Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

Muhamad Yasir

Selasa, 15 September 2026 | 13:38 WIB
Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera Selatan.
baca 10 detik
  • Geopix mendeteksi 4.595 titik api di 21 kantong habitat gajah Sumatera sejak 1 Juni hingga 8 September 2026.
  • Kebakaran hutan dan lahan melanda 177.979 hektare wilayah habitat yang mengancam keberlangsungan hidup gajah Sumatera.
  • Penanganan dampak karhutla memerlukan kolaborasi dan sinergi kebijakan lintas sektor.

Suara.com - Sebanyak 4.595 titik api terdeteksi di 21 kantong habitat gajah Sumatra sepanjang periode pemantauan 1 Juni hingga 8 September 2026.

Data Geopix tersebut menunjukkan karhutla turut mengancam kawasan yang menjadi habitat satwa dilindungi tersebut.

Senior Wildlife Campaigner Geopix Annisa Rahmawati mengatakan karhutla bukan hanya berdampak pada tutupan hutan dan kualitas udara, tetapi juga mengancam keberlangsungan satwa liar.

“Di balik itu semua ada masyarakat yang sesak dan ada satwa liar seperti gajah Sumatra yang terancam, semakin menderita dan kehilangan tempat untuk bertahan hidup,” kata Annisa dalam konferensi pers peluncuran laporan “Bernapas Dalam Asap” dan dampaknya terhadap Gajah Sumatra di Cikini Raya, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Selain titik api, Geopix mencatat 177.979 hektare wilayah kantong habitat gajah terdampak karhutla selama periode 1-8 September 2026. Luasan tersebut setara 7,06 persen dari total luas 21 kantong habitat gajah Sumatra yang mencapai 5.437.862 hektare.

Karhutla berpotensi menyebabkan hilangnya habitat, sumber pakan dan air bagi gajah, hingga fragmentasi habitat.

Ilustrasi gajah Sumatera (Pexels/Wolfgang Schlaifer)
Ilustrasi gajah Sumatra (Pexels/Wolfgang Schlaifer)

Annisa mengatakan penanganan dampak karhutla terhadap gajah membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Perlindungan gajah Sumatra tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor konservasi atau kehutanan semata,” ujarnya.

Ia menilai kebijakan lintas sektor juga perlu diarahkan pada pemulihan habitat gajah yang terdampak karhutla.

baca juga

“Harus ada sinergitas kebijakan-kebijakan lintas sektor yang mempertimbangkan perlindungan dan pemulihan habitat satwa liar yang hilang dan risiko-risiko ikutan lainnya akibat kebakaran hutan dan lahan ini,” pungkasnya.

Reporter : Agustin Dwi Anggraini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:37 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

Terkini

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:35 WIB

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

×