- Massa ormas menggeruduk rumah orang tua MC di Bekasi pada Selasa malam untuk melampiaskan keresahan akibat tantangan miras.
- Kapolsek Rawalumbu bersama kepolisian berhasil meredakan massa yang datang ke rumah kosong tersebut dan meminta mereka membubarkan diri.
- Polda Metro Jaya dan Polsek Pademangan menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak event organizer serta MC terkait video viral tantangan tersebut.
Dalam potongan video yang diunggah akun Instagram Ustaz Dr. Hilmi Firdausi @hilmi.firdausi, tampak seorang perempuan mengikuti tantangan tersebut di booth brand miras.
Perempuan itu kemudian membacakan Surat Ad-Dhuha dari awal hingga akhir tanpa terlihat terputus.
Setelah perempuan tersebut berhasil menyelesaikan hafalannya, sejumlah sales dan laki-laki yang berada di booth langsung bersorak dan meramaikan suasana.
Salah satu pembawa acara yang ada di booth itu kemudian menanyakan identitas wanita tersebut.
"Temannya mana, temannya yang membacakan surat tadi (Surat Ad Dhuha) mana? Mau apa, mau apa temennya? Pesen," kata perempuan tersebut.
Sementara itu, pihak penyelenggara konser The Sounds Project melalui akun media sosial resminya telah menyatakan sikap kecaman atas kejadian yang terjadi di salah satu booth sponsor, yakni Newport, pada tanggal 9 Agustus 2026.
“Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun,” tulis keterangan resmi dari The Sounds Project.
“Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya di luar arahan, persetujuan, dan kendali kami sebagai penyelenggara acara,” sambungnya