Bulog Turun Langsung ke Pasar di Seluruh Indonesia, Pantau Pasokan dan Harga Beras

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Sabtu, 05 September 2026 | 16:18 WIB
Bulog Turun Langsung ke Pasar di Seluruh Indonesia, Pantau Pasokan dan Harga Beras
Perum Bulog mengerahkan jajaran di seluruh Indonesia untuk turun langsung ke pasar memastikan ketersediaan pasokan dan harga beras tetap terkendali. (Dok: Bulog)

Suara.com - Perum Bulog mengerahkan jajaran di seluruh Indonesia untuk turun langsung ke pasar secara serentak guna memastikan ketersediaan pasokan sekaligus menjaga harga beras dan kebutuhan pokok tetap terkendali. Gerakan Pangan Murah/ Operasi Pasar ini menjadi langkah konkret Bulog dalam memperkuat stabilisasi pangan, dengan memastikan kondisi pasar dipantau langsung dari lapangan sehingga setiap potensi kenaikan harga maupun gangguan pasokan dapat diantisipasi dan ditangani sedini mungkin.

Operasi pasar serentak tersebut diawali dengan koordinasi nasional melalui video conference (Zoom) yang dipimpin langsung Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. bersama Direktur SPHP Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono serta seluruh Pemimpin Wilayah dan Pemimpin Cabang Bulog. Dari pasar di wilayah masing-masing, jajaran Bulog mengikuti koordinasi sekaligus melaksanakan monitoring dan operasi pasar secara bersamaan di berbagai daerah di Indonesia untuk mengecek harga, ketersediaan komoditas, kelancaran distribusi, serta memastikan intervensi pangan berjalan efektif.

Langkah tersebut didukung oleh kondisi stok beras pemerintah yang kuat. Per 5 September 2026, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog tercatat sekitar 4,9 juta ton dan tersebar di jaringan pergudangan seluruh Indonesia. Di sisi hilir, penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Periode 2026 hingga 5 September 2026 telah mencapai sekitar 756 ribu ton. Kekuatan stok dan besarnya realisasi penyaluran tersebut memberikan ruang yang memadai bagi Bulog untuk terus melakukan intervensi pasar secara terukur dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan beras bagi masyarakat.

Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menegaskan bahwa pengawasan langsung ke pasar menjadi bagian penting dari langkah antisipatif Bulog dalam menjaga stabilitas pangan. “Kami mengantisipasi bukan hanya pengaduan, tetapi kami mengantisipasi akan kenaikan inflasi. Itu yang paling utama. Karena penugasan Bulog yang paling utama adalah menjaga stabilisasi harga,” tegas Ahmad Rizal saat melakukan monitoring pasar di Jakarta, Sabtu (5/9).

Ahmad Rizal bersama Direktur Operasi Perum Bulog Andi Afdal dan Direktur Pemasaran Perum Bulog Rahmanto Amin Jatmiko melakukan monitoring dan inspeksi langsung di Pasar Jatinegara dan Pasar Rawamangun. Jajaran Bulog berdialog dengan pedagang sekaligus mengecek harga dan ketersediaan beras di tingkat pasar untuk memastikan distribusi beras SPHP berjalan dengan baik. Bulog juga mendorong penguatan pasokan beras premium serta komoditas pangan lainnya agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar dan terjangkau.

Monitoring serentak dilakukan sebagai langkah preventif untuk merespons dinamika harga pangan secara cepat. Dalam pelaksanaannya, Bulog berkolaborasi dengan Satgas Pangan, TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola pasar, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut memungkinkan pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ketersediaan stok, distribusi hingga harga di tingkat konsumen, sehingga apabila ditemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar dapat segera dilakukan langkah korektif di lapangan.

Untuk semakin memperkuat pasokan di pasar, Bulog juga telah berkoordinasi dengan jaringan ritel modern di seluruh Indonesia dan menyiapkan penggelontoran 110.000 ton beras dalam satu bulan, terdiri atas 75.000 ton beras premium dan 35.000 ton beras medium. Pasokan tersebut akan disalurkan secara bertahap melalui jaringan ritel modern maupun pasar-pasar yang menjadi titik pemantauan harga pangan, sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap beras dengan harga yang kompetitif.

Penguatan distribusi ini sekaligus menjadi instrumen Bulog untuk memperbesar pasokan di tingkat konsumen ketika terjadi tekanan harga. Kehadiran jajaran BBulog secara langsung di lapangan memungkinkan perusahaan memperoleh gambaran kondisi pasar secara riil, bukan semata berdasarkan laporan. Bersama Satgas Pangan dan pemerintah daerah, hasil pemantauan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah intervensi yang diperlukan agar pasokan tetap lancar dan harga tidak bergerak di luar kewajaran.

Melalui penguatan stok, percepatan penyaluran SPHP, penambahan pasokan beras premium, operasi pasar, serta pengawasan langsung secara serentak, Bulog dan Bapanas memastikan seluruh instrumen yang dimiliki terus dioptimalkan untuk menjaga stabilitas pangan nasional. Kolaborasi dengan pemerintah, aparat, pelaku pasar, jaringan ritel modern dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar pasokan tersedia secara merata dan masyarakat di seluruh Indonesia dapat memperoleh pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau. ***

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 15:39 WIB

GEMPAR Hadir di 5 Pasar, Tumbuhkan Ekonomi Sleman yang Lebih Tangguh

GEMPAR Hadir di 5 Pasar, Tumbuhkan Ekonomi Sleman yang Lebih Tangguh

Video | Sabtu, 05 September 2026 | 13:16 WIB

Anker Satukan Lima Merek, Siapkan Babak Baru Teknologi untuk Konsumen Indonesia

Anker Satukan Lima Merek, Siapkan Babak Baru Teknologi untuk Konsumen Indonesia

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 13:03 WIB

Statistik Gacor Mitchell Baker Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 Pelatih Buka Suara

Statistik Gacor Mitchell Baker Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 Pelatih Buka Suara

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 15:00 WIB

Ketika Makan Bergizi Gratis Berubah Menjadi Ancaman: Negara Harus Bertindak

Ketika Makan Bergizi Gratis Berubah Menjadi Ancaman: Negara Harus Bertindak

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 08:00 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Terkini

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×