3 Warga SAD Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI di Jambi, Polisi: Proses Sesuai Hukum

Bangun Santoso

Kamis, 03 September 2026 | 18:40 WIB
3 Warga SAD Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI di Jambi, Polisi: Proses Sesuai Hukum
Ilustrasi pengeroyokan. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Polres Sarolangun menetapkan tiga warga SAD sebagai tersangka pengeroyokan anggota TNI di perkebunan sawit Jambi.
  • Insiden penyerangan tersebut terjadi pada Jumat, 28 Agustus, karena ketegangan akibat dugaan pencurian buah sawit.
  • Dua warga SAD positif narkoba menjalani rehabilitasi, sementara sembilan orang lainnya yang tidak terlibat telah dipulangkan.

Suara.com - Penyidik Satreskrim Polres Sarolangun secara resmi menetapkan tiga orang warga Suku Anak Dalam (SAD) sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap personel TNI AD.

Dari informasi, insiden kekerasan yang sempat viral di media sosial ini terjadi saat anggota TNI tengah menjalankan tugas patroli di salah satu perkebunan sawit di wilayah Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Ketiga tersangka yang kini harus berhadapan dengan hukum tersebut merupakan warga kelompok Air Panas dengan inisial R, B, dan D.

Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan mendalam, pemeriksaan saksi-saksi, serta pengumpulan alat bukti yang sah di lapangan.

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah mengungkapkan bahwa keputusan untuk menaikkan status ketiga warga SAD tersebut menjadi tersangka diambil melalui mekanisme gelar perkara yang transparan.

Polisi memastikan bahwa seluruh proses hukum yang berjalan didasarkan pada fakta-fakta yang ditemukan oleh penyidik di lokasi kejadian.

"Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara dengan mempertimbangkan fakta-fakta hukum, keterangan saksi, dan alat bukti yang telah diperoleh penyidik. Proses selanjutnya akan kami laksanakan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku," kata Wendi, dikutip Kamis (3/9/2026).

Selain menetapkan tiga orang tersangka pengeroyokan, polisi juga mengungkap fakta lain terkait warga SAD yang sempat diamankan.

Dari hasil pemeriksaan urine, terdapat dua warga SAD lainnya berinisial J dan R yang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

baca juga

Terhadap keduanya, pihak kepolisian akan melakukan langkah rehabilitasi melalui koordinasi dengan instansi terkait.

"Keduanya akan dilakukan asesmen di BNNP Jambi," ujar AKBP Wendi menambahkan mengenai nasib dua warga yang positif narkoba tersebut.

Sementara itu, sembilan orang warga SAD lainnya yang sempat diamankan untuk dimintai keterangan telah dipulangkan oleh pihak kepolisian.

Kepulangan mereka dilakukan setelah penyidik memastikan bahwa mereka tidak terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan terhadap anggota TNI AD Yonif 896/Serumpun Pseko.

Peristiwa pengeroyokan ini sendiri bermula dari ketegangan yang terjadi di area kebun sawit PT Sari Aditya Loka (SAL), Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Sarolangun, pada Jumat (28/8).

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di platform media sosial, terlihat sekelompok warga SAD melakukan penyerangan secara fisik terhadap anggota TNI yang sedang bertugas.

Ketegangan dipicu oleh adanya dugaan pencurian buah sawit di lokasi perusahaan tersebut oleh kelompok warga SAD.

Anggota TNI yang mendapatkan laporan dari petugas keamanan perusahaan kemudian mencoba memberikan teguran secara persuasif.

Namun, teguran tersebut justru berujung pada aksi penyerangan yang mengakibatkan lima anggota TNI mengalami luka-luka akibat dikeroyok.

Menanggapi situasi yang sempat memanas, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah memastikan bahwa penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional dan objektif.

Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi supremasi hukum tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

“Kami mengapresiasi langkah para pihak yang memilih untuk menyerahkan diri dan menyelesaikan persoalan ini melalui proses hukum," katanya sebagaimana dilansir Antara, Senin.

