- Dua bus Transjakarta Mayasari Bakti mengalami kecelakaan di Jalan Gatot Subroto pada Kamis pagi.
- Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman.
- Mayasari Bakti bertanggung jawab penuh dan Transjakarta melakukan investigasi komprehensif terhadap kecelakaan tersebut.
Suara.com - Peristiwa kecelakaan melibatkan dua unit bus Transjakarta milik operator Mayasari Bakti di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.
Insiden yang melibatkan armada MYS 17021 dan MYS 18190 ini terjadi pada Kamis (3/9/2026) pagi sekitar pukul 08.18 WIB.
Kecelakaan tersebut berlangsung tepat di ruas Jalan Gatot Subroto arah Pluit saat arus lalu lintas sedang padat.
Berdasarkan informasi dari penumpang, pengemudi bus diduga mengantuk karena permohonan cuti duka cita miliknya ditolak perusahaan.
Menanggapi kabar miring tersebut, Kepala Depo Mayasari Bakti Cijantung, Dadan, memberikan klarifikasi tegas mengenai status sang sopir.
“Kalau seandainya mengantuk, ya sebenarnya tinggal bilang saja mengantuk. Kan katanya ada anggota keluarganya yang baru meninggal juga, sebenarnya bisa minta pengganti libur,“ katanya saat dikonfirmasi Suara.com melalui sambungan telepon.
Dadan juga menjelaskan bahwa pengemudi tersebut sebenarnya baru saja kembali bekerja setelah menjalani libur sejak Selasa (1/9/2026) lalu.
“Jadi baru dua hari kerja lagi, dan dia juga shift pagi. Kalau shift pagi itu sebenarnya dari jam 1 siang dia sudah selesai bekerja,“ terangnya.
Namun terlepas apa pun situasinya, pihak Mayasari Bakti menyatakan akan tetap bertanggung jawab penuh serta melakukan evaluasi internal atas peristiwa tersebut.
Sementara itu, pihak PT Transportasi Jakarta turut memberikan pernyataan resmi terkait prioritas penanganan di lapangan.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menekankan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi poin utama perusahaan.
“Fokus utama kami adalah keselamatan dan keamanan pelanggan dan petugas,“ tuturnya dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com hari ini.
Meskipun kondisi kaca depan bus mengalami kerusakan yang cukup parah, dipastikan tidak ada korban dalam insiden ini.
“Para pelanggan telah dievakuasi dengan aman ke Halte Tegal Parang,“ kata Ayu.
Transjakarta pun ikut melakukan investigasi secara komprehensif terhadap operator Mayasari Bakti terkait kecelakaan yang melibatkan armada mereka.