Guru Besar UI Soroti Krisis Senyap di Dunia Medis: Mengapa Dokter yang Sakit Tetap Bekerja?

Vania Rossa

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:42 WIB
Guru Besar UI Soroti Krisis Senyap di Dunia Medis: Mengapa Dokter yang Sakit Tetap Bekerja?
Ilustrasi dokter [Freepik]
baca 10 detik
  • Prof. Fatma Lestari dari FKM UI menyatakan pada Rabu, 29 Juli 2026, bahwa keselamatan tenaga kesehatan harus menjadi prioritas nasional.
  • Berbagai kasus kematian dokter dan peserta PPDS akibat tekanan psikososial serta kelelahan kerja memicu perhatian publik di Indonesia.
  • Sebagian besar fasilitas kesehatan di Indonesia belum memiliki sistem manajemen risiko kelelahan dan bahaya psikososial bagi para pekerjanya.

Suara.com - Di balik tugas menyelamatkan nyawa pasien, tenaga kesehatan ternyata menghadapi ancaman yang kerap luput dari perhatian. Beban kerja berlebihan, kelelahan berkepanjangan, tekanan psikologis, hingga risiko kecelakaan kerja disebut telah menciptakan "silent crisis" atau krisis senyap di dunia kesehatan Indonesia.

Guru Besar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Prof. Fatma Lestari, menilai keselamatan tenaga kesehatan sudah saatnya menjadi prioritas nasional, bukan sekadar isu internal rumah sakit.

"Tenaga kesehatan selama ini dipandang sebagai penyelamat kehidupan, namun sering kali terlupakan bahwa mereka juga merupakan pekerja yang memiliki risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang tinggi," kata Fatma dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026), mengutip dari ANTARA.

Deretan Kasus yang Menjadi Alarm

Pernyataan tersebut muncul setelah dalam beberapa pekan terakhir terjadi sejumlah kasus meninggalnya dokter dan tenaga kesehatan yang memicu perhatian publik.

Salah satunya adalah meninggalnya peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro, dr. Aulia Risma Lestari, yang diduga berkaitan dengan perundungan serta tekanan psikososial selama menjalani pendidikan.

Selain itu, beberapa dokter internship juga dilaporkan meninggal dunia sepanjang 2026. Kasus-kasus tersebut bahkan mendorong DPR RI mengusulkan pembentukan tim investigasi nasional untuk menelusuri penyebabnya.

Menurut Fatma, setiap kematian tenaga kesehatan yang berkaitan dengan pekerjaannya seharusnya dipandang sebagai sentinel event atau peristiwa serius yang menjadi bahan evaluasi sistem, bukan hanya dianggap sebagai tragedi individu.

"Setiap kematian tenaga kesehatan yang berkaitan dengan pekerjaannya merupakan sentinel event yang harus menjadi pembelajaran sistem," ujarnya.

baca juga

Bahaya Psikologis Sama Seriusnya dengan Penyakit Akibat Kerja

Fatma menilai persoalan yang dihadapi tenaga kesehatan bukan hanya kelelahan fisik, tetapi juga tekanan mental yang berkepanjangan.

Kasus PPDS Undip, menurutnya, membuka mata publik terhadap persoalan workplace bullying, tekanan akademik, beban kerja tinggi, hingga gangguan kesehatan mental yang selama ini jarang dibicarakan secara terbuka.

Ia menegaskan bahwa bahaya psikososial harus diperlakukan sama seriusnya dengan penyakit akibat kerja lainnya karena dapat berujung pada kematian.

Kelelahan Jadi "Silent Killer"

Salah satu persoalan terbesar adalah fatigue atau kelelahan kerja yang disebut sebagai silent killer bagi tenaga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Dokter Magang Tewas, Menkes Soroti Krisis Kejiwaan di Balik Pendidikan Medis

Kasus Dokter Magang Tewas, Menkes Soroti Krisis Kejiwaan di Balik Pendidikan Medis

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:02 WIB

Bongkar Hubungan Saksi dengan Dokter Detektif, Kubu dr Richard Lee: Sangat Menguntungkan Kami

Bongkar Hubungan Saksi dengan Dokter Detektif, Kubu dr Richard Lee: Sangat Menguntungkan Kami

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15 WIB

Saksi Dibeli Produk Bukan di Toko Resmi, dr Richard Lee Bingung Jadi Tersangka

Saksi Dibeli Produk Bukan di Toko Resmi, dr Richard Lee Bingung Jadi Tersangka

Entertainment | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:20 WIB

Terkini

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×