.
  • Pemerintah didorong untuk memprioritaskan penguatan kapasitas serta peningkatan kualitas 4.303 perguruan tinggi aktif yang sudah beroperasi di Indonesia.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto diminta tidak perlu membangun lembaga baru seperti Universitas Republik Indonesia dalam perbaikan pendidikan.

Sebab tantangan pendidikan tinggi saat ini dinilai bukan semata menghadirkan institusi baru.

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) mengingatkan pemerintah justru harusnya memprioritaskan penguatan sekolah dan perguruan tinggi yang saat ini telah beroperasi agar mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan menjawab kebutuhan dunia kerja.

"Saat ini kita melihat semakin banyak inisiatif pendidikan yang lahir melalui pembentukan program atau institusi baru di tingkat pusat," kata Peneliti dan Analis Kebijakan Senior CIPS Jimmy Daniel Berlianto di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

"Padahal, perbaikan kualitas pendidikan seharusnya juga dilakukan dengan memperkuat kapasitas institusi yang sudah ada dan memberikan ruang bagi mereka untuk berinovasi," katanya menambahkan.

Menurutnya, pembentukan URI berpotensi menambah fragmentasi tata kelola pendidikan yang dalam beberapa tahun terakhir semakin terlihat melalui lahirnya berbagai program dan lembaga baru.

Pendekatan itu disebut berpotensi membuat tata kelola pendidikan semakin terfragmentasi atau terpecah-pecah.

Kendati sebenarnya, Jimmy juga melihat kalau persoalan fragmentasi tata kelola pendidikan di Indonesia juga bukan fenomena baru.

Ia menyebutkan bahwa selama ini sistem pendidikan di Indonesia telah melibatkan banyak kementerian dan lembaga dengan fungsi pendidikan masing-masing.

baca juga

Karena itu, kehadiran institusi baru tanpa integrasi yang jelas justru berisiko memperumit koordinasi kebijakan.

Dalam kasus URI, lanjutnya, pemerintah merancang skema yang menghubungkan pendidikan menengah, pendidikan tinggi, hingga pengembangan kepemimpinan dan penempatan lulusan.

Namun, sejumlah aspek mendasar, mulai dari dasar hukum pendirian, hubungan kelembagaan dengan institusi lain, hingga mekanisme tata kelolanya dinilai masih belum jelas.

Data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menunjukkan Indonesia memiliki sedikitnya 4.303 perguruan tinggi aktif pada 2025.

Dengan jumlah tersebut, Jimmy menilai prioritas kebijakan seharusnya tidak hanya berfokus pada pembentukan institusi baru, tetapi juga meningkatkan kapasitas perguruan tinggi yang telah ada.

CIPS pun mendorong pemerintah lebih mengutamakan penguatan institusi pendidikan melalui peningkatan kualitas pengajaran, tata kelola, serta kapasitas sumber daya manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:00 WIB

Ditanya Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan!

Ditanya Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:00 WIB

Siaga Kekeringan dan Karhutla, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana

Siaga Kekeringan dan Karhutla, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:13 WIB

Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas

Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:16 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×