463 Dapur MBG Dibekukan BGN Usai Audit 27 Ribu Unit di Seluruh RI

Muhamad Yasir

Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:14 WIB
463 Dapur MBG Dibekukan BGN Usai Audit 27 Ribu Unit di Seluruh RI
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan penjelasan selepas rapat terbatas membahas perbaikan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) di Jakarta, Rabu (26/8/2026) ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional mengaudit 27.485 dapur MBG di seluruh Indonesia.
  • Sebanyak  463 unit dapur dibekukan sementara akibat belum melengkapi persyaratan administrasi dan kelayakan teknis.
  • Tindakan pembekuan selama 10 hari tersebut bertujuan mencegah dapur fiktif serta memastikan ketepatan sasaran program.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) membekukan 463 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah melakukan audit terhadap 27.485 unit yang tercatat beroperasi di seluruh Indonesia.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan audit dilakukan untuk memastikan keberadaan dapur, sekolah sasaran, hingga penerima manfaat program MBG sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

"Sekarang ini menurut catatan yang beroperasi kan 27.485. Itu kemudian kami sisir, kami profiling dapurnya dan juga kami cek penerima manfaat," kata Sudaryono, selepas rapat terbatas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Survei Dewan Ekonomi Nasional menemukan bahwa program Makan Bergizi Gratis berhasil membentuk ekosistem rantai pasok baru di berbagai daerah Indonesia. [Antara]
Ilustrasi aktivitas pekerja di SPPG. [Antara]

Dari total SPPG yang disisir, BGN telah menerbitkan surat ketetapan sementara kepada 27.022 unit yang dinilai memiliki data terverifikasi dan tertib.

Pembaruan data terhadap seluruh unit tersebut tetap dilakukan secara berkala.

Sementara 463 SPPG lainnya dikenai pembekuan sementara atau suspend. Tindakan itu diambil karena unit-unit tersebut belum memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan verifikasi kelayakan teknis.

"Pembekuan tersebut diberlakukan setidaknya selama 10 hari, karena belum melengkapi persyaratan administrasi dan verifikasi kelayakan teknis," ujarnya.

Selama masa pembekuan, pengelola 463 SPPG diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen. Di antaranya data profil unit pelayanan, foto kondisi fisik dapur, serta profil rinci sekolah yang menjadi sasaran layanan.

BGN juga melakukan verifikasi silang untuk memastikan data operasional setiap dapur sesuai dengan kondisi di lapangan. Salah satu caranya dengan mengirimkan surat konfirmasi dan surat elektronik kepada kepala sekolah penerima program.

baca juga

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah adanya SPPG fiktif maupun unit yang sebenarnya belum beroperasi tetapi sudah tercatat dalam sistem.

Penertiban juga menjadi bagian dari upaya BGN memastikan anggaran dan pelaksanaan program MBG benar-benar menyasar penerima manfaat yang dituju.

"Jadi kami betul-betul pastikan bahwa dapur ini beroperasi dan melayani sekolah-sekolah begitu kira-kira," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?

Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Dua Kali Gagal, Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga Kasus Korupsi MBG

Dua Kali Gagal, Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga Kasus Korupsi MBG

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Dugaan Markup Harga Telur hingga Judi Online, BGN Mulai Bersih-Bersih SPPG

Dugaan Markup Harga Telur hingga Judi Online, BGN Mulai Bersih-Bersih SPPG

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Terkini

Sinopsis Film Paket Santet: Ketika Sebuah Kiriman Membawa Teror Mematikan

Sinopsis Film Paket Santet: Ketika Sebuah Kiriman Membawa Teror Mematikan

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Mengenal Insinerator Sederhana Buatan Mahasiswa UMY: Murah dan Efektif Seharga Rp1 Jutaan

Mengenal Insinerator Sederhana Buatan Mahasiswa UMY: Murah dan Efektif Seharga Rp1 Jutaan

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:14 WIB

463 Dapur MBG Dibekukan BGN Usai Audit 27 Ribu Unit di Seluruh RI

463 Dapur MBG Dibekukan BGN Usai Audit 27 Ribu Unit di Seluruh RI

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:14 WIB

BI Tak Khawatir Dana SAL Mau Ditarik Purbaya

BI Tak Khawatir Dana SAL Mau Ditarik Purbaya

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Masuk Bursa Ketua Umum PBNU, Ini Profil Mentereng Ketua PWNU Jateng Gus Rozin

Masuk Bursa Ketua Umum PBNU, Ini Profil Mentereng Ketua PWNU Jateng Gus Rozin

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:10 WIB

KIP Kuliah dan Masalah Desil, Ketika Data Tak Selalu Tepat Sasaran

KIP Kuliah dan Masalah Desil, Ketika Data Tak Selalu Tepat Sasaran

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Berawal dari Insiden Nyata di Konser Seringai Solo, Film 'Operasi Pesta Copet' Siap Guncang Bioskop

Berawal dari Insiden Nyata di Konser Seringai Solo, Film 'Operasi Pesta Copet' Siap Guncang Bioskop

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Rp100 Juta per Jam, Berapa Uang Negara Habis untuk Water Bombing Karhutla Sumsel?

Rp100 Juta per Jam, Berapa Uang Negara Habis untuk Water Bombing Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Siapa Pelakunya? Rumah Sopir Pengangkut Massa Aksi Pati Diteror Penembakan Tengah Malam

Siapa Pelakunya? Rumah Sopir Pengangkut Massa Aksi Pati Diteror Penembakan Tengah Malam

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Bank Bisa Tunda Transaksi Atas Permintaan Polisi, Tapi Ada Syaratnya

Bank Bisa Tunda Transaksi Atas Permintaan Polisi, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:06 WIB

×