Apa Saja Tuntutan Iran dan Amerika Serikat untuk Akhiri Perang di Selat Hormuz?

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:58 WIB
Apa Saja Tuntutan Iran dan Amerika Serikat untuk Akhiri Perang di Selat Hormuz?
Rudal Iran (Tasnim)
baca 10 detik
  • Negosiasi Selat Hormuz macet total akibat Amerika Serikat dan Iran saling menuntut ganti rugi perang.
  • Iran mengajukan enam syarat mutlak termasuk pencabutan sanksi ekonomi sebelum membuka kembali Selat Hormuz.
  • Kebuntuan diplomasi AS dan Iran langsung memicu kenaikan harga minyak dunia di atas 5 persen.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa pembicaraan teknis pembagian jalur pelayaran baru dengan Oman telah memasuki tahap akhir.

Araghchi menegaskan kembali bahwa negaranya tidak melangsungkan komunikasi langsung dengan Washington.

"pesan-pesan dipahami telah dipertukarkan melalui perantara," ujar Araghchi mengenai mekanisme diplomasi yang berjalan.

Sikap mengeras dari kedua belah pihak ini dinilai para analis sebagai taktik tawar-menawar maksimal sebelum memasuki negosiasi inti.

Bagaimana Dampak Kebuntuan Ini Terhadap Perdamaian?

Analis senior Pusat Kebijakan Internasional, Negar Mortazavi, menilai bahwa posisi tawar kedua negara yang kian mengeras menutupi peluang tercapainya terobosan diplomatik.

"Kedua belah pihak tampaknya mengajukan tuntutan maksimalis menjelang negosiasi serius," kata Mortazavi kepada Al Jazeera.

Sikap terbaru AS dinilai sangat sensitif karena memasukkan isu-isu lampau yang berada di luar cakupan penghentian konflik militer saat ini.

"Tuntutan baru Trump sangat bermasalah karena mereka memperkenalkan masalah yang melampaui penghentian konflik saat ini. Jika ganti rugi atas protes dan peristiwa masa lalu lainnya menjadi kondisi nyata AS untuk kesepakatan, daripada sekadar posisi negosiasi, hal itu dapat membuat kesepakatan sangat sulit diterima oleh Teheran," tambahnya.

baca juga

Mortazavi menambahkan bahwa Teheran membutuhkan jaminan keamanan agar konflik tidak kembali pecah di masa depan serta bantuan pemulihan ekonomi.

Krisis di jalur laut strategis ini pada akhirnya akan bermuara pada daya tahan ekonomi dan sosial dari masing-masing negara yang bertikai.

"Persamaan ini sekarang ada: penutupan vs blokade. Tapi pertanyaannya adalah, siapa yang berteriak duluan?" kata analis politik Hossein Royvaran yang berbasis di Teheran kepada Al Jazeera.

"Saat ini, Amerika menderita: dalam harga bensin, dalam inflasi, dalam kenaikan biaya hidup di dalam negeri. Ada ketidakpuasan mendalam di dalam Amerika atas perang ini dan konsekuensinya bagi masyarakat di sana," kata Royvaran kepada Al Jazeera.

"Hal yang sama juga terjadi di Iran, meskipun di Iran ada pembenaran yang dapat diterima masyarakat: bahwa perang ini dipaksakan kepada Iran dan Iran tidak punya pilihan selain membela diri."

Latar belakang krisis ini bermula dari pecahnya perang terbuka antara AS-Israel melawan Iran pada akhir Februari lalu yang berujung pada penutupan total Selat Hormuz oleh militer Teheran. Escalasi militer semakin memburuk setelah AS ikut serta dalam perang 12 hari Israel melawan Iran pada Juni 2025, yang memicu hilangnya kepercayaan Teheran terhadap komitmen diplomasi Washington.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Dia Sosok Petinggi Militer AS Diamuk Tentara di Kapal Perang USS Abraham Lincoln, 7 Tewas

Ini Dia Sosok Petinggi Militer AS Diamuk Tentara di Kapal Perang USS Abraham Lincoln, 7 Tewas

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Apa Syarat Iran ke Amerika Serikat Agar Selat Hormuz Dibuka untuk Tanker Minyak?

Apa Syarat Iran ke Amerika Serikat Agar Selat Hormuz Dibuka untuk Tanker Minyak?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:46 WIB

7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln

7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

×