Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB
Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz
Fasilitas nuklir Iran (CNN)
baca 10 detik
  • AS memfokuskan perundingan mendatang pada penanganan program nuklir Iran. (9 kata)

  • Pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz tidak menjadi prioritas utama diplomasi Washington. (12 kata)

  • Pelumpuhan Selat Hormuz akibat konflik militer memicu lonjakan harga bahan bakar global. (12 kata)

Suara.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memilih memfokuskan negosiasi mendatang pada penghentian program nuklir Iran ketimbang menyelesaikan pemblokiran Selat Hormuz. Strategi ini menandai pergeseran prioritas diplomasi Washington di tengah tingginya ketegangan ekonomi kawasan Teluk.

Keputusan politik ini disampaikan langsung oleh pejabat AS kepada sekutu mereka di kawasan Teluk Persia secara tertutup. Langkah diplomasi tersebut merespons mandeknya berbagai kesepakatan damai yang pernah digagas sebelumnya.

Fokus baru Washington ini menunjukkan bahwa ancaman pengembangan senjata massal Teheran dinilai jauh lebih berbahaya daripada krisis pasokan energi global. AS memilih menaruh risiko lonjakan harga minyak dunia di belakang meja perundingan.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)

Menurut tiga narasumber, pejabat pemerintahan Trump secara tertutup memberi tahu negara-negara Teluk bahwa Washington ingin pembicaraan AS-Iran selanjutnya berfokus pada program nuklir Teheran, alih-alih membahas pembukaan kembali Selat Hormuz, demikian laporan stasiun televisi tersebut.

Kawasan Teluk Persia kini harus bersiap menghadapi ketidakpastian jalur distribusi energi yang berkepanjangan. Langkah AS ini berpotensi memperlama krisis ekonomi di negara-negara produsen maupun pengimpor minyak.

Konflik bersenjata antara kedua pihak memuncak sejak serangan militer bersama yang dilancarkan AS dan Israel terhadap target-target di wilayah Iran pada 28 Februari lalu. Aksi ofensif tersebut langsung memicu aksi balasan militer yang masif dari pemerintah Teheran.

Upaya peredaman krisis sempat menunjukkan titik terang ketika kedua negara menandatangani nota kesepahaman penghentian permusuhan pada pertengahan Juni. Namun, kesepakatan tersebut rapuh dan bentrokan senjata kembali pecah dalam waktu singkat.

Hingga saat ini, perselisihan militer kedua negara belum menemukan titik temu atau jalan keluar permanen. Ketidakpastian politik ini terus menyulut instabilitas geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Pertempuran yang berkepanjangan melumpuhkan secara total lalu lintas kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Jalur vital dunia ini terancam tutup lebih lama akibat tidak masuknya isu pelayaran dalam prioritas perundingan.

baca juga

Selat Hormuz memegang peranan kunci sebagai urat nadi pasokan utama minyak mentah, produk olahan BBM, dan gas alam cair (LNG) untuk pasar global. Penutupan akses ini memutus rantai pasok vital yang dibutuhkan industri dunia.

Imbas dari terhentinya arus komoditas energi tersebut melahirkan gejolak inflasi di berbagai belahan bumi. Harga bahan bakar di sebagian besar negara melonjak tajam dan memicu krisis energi global.

Penetapan prioritas perundingan pada isu nuklir memastikan bahwa pemulihan jalur Selat Hormuz bukan menjadi agenda singkat. Negara-negara Teluk kini berada di posisi sulit akibat dampak ekonomi yang kian membengkak.

Latar Belakang Konflik: Eskalasi militer di Timur Tengah terus memburuk sejak awal tahun pasca-serangan udara AS dan Israel ke Iran pada akhir Februari. Meskipun nota kesepahaman sempat disepakati pada pertengahan Juni untuk menghentikan kontak senjata, gesekan militer tetap tidak terhindarkan. Akibatnya, Selat Hormuz sebagai jalur distribusi 20 persen minyak dunia lumpuh total dan memicu lonjakan harga BBM global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:59 WIB

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:57 WIB

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:55 WIB

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

News | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

×