Ia meminta laporan disampaikan tepat waktu dengan dokumen pendukung yang lengkap serta mengingatkan kepala sekolah untuk menjadi contoh bagi seluruh jajarannya.
“Jangan Bapak-Ibu sekalian ngajari anak buah, tapi justru menjadi teladan agar budaya korupsi tidak berkembang di Sekolah Rakyat,” ujar Gus Ipul.
Di tengah berbagai tantangan yang ada, dalam kesempatan ini Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah yang telah bekerja keras sejak awal penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Pemerintah sejauh ini telah berhasil membangun 93 Sekolah Rakyat permanen dalam waktu kurang dari satu tahun. Ditambah sekolah rintisan yang masih aktif, total Sekolah Rakyat yang kini beroperasi mencapai 182 titik.
Jumlah Sekolah Rakyat akan terus bertambah. Pemerintah menargetkan setiap kabupaten/kota memiliki sedikitnya satu Sekolah Rakyat agar semakin banyak anak-anak dari keluarga tidak mampu mendapatkan akses pendidikan yang layak dan keluarganya bebas dari jerat kemiskinan. ***