Warga Pati Mengadu ke DPR: Hoaks hingga Aksi Ricuh Bikin Investor Takut Masuk

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 24 Agustus 2026 | 13:56 WIB
Warga Pati Mengadu ke DPR: Hoaks hingga Aksi Ricuh Bikin Investor Takut Masuk
Forum Komunikasi Rakyat Pati mendatangi Gedung DPR RI (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Forum Komunikasi Rakyat Pati mengadukan situasi keamanan daerah yang meresahkan ke Gedung DPR RI pada Senin, 24 Agustus 2026.
  • Delegasi warga melaporkan berbagai gangguan mulai dari hoaks hingga penggerudukan fasilitas negara yang mengancam sektor ekonomi dan investasi.
  • Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut baik aduan tersebut serta berkomitmen mengawal dan menindaklanjuti aspirasi warga.

Suara.com - Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Rakyat Pati mendatangi Gedung DPR RI untuk mengadukan kondisi keamanan di wilayah Pati, Jawa Tengah. 

Mereka meminta lembaga legislatif turun tangan mendorong aparat penegak hukum (APH) bertindak tegas terhadap segelintir kelompok masyarakat yang dinilai telah menciptakan kegaduhan dan keresahan di daerah tersebut.

Perwakilan nelayan dari Forum Komunikasi Rakyat Pati, Agung, mengungkapkan bahwa dampak dari ketidakseimbangan situasi di Pati mulai mengancam sektor ekonomi, terutama minat investasi di wilayah tersebut. 

"Kita nelayan Kabupaten Pati sangat terasa dampaknya. Dari investor-investor yang akan masuk, semuanya ketakutan akan Kabupaten Pati," tutur Agung saat bertemu pimpinan DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026).

Agung menilai, tindakan kelompok tersebut tidak mencerminkan karakter asli masyarakat Pati yang ramah dan mencintai kedamaian. 

"Tapi dengan adanya segelintir orang yang mengatasnamakan rakyat Pati, membuat kita sangat-sangat tidak beradab," katanya. 

Senada dengan Agung, perwakilan lain dari forum tersebut, Lukman Hakim, menyoroti maraknya hoaks di media sosial serta aksi-aksi lapangan yang dianggap telah melampaui batas, termasuk penggerudukan kantor DPRD Pati.

"Sudah satu tahun kami diacak-acak, di media sosial yang nggak tahu kebenarannya, yang masih disangsikan kebenarannya. Kami menuntut ketegasan," kata Lukman.

Ia memaparkan beberapa kejadian yang memicu kekhawatiran warga, mulai dari kebisingan sound horeg hingga gangguan terhadap fasilitas negara. 

baca juga

"Seperti contoh, sebelum tanggal 13 kemarin, sound horeg itu di tengah alun-alun, Pak, sampai jam 12 malam, kami resah. Kedua, kantor DPRD diacak-acak sampai malam. Ada apa ini?" tambahnya.

Lukman menyayangkan adanya kesan pembiaran dari pihak berwenang terhadap tindakan kelompok kecil tersebut yang terus berulang tanpa ada sanksi hukum yang nyata.

"Itu selalu terjadi dan itu selalu terjadi. Ada semacam pembiaran. Apakah ini ada skenario apa? Kenapa alat negara ini kalah dengan sekelompok kecil orang yang ada di Pati? Kami masyarakat, LSM, ormas, resah, Pak. Resah sekali," tegas Lukman.

Merespons aduan tersebut, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut baik kehadiran delegasi warga Pati dan berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan.

Pimpinan DPR dari Fraksi PKB ini memastikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan terus mendampingi aspirasi tersebut agar segera direspons oleh pemerintah.

"Dan juga apa yang nanti disampaikan kita akan terus mengawal aspirasi-aspirasi dari bapak ibu sekalian yang disampaikan. Kita akan terus dampingi apa yang ingin segera ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui DPR," pungkas Cucun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Rekening Aktivis Pati Diblokir, Andre Rosiade: Bank Himbara Tak Mungkin Main Sepihak

Soal Rekening Aktivis Pati Diblokir, Andre Rosiade: Bank Himbara Tak Mungkin Main Sepihak

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Rekening Donasi Demo Diblokir, Dosen UGM: Tindakan Abusif Penguasa dan Melawan Hukum

Rekening Donasi Demo Diblokir, Dosen UGM: Tindakan Abusif Penguasa dan Melawan Hukum

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Forum Rakyat Pati Desak DPR Kawal RUU Perampasan Aset dan Ketegasan Aparat

Forum Rakyat Pati Desak DPR Kawal RUU Perampasan Aset dan Ketegasan Aparat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×