Nepal Tes DNA Ratusan Jenazah Korban Banjir Bandang yang Membusuk

Pebriansyah Ariefana

Senin, 31 Agustus 2026 | 12:11 WIB
Nepal Tes DNA Ratusan Jenazah Korban Banjir Bandang yang Membusuk
Tanah longsor di Nepal - Tibet (EPA)
baca 10 detik
  • Nepal mengamankan sampel DNA korban banjir bandang tak dikenal sebelum pemakaman massal.
  • Korban jiwa bencana Himalaya melebihi 680 orang dan hampir 3.000 jiwa hilang.
  • Pemakaman disegerakan guna mencegah penyebaran wabah penyakit akibat penumpukan jenazah membusuk.

Suara.com - Pemerintah Nepal mengamankan sampel DNA dan data identifikasi seluruh korban banjir bandang yang tak mengenali kondisi fisiknya sebelum dimakamkan. Langkah darurat ini diambil setelah jumlah korban tewas akibat bencana banjir di kawasan perbatasan Nepal dan Tibet melampaui 680 jiwa.

Proses pengambilan material genetik menjadi prioritas mutlak karena kerusakan fisik jenazah ya ng membusuk memperkecil peluang identifikasi visual secara manual. Keputusan penanganan sistematis ini memangkas risiko krisis kesehatan baru akibat penumpukan jasad di area bencana.

Petugas di lapangan memfokuskan pencarian pada hampir 3.000 warga yang dinyatakan hilang, termasuk 540 warga negara asing di wilayah Nepal dan Tibet. Dikutip dari CNA, kerusakan infrastruktur yang masif akibat terjangan air bah setinggi dinding raksasa memperlambat evakuasi para korban.

Banjir bandang dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet melenyapkan rombongan pendaki berisi 47 orang. (ABC)
Banjir bandang dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet melenyapkan rombongan pendaki berisi 47 orang. (ABC)

Bencana mematikan ini dipicu oleh runtuhnya gletser di pegunungan Himalaya yang memicu gelombang air beserta material lumpur menerjang pemukiman. Seluruh desa hancur seketika usai dihantam material longsoran gletser yang datang tanpa peringatan dini.

Tim medis terpaksa merencanakan pemakaman massal sesuai prosedur hukum untuk mengantisipasi potensi penyebaran wabah penyakit berbahaya dari jasad yang membusuk. Prosedur sanitasi ketat diterapkan pada setiap jenazah yang ditemukan di sepanjang aliran banjir.

Melalui pesan resmi di media sosial mengenai operasi pertolongan, Balendra Shah menegaskan bahwa penanganan jasad yang belum teridentifikasi akan mengacu penuh pada panduan pemerintah. Prosedur tersebut mengatur tata cara pengelolaan jenazah tak dikenal serta jasad yang tidak diklaim oleh pihak keluarga.

"Tetapi sampel DNA dan informasi lain yang dapat membantu menentukan identitas mereka akan diselesaikan terlebih dahulu," tegas Balendra Shah. Kebijakan ini memastikan hak sipil dan riwayat medis para korban tetap terekam secara ilmiah.

Sementara itu, proses penyerahan jenazah yang berhasil dikenali oleh pihak keluarga terus berjalan beriringan dengan pembersihan lokasi bencana. Pihak berwenang langsung menyerahkan jasad yang teridentifikasi agar bisa dimakamkan secara mandiri oleh kerabat.

Tragedi ini bermula dari pergerakan es di area puncak yang memicu banjir bandang berskala besar di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet. Peristiwa alam ekstrem tersebut menghancurkan puluhan perkampungan dan memutus akses komunikasi di sepanjang kawasan Himalaya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Cerita Pasangan Asal California Lolos dari Maut Banjir Bandang Nepal: Saya Tahu Akan Mati

Cerita Pasangan Asal California Lolos dari Maut Banjir Bandang Nepal: Saya Tahu Akan Mati

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Suami Cari Istri Korban Banjir Bandang Tibet, Minta Pemerintah Australia, Nepal, dan China Terbuka

Suami Cari Istri Korban Banjir Bandang Tibet, Minta Pemerintah Australia, Nepal, dan China Terbuka

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:39 WIB

Terkini

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:01 WIB

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:56 WIB

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bocoran iPhone Air 2 Terbaru: Layar 120Hz, Kamera Ganda 48MP, dan Chipset 2nm

Bocoran iPhone Air 2 Terbaru: Layar 120Hz, Kamera Ganda 48MP, dan Chipset 2nm

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:36 WIB

×