Jakarta Terimbas Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Batuk dan Keluhkan Rumah Cepat Kotor!

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Senin, 07 September 2026 | 11:01 WIB
Jakarta Terimbas Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Batuk dan Keluhkan Rumah Cepat Kotor!
Aktivitas warga Jakarta di tengah dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi sejak Jumat, 4 September 2026.
  • Abu vulkanik erupsi tersebut menyelimuti wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya mulai Minggu, 6 September 2026.
  • Paparan abu vulkanik mengotori kendaraan warga serta memicu keluhan gangguan kesehatan berupa batuk.

Suara.com - Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai terasa di Jakarta. Sejumlah warga mengeluhkan debu halus yang membuat mobil dan rumah cepat kotor, bahkan mulai memicu batuk saat beraktivitas di luar ruangan.

Sebaran abu vulkanik mulai menyelimuti ruang udara DKI Jakarta sejak Minggu (6/9/2026), sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) malam.

Di Jakarta Selatan, keluhan warga mulai muncul seiring paparan abu vulkanik.

Raswid, seorang pengemudi taksi online, mengaku harus berulang kali membersihkan bagian luar mobilnya yang tertutup material abu.

"Saya udah berapa kali ini bersihin kaca mobil," keluhnya saat berbincang dengan Suara.com di sela aktivitasnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).

Keluhan serupa disampaikan Nina, warga Pondok Labu, Jakarta Selatan. Ia mengaku harus berkali-kali menyapu teras rumah karena kembali dipenuhi debu.

"Jadi harus sapuin teras rumah terus ini. Ada kali barang sepuluh kali bolak-balik sapuin biar nggak berdebu," tuturnya.

Tak hanya soal kebersihan, paparan abu juga mulai dirasakan pada kesehatan warga.

Fia, warga Pondok Labu lainnya, mengaku mulai menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah setelah merasakan gangguan pada saluran pernapasan.

baca juga

"Mulai berasa soalnya di pernapasan, bikin batuk," ucapnya.

Imbauan untuk Warga

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan sejumlah imbauan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

Warga diminta menggunakan masker ketika keluar rumah. Abu yang mengendap juga disarankan dibasahi terlebih dahulu sebelum dibersihkan agar partikelnya tidak kembali beterbangan ke udara.

Pemprov DKI juga mengimbau kelompok rentan, seperti ibu hamil, anak-anak, dan lansia, mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi udara terdampak abu vulkanik.

"Jakarta tetap beraktivitas seperti biasa dengan kewaspadaan yang proporsional. Ikuti informasi resmi, lindungi diri dan keluarga, tetap tenang, tetap waspada," tegas Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Napas Anak Cepat Akibat Abu Krakatau? Jangan Tunggu Parah, Segera Lakukan Langkah Ini!

Napas Anak Cepat Akibat Abu Krakatau? Jangan Tunggu Parah, Segera Lakukan Langkah Ini!

News | Senin, 07 September 2026 | 10:50 WIB

Partikel Abu Krakatau Bisa Masuk Alveolus Paru, Ini 5 Bahaya dan Cara Mencegahnya!

Partikel Abu Krakatau Bisa Masuk Alveolus Paru, Ini 5 Bahaya dan Cara Mencegahnya!

News | Senin, 07 September 2026 | 10:35 WIB

Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September

Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September

News | Senin, 07 September 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×