Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara

Bella

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB
Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Letjen TNI (Purn.) H. Lodewijk Freidrich Paulus. (Dok.DPR)
baca 10 detik
  • Wamenko Polkam Lodewijk menyatakan pemulihan korban terorisme adalah tanggung jawab mutlak negara pada Jumat, 21 Agustus 2026.
  • Pemerintah menunjukkan kepedulian melalui Peraturan Presiden 2026 tentang Rencana Aksi Nasional Perlindungan dan Ekstremisme fase dua.
  • BNPT bersama lembaga terkait dan masyarakat berkolaborasi memberikan pemenuhan hak medis, psikologis, serta ekonomi korban.

Suara.com - Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Letjen TNI (Purn.) H. Lodewijk Freidrich Paulus menegaskan pemulihan korban tindak pidana terorisme merupakan tanggung jawab mutlak negara.

Ia menyebut peringatan Hari Internasional untuk Mengenang dan Menghormati Korban Terorisme bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengingatkan negara agar terus hadir bagi para korban dan penyintas.

“Di Indonesia ini bukan seremoni tahunan. Ini merupakan pengingat moral yang kuat bahwa negara harus hadir. Mandat jelas, pemulihan korban adalah tanggung jawab mutlak negara,” ujar Lodewijk dalam kegiatan Kolaborasi Implementasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Korban Ekstremisme Berbasis Kekerasan dan Tindak Pidana Terorisme, Jumat (21/8/2026).

Lodewijk mengatakan perhatian pemerintah terhadap korban juga terlihat dari kebijakan perlindungan dan pemulihan yang terus dilanjutkan.

Ia menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki kepedulian terhadap para penyintas, salah satunya melalui Peraturan Presiden 2026 tentang Rencana Aksi Nasional Perlindungan dan Ekstremisme yang memasuki fase kedua.

“Artinya di sini Presiden Prabowo sangat peduli terhadap para penyintas ini. Peraturan Presiden 2026, Rencana Aksi Nasional terhadap perlindungan dan ekstremisme ini adalah fase dua. Artinya di sini kita lihat pemerintah peduli terhadap korban,” katanya.

Menurut Lodewijk, pemenuhan hak korban perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dalam bentuk perlindungan, tetapi juga melalui dukungan terhadap kebutuhan medis, psikologis, dan ekonomi.

Pemerintah pun mendorong kolaborasi antarlembaga dalam memastikan hak-hak tersebut dapat diterima para korban.

“BNPT untuk memberikan hak dari aspek medis, psikologi dan aspek ekonomi secara simbolik,” ujar Lodewijk.

baca juga

Selain memastikan pemulihan, Lodewijk menyoroti kondisi psikologis penyintas yang tetap perlu mendapatkan perhatian meski mereka telah mampu memaafkan pelaku terorisme.

Menurutnya, luka fisik dapat pulih seiring berjalannya waktu, tetapi dampak psikologis harus terus dijaga agar proses pemulihan korban tidak berhenti begitu saja.

“Yang harus kita lakukan, kita menjaga masalah traumatik. Kalau luka-luka seiring berjalan waktu bisa disembuhkan, masalah psikologis yang kita jaga, walaupun mereka telah memaafkan para teroris yang melukai mereka, membuat mereka cedera,” katanya.

Lodewijk juga menyinggung kesaksian para penyintas yang memilih memaafkan pelaku terorisme.

Ia menilai keputusan tersebut menunjukkan kekuatan jiwa para korban dan nilai kemanusiaan yang mereka pegang meski pernah mengalami tindakan kekerasan.

“Yang menarik, testimoni dari para penyintas bahwa mereka menyatakan mereka memaafkan para terorisme. Ini sesuatu dari jiwa besar mereka, tahu Pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab,” ujar Lodewijk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri

Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Prabowo Didesak Banyak Mendengar, Bukan Umbar Retorika Kosong Lewat Monolog

Prabowo Didesak Banyak Mendengar, Bukan Umbar Retorika Kosong Lewat Monolog

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Burung Merpati di Langit Istana Telan Anggaran Rp305 Juta, Ini Rinciannya

Burung Merpati di Langit Istana Telan Anggaran Rp305 Juta, Ini Rinciannya

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Menteri Israel Pamer Tiang Gantung untuk Hukum Mati Warga Palestina yang Dicap Teroris

Menteri Israel Pamer Tiang Gantung untuk Hukum Mati Warga Palestina yang Dicap Teroris

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Pidato Prabowo Tak Beri Kepastian, 20 Ribu PPPK Paruh Waktu Siap Geruduk Istana

Pidato Prabowo Tak Beri Kepastian, 20 Ribu PPPK Paruh Waktu Siap Geruduk Istana

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Di Balik Slip Lidah Prabowo, Strategi Komunikasi atau Lemahnya Akurasi Data?

Di Balik Slip Lidah Prabowo, Strategi Komunikasi atau Lemahnya Akurasi Data?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:23 WIB

Budaya Romantisasi Kemiskinan: Toxic Positivity yang Mengabaikan Realita

Budaya Romantisasi Kemiskinan: Toxic Positivity yang Mengabaikan Realita

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Purbaya Jamin Tambah Anggaran Korban Bencana Gempa NTT, Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Purbaya Jamin Tambah Anggaran Korban Bencana Gempa NTT, Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat

Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Jejak Luka di Tanah Pengasingan dalam Cerita dari Digul

Jejak Luka di Tanah Pengasingan dalam Cerita dari Digul

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Prabowo Bicara soal Bonus Pemain

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Prabowo Bicara soal Bonus Pemain

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Kabur saat Digeledah di Bakauheni, Pria Pembawa Senjata Serbu AR-15 Diciduk di Loteng Ruang Guru

Kabur saat Digeledah di Bakauheni, Pria Pembawa Senjata Serbu AR-15 Diciduk di Loteng Ruang Guru

Lampung | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup! Suporter dan Masyarakat Diimbau Rayakan Kemenangan dengan Tertib

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup! Suporter dan Masyarakat Diimbau Rayakan Kemenangan dengan Tertib

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembantai Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Ditembak Polisi

Kurang dari 12 Jam, Pembantai Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Ditembak Polisi

Lampung | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Perbedaan Peeling Serum vs Exfoliating Toner, Mana yang Lebih Cepat Mencerahkan?

Perbedaan Peeling Serum vs Exfoliating Toner, Mana yang Lebih Cepat Mencerahkan?

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Saat Hidup Terasa Melelahkan, 5 Lagu Ini Jadi Pengingat untuk Berhenti Sejenak

Saat Hidup Terasa Melelahkan, 5 Lagu Ini Jadi Pengingat untuk Berhenti Sejenak

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Polisi Buru OTK yang Aniaya Koordinator BEM UI di Tebet

Polisi Buru OTK yang Aniaya Koordinator BEM UI di Tebet

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp106, 94 Triliun, Risiko Gagal Bayar Mengintai

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp106, 94 Triliun, Risiko Gagal Bayar Mengintai

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Kapten Asal Gowa Lepas dari Cengkeraman Perompak Somalia: Pura-pura Mati, Ditendang di Anjungan

Kapten Asal Gowa Lepas dari Cengkeraman Perompak Somalia: Pura-pura Mati, Ditendang di Anjungan

Sulsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:13 WIB

×