Polisi Pamerkan 201 Molotov dan Puluhan Sajam Sitaan dari Kelompok Anarko

Muhamad Yasir

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:47 WIB
Polisi Pamerkan 201 Molotov dan Puluhan Sajam Sitaan dari Kelompok Anarko
Ratusan botol kaca yang disita polisi jelang aksi demo 27 Agustus di DPR. [Suara.com/Polda Metro Jaya]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menyita ratusan botol molotov dan senjata tajam dari 65 orang terduga anarko.
  • Pengamanan barang bukti dan massa tersebut dilakukan jelang aksi demo di Gedung DPR RI.
  • Kelompok itu diduga hendak menunggangi aksi demonstrasi dengan menyebarkan flyer provokatif dan melakukan konsolidasi.

Suara.com - Ratusan botol kaca yang sebagian telah dipasangi sumbu, puluhan senjata tajam, hingga sejumlah jeriken berisi bahan bakar bensin dipamerkan Polda Metro Jaya sebagai barang bukti yang diklaim disita dari kelompok yang diduga terafiliasi anarko.

Dalam foto yang diperoleh Suara.com, barang-barang tersebut ditata di lantai. Ratusan botol kaca tampak berjajar, sebagian dengan kain berwarna merah, biru, ungu, oranye, dan hitam yang terpasang pada bagian mulut botol.

Di sisi lain, puluhan senjata tajam dengan beragam ukuran dan bentuk turut diperlihatkan. Sejumlah tas ransel, airsoft gun, stik golf, serta barang lainnya juga tampak dalam deretan barang bukti tersebut.

Polisi menyebut, total terdapat 201 botol kaca berikut sumbu yang diamankan. Botol-botol itu diduga telah dipersiapkan untuk dijadikan bom molotov.

Selain itu, polisi menyita 39 bilah senjata tajam, dua pucuk airsoft gun, satu tabung gas isi airsoft gun, 25 gram gotri, tiga stik golf, serta tujuh jeriken berisi bahan bakar bensin.

Sejumlah barang lain juga diamankan, di antaranya satu unit toa, satu buah piloks, 11 tas ransel yang diduga akan digunakan untuk membawa molotov, empat banner, empat strip Tramadol, dan dua strip Diazepam.

Barang-barang tersebut diklaim disita setelah Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang yang diduga hendak menunggangi aksi demo di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan puluhan orang tersebut diduga terafiliasi dengan kelompok anarko.

Menurut Iman, kelompok tersebut sebelumnya melakukan konsolidasi untuk menyamakan persepsi dan memperkuat narasi yang akan disampaikan kepada publik.

baca juga

Salah satu isu yang berkembang dalam konsolidasi itu berkaitan dengan RUU Perampasan Aset.

“Salah satu isu utama yang berkembang saat ini adalah RUU Perampasan Aset,” kata Iman di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/8/2026).

Polisi menyebut kelompok tersebut turut menyebarkan flyer provokatif melalui media sosial, mengajak elemen lain bergabung, serta melakukan mobilisasi massa menjelang aksi.

“Aksi utamanya, mereka akan melakukan aksi penunggangan di dalam kegiatan aksi penyampaian pendapat di muka umum yang dilaksanakan hari ini di kawasan DPR MPR RI dengan melibatkan berbagai unsur,” jelasnya.

Barang bukti senjata tajam disita dari kelompok massa yang diduga terafiliasi anarko. [Suara.com/Polda Metro Jaya]
Barang bukti senjata tajam disita dari kelompok massa yang diduga terafiliasi anarko. [Suara.com/Polda Metro Jaya]

Diduga Galang Dana

Selain melakukan konsolidasi dan mobilisasi, kelompok tersebut juga diduga menggalang dana dan donasi. Polisi kini mendalami dugaan penggunaan dana itu untuk menyiapkan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

“Berdasarkan hasil deteksi dan pemetaan terhadap dinamika kelompok, pola konsolidasi, komunikasi, mobilisasi massa, penggalangan dana, donasi serta adanya temuan barang-barang yang diduga berpotensi digunakan melakukan tindak pidana atau mengganggu ketertiban dan keamanan umum,” jelas Iman.

Saat ini, polisi tengah memeriksa 10 orang yang diduga berperan sebagai perekrut sekaligus penyedia dana dalam persiapan aksi tersebut.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami sumber pembiayaan, pola perekrutan, komunikasi antar-pihak, serta tujuan dan peran masing-masing dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Polda Metro Jaya masih mendalami keterlibatan seluruh orang yang diamankan, termasuk keterkaitan mereka dengan dugaan konsolidasi, perekrutan, penggalangan dana, serta persiapan barang-barang yang diklaim berpotensi digunakan untuk mengganggu keamanan dalam aksi 27 Agustus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurnalis Sempat Kesulitan Kirim Berita, Misteri Hilangnya Sinyal di Depan Gedung DPR Saat Demo

Jurnalis Sempat Kesulitan Kirim Berita, Misteri Hilangnya Sinyal di Depan Gedung DPR Saat Demo

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Andre Rosiade Disoraki Massa Saat Jelaskan RUU Perampasan Aset: Hoaks!

Andre Rosiade Disoraki Massa Saat Jelaskan RUU Perampasan Aset: Hoaks!

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Kelar 15 Desember

Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Kelar 15 Desember

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Terkini

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:27 WIB

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:26 WIB

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:22 WIB

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:21 WIB

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:11 WIB

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

×