Jakarta Boleh Modern, Tapi Jangan Biarkan Warga Betawi Tersingkir dari Tanah Leluhur

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:52 WIB
Jakarta Boleh Modern, Tapi Jangan Biarkan Warga Betawi Tersingkir dari Tanah Leluhur
Ilustrasi warga menghadiri acara Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Sejumlah fraksi DPRD DKI Jakarta meminta perlindungan khusus bagi warga asli dalam Raperda Pengendalian Penduduk.
  • Fraksi Gerindra dan Demokrat-Perindo mendesak agar kebijakan kependudukan baru memberikan perlindungan nyata terhadap budaya, identitas.
  • DPRD DKI Jakarta berharap aturan tersebut mampu mencegah warga asli tersingkir dari kota mereka sendiri akibat pembangunan dan urbanisasi yang pesat.

Suara.com - Sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan perlindungan khusus kepada warga asli dalam aturan kependudukan yang baru.

Permintaan ini bertujuan agar pembangunan kota yang semakin pesat tidak meminggirkan masyarakat yang sudah menetap secara turun-temurun.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna mengenai Raperda Pengendalian Penduduk dan Raperda Rumah Susun di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Fraksi Partai Gerindra menekankan perlunya asas kesamaan hak namun tetap memberikan proteksi yang kuat terhadap identitas penduduk lokal.

"Raperda ini terdapat upaya pengendalian dengan asas kesamaan dan keseimbangan serta prinsip kesamaan hak dan kewajiban antara penduduk setempat dan pendatang yang terdaftar, serta memberikan perlindungan terhadap budaya dan identitas penduduk lokal," kata perwakilan Gerindra, H. Nuchbatillah dalam pembacaan pandangan fraksi.

Gerindra mengkritik bahwa penataan masalah penduduk selama ini sering kali hanya berujung pada penertiban atau penggusuran atas nama ketertiban umum.

"Sehingga perlindungan terhadap budaya dan identitas lokal yang proporsional sesuai karakteristik sosiodemografis dan komunitas, sebagai bagian dari keberagaman dan kekayaan masyarakat. Nantinya bukan hanya sekedar aturan 'di atas kertas', yang kerap dikalahkan atas nama 'modernisasi' kota atau 'pembangunan' terintegrasi," kata Nuchbatillah.

Sementara itu, Fraksi Partai Demokrat-Perindo secara spesifik menyinggung nasib masyarakat Betawi di tengah arus urbanisasi yang tidak terbendung.

Warga mengunjungi acara Lebaran Betawi 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (26/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga mengunjungi acara Lebaran Betawi 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Mereka memandang kebijakan pengendalian penduduk tidak boleh hanya sekadar mengatur jumlah orang atau urusan administrasi belaka.

baca juga

"Kebijakan ini juga harus mampu memastikan bahwa perkembangan Jakarta tidak secara perlahan menyingkirkan warga yang telah hidup dan membangun kota ini secara turun-temurun, khususnya masyarakat Betawi sebagai masyarakat yang memiliki akar sejarah dan kebudayaan yang melekat pada Jakarta," kata Andika Wisnuadji Putra Soebroto selaku perwakilan fraksi.

Demokrat-Perindo mendesak agar pasal perlindungan identitas lokal diterjemahkan menjadi kebijakan afirmatif yang nyata dalam bentuk perlindungan aset dan ruang hidup.

"Prinsipnya bukan membatasi hak warga negara lain untuk datang dan hidup di Jakarta, melainkan memastikan pertumbuhan Jakarta tidak menyebabkan masyarakat Betawi semakin terdesak secara ekonomi, sosial, ruang, dan kebudayaan dari kotanya sendiri," tegas Andika.

DPRD DKI Jakarta kini menunggu langkah konkret dari Gubernur untuk mengoperasionalkan pasal perlindungan budaya agar warga asli tidak menjadi penonton di rumah sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Miskin Jakarta Terancam Sulit Berobat, Aturan Baru Kependudukan Jadi Sorotan

Warga Miskin Jakarta Terancam Sulit Berobat, Aturan Baru Kependudukan Jadi Sorotan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Ijazah Tertahan, Zonasi Dikeluhkan: DPRD DKI Desak Evaluasi Total PPDB

Ijazah Tertahan, Zonasi Dikeluhkan: DPRD DKI Desak Evaluasi Total PPDB

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Pasar Modern dan Pasar Tradisional, Mana yang Lebih Guyub?

Pasar Modern dan Pasar Tradisional, Mana yang Lebih Guyub?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Parkir Minimarket Kerap Dipungut Meski Gratis, DPRD DKI Dorong Legalisasi Jukir

Parkir Minimarket Kerap Dipungut Meski Gratis, DPRD DKI Dorong Legalisasi Jukir

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Terkini

Menteri Agama Mundur dan Fokus Maju Calon Ketua Umum PBNU, Bakal Duel vs Petahana?

Menteri Agama Mundur dan Fokus Maju Calon Ketua Umum PBNU, Bakal Duel vs Petahana?

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Pengeboran PLTP Gunung Ungaran Bisa Dihentikan Jika Potensi Tak Terbukti

Pengeboran PLTP Gunung Ungaran Bisa Dihentikan Jika Potensi Tak Terbukti

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Hukum Kok Butuh FYP? Ketika Viralitas Jadi Syarat Menindak Turis Nakal

Hukum Kok Butuh FYP? Ketika Viralitas Jadi Syarat Menindak Turis Nakal

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Tayang 10 September, Crew Girl Hadirkan Kisah Atlet Remaja Penuh Romansa

Tayang 10 September, Crew Girl Hadirkan Kisah Atlet Remaja Penuh Romansa

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Gaya, Fashion Jadi Cara Anak Mengekspresikan Diri dan Bersinar

Bukan Sekadar Gaya, Fashion Jadi Cara Anak Mengekspresikan Diri dan Bersinar

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Anggaran MBG Dipotong Rp27,8 Triliun, Bayaran Dapur SPPG Ikut Disunat

Anggaran MBG Dipotong Rp27,8 Triliun, Bayaran Dapur SPPG Ikut Disunat

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Disita, 3 Moge Mewah Milik Kepala Bea Cukai Kediri Kini Nangkring di Gedung KPK

Disita, 3 Moge Mewah Milik Kepala Bea Cukai Kediri Kini Nangkring di Gedung KPK

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit di Kalimantan

Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit di Kalimantan

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:45 WIB

'Merebut Kembali Indonesia!' GERAM Ikut Melebur Bersama Warga Pati Geruduk DPR Besok

'Merebut Kembali Indonesia!' GERAM Ikut Melebur Bersama Warga Pati Geruduk DPR Besok

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:44 WIB

Prabowo Minta Cabut Perda, Tokoh Dayak Tegaskan Peladang Jangan Dikambinghitamkan Soal Karhutla

Prabowo Minta Cabut Perda, Tokoh Dayak Tegaskan Peladang Jangan Dikambinghitamkan Soal Karhutla

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:43 WIB

×