Proses penyerahan diri para pelaku menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus ini. Pada Minggu (30/8), lima warga SAD dari kelompok Air Panas, yakni R, D, W, Rn, dan J, mendatangi Mapolres Sarolangun untuk menyerahkan diri secara sukarela.

Kedatangan mereka didampingi oleh aparat Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh masyarakat setempat seperti H. Jailani, Temenggung Nangkus, dan Jenang Jalaludin.

Saat tiba di Mapolres Sarolangun sekitar pukul 17.20 WIB, kelima warga tersebut langsung diterima oleh petugas.

Dalam pendataan awal, diketahui bahwa para warga SAD ini belum memiliki identitas resmi berupa KTP.

Selain kelima orang tersebut, dua warga lainnya berinisial B dan N juga dilaporkan berencana menyerahkan diri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Di sisi lain, penyidik Satreskrim Polres Sarolangun terus memperkuat konstruksi hukum dengan memeriksa sejumlah saksi dari pihak TNI-AD Yonif 896/Serumpun Pseko.

Keterangan dari para korban dan saksi mata di lokasi sangat diperlukan untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh dan mendalam.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, baik keluarga tersangka maupun masyarakat luas, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar.

Ia meminta semua pihak untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat kepolisian.

“Percayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian dan hormati proses hukum yang sedang berjalan,” tegasnya.

Hingga saat ini, situasi keamanan di wilayah Sarolangun, khususnya di sekitar Mapolres dan area perkebunan PT SAL, dilaporkan tetap kondusif.

Polres Sarolangun bersama jajaran terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif guna mencegah adanya aksi balasan maupun gesekan antar kelompok di tengah masyarakat.

“Yang paling utama saat ini adalah menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kami terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan semua pihak agar tidak terjadi aksi lanjutan maupun gesekan di tengah masyarakat,” kata AKBP Wendi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prajurit Hadir di Miss Transgender Dunia Pakai Seragam Dinas, Mabes TNI Bakal Periksa dan Evaluasi

Prajurit Hadir di Miss Transgender Dunia Pakai Seragam Dinas, Mabes TNI Bakal Periksa dan Evaluasi

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:46 WIB

Geger TNI vs Suku Anak Dalam di Jambi, Potret Dosa Warisan Konflik Agraria?

Geger TNI vs Suku Anak Dalam di Jambi, Potret Dosa Warisan Konflik Agraria?

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:09 WIB

Polisi Bantah Pengeroyok Pedagang Pejompongan Kelompok Tertentu, Minta Publik Tak Spekulasi

Polisi Bantah Pengeroyok Pedagang Pejompongan Kelompok Tertentu, Minta Publik Tak Spekulasi

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:10 WIB

Sketsa Wajah Rampung, Polisi Kantongi Hasil Visum Korban Pengeroyokan di Pejompongan

Sketsa Wajah Rampung, Polisi Kantongi Hasil Visum Korban Pengeroyokan di Pejompongan

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:09 WIB

Diungkap Polisi, Ini Tampang 2 Terduga Pelaku Pengeroyokan di Pejompongan

Diungkap Polisi, Ini Tampang 2 Terduga Pelaku Pengeroyokan di Pejompongan

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:26 WIB

32 Paket Proyek Pemkab Muaro Jambi Diadukan ke KPK, Diklaim Rugikan Negara Rp50 Miliar

32 Paket Proyek Pemkab Muaro Jambi Diadukan ke KPK, Diklaim Rugikan Negara Rp50 Miliar

News | Rabu, 02 September 2026 | 13:44 WIB

Prabowo Panggil Panglima TNI-Kapolri ke Hambalang, Bahas Situasi Nasional dan Karhutla

Prabowo Panggil Panglima TNI-Kapolri ke Hambalang, Bahas Situasi Nasional dan Karhutla

News | Rabu, 02 September 2026 | 08:25 WIB

Terkini

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

×