Pansus DPD RI Komitmen Cari Solusi Permanen Soal Konflik dan HAM Papua

Bangun Santoso

Kamis, 03 September 2026 | 14:23 WIB
Pansus DPD RI Komitmen Cari Solusi Permanen Soal Konflik dan HAM Papua
Ketua Pansus Papua DPD RI, Yorrys Raweyai. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Pansus Papua DPD RI berkomitmen menyelesaikan konflik dan pelanggaran HAM di Papua secara adil dan nyata.
  • Pansus berencana turun langsung ke wilayah Papua untuk mendengar aspirasi korban dan masyarakat secara objektif.
  • Komnas HAM mendukung penuh langkah Pansus DPD RI dalam mengatasi dampak konflik serta pengungsi internal di Papua.

Suara.com - Panitia Khusus (Pansus) Papua DPD RI menegaskan komitmennya untuk mengawal penyelesaian konflik keamanan dan persoalan kemanusiaan di Tanah Papua secara objektif, menyeluruh, dan berkeadilan.

Langkah ini diambil untuk memastikan kebijakan pemulihan hak korban pelanggaran HAM masa lalu maupun peristiwa aktual memberikan dampak nyata di lapangan.

Ketua Pansus Papua DPD RI, Yorrys Raweyai, menekankan bahwa penanganan persoalan HAM di Papua tidak boleh terjebak pada tataran laporan administratif semata.

Ia mendesak negara untuk hadir memberikan kepastian hukum dan pemulihan bagi para korban.

“Persoalan HAM di Tanah Papua tidak boleh berhenti pada laporan dan wacana. Negara harus hadir memastikan korban mendapatkan pemulihan, kepastian hukum, dan jaminan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi,” tegas Yorrys di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Yorrys juga memberikan atensi khusus pada konflik keamanan yang masih berlangsung dan mengakibatkan jatuhnya korban dari kalangan sipil serta ribuan warga mengungsi.

Ia meminta setiap peristiwa yang mengandung unsur pelanggaran HAM segera diusut tuntas.

“Setiap korban harus didengar dan setiap peristiwa yang diduga mengandung pelanggaran HAM harus diusut secara serius dan tuntas. Jangan sampai konflik yang terus terjadi membuat penderitaan masyarakat sipil kembali menjadi angka-angka statistik,” ujarnya.

Guna menghasilkan rekomendasi yang konkret, Pansus Papua DPD RI berencana turun langsung ke daerah terdampak di wilayah Papua Tengah, Papua Barat Daya, hingga Papua Selatan.

baca juga

Yorrys menegaskan pentingnya mendengar aspirasi dari akar rumput secara langsung.

“Pansus Papua tidak ingin mengambil kesimpulan dari balik meja. Kami akan mendengar langsung suara korban, masyarakat adat, tokoh agama, pemerintah daerah, aktivis HAM, dan seluruh elemen masyarakat Papua agar rekomendasi yang lahir benar-benar berpijak pada kondisi di lapangan,” kata Yorrys.

Selain isu keamanan, Pansus juga menyoroti dampak Program Strategis Nasional (PSN) terhadap hak masyarakat adat. Yorrys mengingatkan agar kemajuan ekonomi tidak mengorbankan hak ulayat masyarakat.

“Pembangunan memang penting, tetapi pembangunan tidak boleh dibayar dengan hilangnya hak masyarakat adat. Kemajuan Papua harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap HAM dan perlindungan hak-hak masyarakat,” tegasnya.

“Menjaga keutuhan NKRI dan menghormati HAM bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya harus berjalan bersama," sambungnya.

Langkah DPD RI ini mendapat dukungan penuh dari Komisioner Komnas HAM RI, Atnike Nova Sigiro.

Atnike menilai situasi di sejumlah wilayah Papua belum sepenuhnya pulih dari kekerasan yang berdampak pada munculnya pengungsi internal yang kehilangan layanan dasar.

