Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!

Muhamad Yasir

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:11 WIB
Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
Warga di Kota Banjar mengeluhkan perubahan data desil yang tiba-tiba naik ke level 9. [Muhlisin/Harapanrakyat]
baca 10 detik
  • Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana meniali ketidakakuratan penentuan desil berpotensi menyebabakan bansos salah sasaran.
  • Kasus tukang becak di Kulon Progo masuk desil 9 memicu sorotan terhadap validitas data BPS.
  • Pemerintah didesak mengevaluasi pendataan secara menyeluruh agar bantuan sosial tepat sasaran dan beranggaran memadai.

Suara.com - Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana mengkhawatirkan ketidakakuratan penentuan desil masyarakat berdampak langsung terhadap warga yang seharusnya menerima bantuan sosial atau bansos.

Menurut Bonnie, persoalan data tidak bisa dipandang sekadar sebagai masalah administratif. Penentuan desil menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan kelompok masyarakat yang berhak memperoleh berbagai program bantuan.

“Ketidaktepatan penentuan desil akan berpotensi pada ketidaktepatan sasaran bansos. Dampaknya serius karena bisa membuat sebagian masyarakat kehilangan haknya untuk menerima bantuan sosial,” kata Bonnie kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Bonnie menilai Badan Pusat Statistik (BPS) perlu segera mengevaluasi proses pendataan dan penentuan desil masyarakat.

Evaluasi diperlukan untuk memastikan data yang digunakan pemerintah benar-benar menggambarkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di lapangan.

“Jangan sampai persoalan data justru membuat masyarakat yang seharusnya berhak menerima bantuan menjadi tidak terakomodasi,” ujarnya.

Menurut Bonnie, pembenahan data harus dilakukan secara menyeluruh agar kesalahan dalam pengelompokan masyarakat tidak berujung pada terputusnya akses terhadap program bantuan.

Selain perbaikan data, Bonnie menekankan pentingnya memastikan ketersediaan anggaran untuk menjangkau masyarakat yang memang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Menurut dia, data yang akurat harus diikuti kapasitas program dan anggaran yang memadai. Dengan begitu, masyarakat yang masuk kategori membutuhkan dapat tetap memperoleh haknya.

baca juga

Karena itu, Bonnie mendorong pemerintah memastikan dua hal berjalan beriringan, yakni pembenahan akurasi data penerima manfaat serta penyediaan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan.

Dengan langkah tersebut, program bantuan pemerintah diharapkan tidak hanya tepat secara administratif, tetapi juga benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sejumlah bentor beroperasi di kawasan Malioboro, Jumat (10/10/2025). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]
Ilustrasi-Sejumlah bentor beroperasi di kawasan Malioboro, Jumat (10/10/2025). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

Tukang Becak Masuk Desil 9

Sorotan terhadap akurasi data desil sebelumnya mencuat setelah seorang tukang becak di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tercatat masuk desil 9.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena kondisi ekonomi warga tersebut dinilai tidak mencerminkan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi.

Perubahan status desil itu juga dikhawatirkan berdampak terhadap akses keluarganya terhadap sejumlah program bantuan.

Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina sebelumnya juga mendesak pemerintah membentuk tim khusus untuk mengevaluasi persoalan tersebut.

Ia menilai perubahan data yang tidak sesuai dengan kondisi faktual menunjukkan perlunya pemeriksaan terhadap proses pendataan, pemutakhiran, hingga verifikasi data masyarakat.

Selly juga menyoroti adanya kejanggalan dalam pengelompokan desil, termasuk ketika seorang tukang becak tercatat dalam desil 9, sementara seorang lurah berada di desil 8.

Menurutnya, status desil tidak semestinya menjadi satu-satunya dasar untuk menentukan kelayakan seseorang memperoleh perlindungan sosial.

Kondisi masyarakat perlu dinilai berdasarkan berbagai indikator, seperti kondisi tempat tinggal, sanitasi, sumber air dan listrik, pendapatan, pengeluaran, kepemilikan aset, serta kondisi anggota keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus

Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:42 WIB

Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati

Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus

Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Terkini

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

×