Dokumen Intelijen Ukraina: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Paling Muda Kelahiran 1997

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 01 September 2026 | 14:52 WIB
Dokumen Intelijen Ukraina: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Paling Muda Kelahiran 1997
Tentara Rusia
baca 10 detik
  • Intelijen Ukraina merilis data delapan WNI yang diduga direkrut masuk barisan militer Rusia.

  • Para WNI terbujuk janji gaji tinggi, kewarganegaraan singkat, dan tawaran pekerjaan non-tempur.

  • Kemlu RI langsung berkoordinasi dan memverifikasi kebenaran identitas delapan warga negara tersebut.

Suara.com - Laporan resmi dari Foreign Intelligence Service of Ukraine membeberkan daftar lengkap delapan nama warga Indonesia atau WNI jadi tentara bayaran Rusia. Data personal beserta tanggal lahir mereka dipublikasikan secara terbuka di kanal digital resmi lembaga tersebut.

Dokumen resmi FISU mencatat deretan nama WNI yang teridentifikasi masuk dalam struktur tempur angkatan bersenjata Federasi Rusia. Kedelapan nama tersebut mencakup Yuda Putra Pratama lahir 9 Agustus 1997, Haryanto Dwi Kencana lahir 14 Juli 1983, serta Erwanda lahir 5 Agustus 1988.

Daftar tersebut juga mencantumkan Ngangun Hudri Fadli lahir 17 September 1978, Muhammad Syaripudin lahir 3 Agustus 1994, dan M Hadi Maulana lahir 7 April 1987. Dua nama terakhir dalam data tersebut adalah Wahyu Oktavian Iskandar lahir 22 Oktober 1985 serta Helmi Nuraha Hakim lahir 27 Januari 1983.

Pihak intelijen Ukraina menegaskan bahwa bukti pendaftaran para WNI ini terkumpul langsung dari dokumen lapangan. Perilisan identitas ini bertujuan untuk membuka modus perekrutan personel asing di konflik Eropa Timur.

Agen perekrut memanfaatkan tawaran finansial bernilai besar serta fasilitas sosial untuk menarik minat calon korban. Janji manis berupa status kewarganegaraan Rusia yang dipercepat turut menjadi daya pikat utama bagi para pendaftar.

Banyak korban yang tergiur tidak mengetahui secara pasti situasi lapangan dan risiko penempatan tempat mereka dikirim. Pihak perekrut sengaja menyamarkan penugasan militer dengan iming-iming pekerjaan non-tempur.

"Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina telah memperoleh dokumen tentang setidaknya delapan warga negara Indonesia yang direkrut ke dalam barisan tentara pendudukan RF," demikian pernyataan FISU di situs resminya, dikutip dari DW Jerman.

Para rekrutan sering kali tidak menguasai kondisi geopolitik di kawasan konflik kawasan Eropa Timur tersebut. Mereka menandatangani kontrak penugasan tanpa memperoleh gambaran utuh mengenai bahaya di area pertempuran.

Pihak FISU menilai strategi penawaran kerja ini mengeksploitasi keterbatasan informasi dari para pencari kerja luar negeri. Iming-iming jaminan hidup yang melimpah kerap melenyapkan kewaspadaan para korban.

baca juga

"Janji berupa bayaran tinggi, tugas non-tempur, percepatan kewarganegaraan Rusia, dan tunjangan sosial menarik minat orang-orang yang-sering kali-tidak mengetahui ke mana sebenarnya mereka akan dikirim," tulis FISU.

Krisis geopolitik Rusia dan Ukraina yang terus berlanjut memicu kebutuhan personel militer dalam jumlah besar di garis depan. Situasi ini mendorong pemanfaatan tenaga kerja asing dari berbagai negara berkembang untuk memperkuat barisan logistik maupun tempur.

Indonesia menganut prinsip politik luar negeri bebas aktif serta melarang keras warganya terlibat dalam pasukan militer negara lain. Pemerintah RI berkomitmen melindungi seluruh warga negara sembari memastikan kepatuhan terhadap hukum nasional yang melarang bergabungnya WNI ke dinas militer asing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Info A1 Intelijen Ukraina, Ini Dia 8 Nama WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

Info A1 Intelijen Ukraina, Ini Dia 8 Nama WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 01 September 2026 | 14:30 WIB

Anak-anak di Ukraina dan Bagaimana Perang Merenggut Masa Kecil Mereka

Anak-anak di Ukraina dan Bagaimana Perang Merenggut Masa Kecil Mereka

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 14:15 WIB

Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:11 WIB

Terkini

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Cara Lapor Kecurangan dan Kendala TKA 2026 ke Posko Pengaduan Ombudsman RI

Cara Lapor Kecurangan dan Kendala TKA 2026 ke Posko Pengaduan Ombudsman RI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:05 WIB

×