"Konflik di Papua belum sepenuhnya pulih. Dampaknya bukan hanya korban jiwa, tetapi juga persoalan sosial-ekonomi dan pengungsi internal yang kehilangan akses terhadap hak-hak dasar,” tegas Atnike.

Atnike memastikan Komnas HAM siap bersinergi dengan Pansus Papua DPD RI dalam mendorong pemulihan situasi keamanan dan kemanusiaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng Komnas HAM, Pansus DPD RI Segera Investigasi Pelanggaran HAM dan Masalah PSN Papua

Gandeng Komnas HAM, Pansus DPD RI Segera Investigasi Pelanggaran HAM dan Masalah PSN Papua

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:17 WIB

Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua

Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 12:45 WIB

Saat Satu Pohon di Papua Ditebang, Satu Kata Ikut Hilang

Saat Satu Pohon di Papua Ditebang, Satu Kata Ikut Hilang

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 12:50 WIB

Baku Tembak di Yahukimo: 4 Anggota OPM Batalyon Eden Sawi Tewas saat Markasnya Digerebek

Baku Tembak di Yahukimo: 4 Anggota OPM Batalyon Eden Sawi Tewas saat Markasnya Digerebek

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:03 WIB

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:54 WIB

Sederet Program Penting Komnas HAM Anggarannya 'Nol Rupiah', Aduan Rakyat Terancam Terhambat

Sederet Program Penting Komnas HAM Anggarannya 'Nol Rupiah', Aduan Rakyat Terancam Terhambat

News | Selasa, 01 September 2026 | 17:57 WIB

Komnas HAM Siapkan Rapor Kinerja Polri, Ada 15 Kategori Penilaian

Komnas HAM Siapkan Rapor Kinerja Polri, Ada 15 Kategori Penilaian

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih

Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:20 WIB

Tegaskan Bukan Hadiah, Kejagung Terima Opini WTP ke-10 dari BPK RI

Tegaskan Bukan Hadiah, Kejagung Terima Opini WTP ke-10 dari BPK RI

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:19 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lari Pria Terbaik untuk Pemula, Bantalan Responsif dan Nyaman

5 Rekomendasi Sepatu Lari Pria Terbaik untuk Pemula, Bantalan Responsif dan Nyaman

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 14:18 WIB

Cara Mendapatkan Asuransi Mobil Gratis Melalui Lelang Kendaraan AUKSI

Cara Mendapatkan Asuransi Mobil Gratis Melalui Lelang Kendaraan AUKSI

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 14:18 WIB

Pemprov Riau Berencana Kembali Buka Program Pemutihan Pajak Kendaraan

Pemprov Riau Berencana Kembali Buka Program Pemutihan Pajak Kendaraan

Riau | Kamis, 03 September 2026 | 14:15 WIB

Emas Termasuk Logam atau Mineral? Ini Penjelasan Sainsnya

Emas Termasuk Logam atau Mineral? Ini Penjelasan Sainsnya

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 14:15 WIB

Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance

Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 14:15 WIB

"Baby Udon", Film Dari Kisah Nyata Resmi Tayang di Bioskop Seluruh Indonesia Mulai Hari Ini!

"Baby Udon", Film Dari Kisah Nyata Resmi Tayang di Bioskop Seluruh Indonesia Mulai Hari Ini!

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 14:13 WIB

Wajah Baru TPA Tamangapa: Bau Berkurang, Tapi Appi Masih Beri Peringatan Keras

Wajah Baru TPA Tamangapa: Bau Berkurang, Tapi Appi Masih Beri Peringatan Keras

Sulsel | Kamis, 03 September 2026 | 14:11 WIB

Tiket Ludes Terjual, Hot Wheels Monster Trucks Live Glow-N-Fire Tambah Show Baru di Indonesia

Tiket Ludes Terjual, Hot Wheels Monster Trucks Live Glow-N-Fire Tambah Show Baru di Indonesia

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 14:11 WIB

×