Cerita Komika Malaysia Terjebak di Jakarta karena Erupsi Anak Krakatau, Terpaksa ke KL dari Yogya

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 08 September 2026 | 11:41 WIB
Cerita Komika Malaysia Terjebak di Jakarta karena Erupsi Anak Krakatau, Terpaksa ke KL dari Yogya
Para penumpang melakukan antrean di Bandara Soekarno Hatta [Jehan/Suarabanten.id]
baca 10 detik
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau melumpuhkan 2.300 penerbangan dan berdampak pada 270.000 penumpang.

  • Penutupan delapan bandara memaksa para pengguna jasa aviasi beralih ke moda transportasi darat.

  • Lonjakan pemesanan menyebabkan tiket kereta api habis terjual dan perjalanan penumpang membengkak puluhan jam.

Suara.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau memicu kekacauan transportasi massal di Indonesia hingga memaksa ratusan ribu penumpang beralih ke jalur darat. Penutupan delapan bandara utama membuat harga tiket pesawat melonjak drastis dan tiket kereta api ludes terjual.

Pembatalan penerbangan secara mendadak mendesak para pelancong mengatur ulang jadwal perjalanan mereka di tengah terbatasnya moda transportasi alternatif. Sebagian besar penumpang terpaksa menempuh perjalanan darat belasan hingga puluhan jam demi sampai ke tempat tujuan.

Komika asal Malaysia, Jason Leong, menjadi salah satu korban pembatalan penerbangan Batik Air dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Selangor pada Minggu pagi. Ia memilih terbang melalui Yogyakarta setelah membatalkan rencana penerbangan dari Bandung maupun Surabaya.

Penampakan fasilitas Game Corners di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Suara.com/Lilis)
Penampakan fasilitas Game Corners di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Suara.com/Lilis)

Demi mengejar jadwal terbang ke Kuala Lumpur pada Senin sore, Leong harus naik kereta api selama enam jam dari Jakarta menuju Yogyakarta. Keputusannya diambil karena Bandung tidak memiliki penerbangan langsung, sementara Surabaya berdekatan dengan aktivitas erupsi Gunung Semeru.

"Saya harus mengatakan bahwa pengaturan dilakukan dengan mudah, tetapi mungkin itu juga karena saya sering bepergian untuk urusan pekerjaan," kata Leong, dikutip dari CNA.

Leong juga mengapresiasi kejelasan informasi serta pembaruan data cuaca dan erupsi dari otoritas Bandara Soekarno-Hatta serta instansi pemerintah terkait.

"Komunikasi dari pihak berwenang bandara sangat jelas dan terus diperbarui, begitu pula informasi dari lembaga-lembaga terkait," ujarnya.

Pengalaman lebih berat dialami oleh travel influencer Achmad Rifyannur yang terjebak pembatalan penerbangan rute Bali menuju Jakarta. Rencana penerbangan singkat selama dua jam berubah menjadi perjalanan darat dan laut yang menguras energi selama 27 jam.

Upaya Achmad memesan tiket pesawat pengganti menuju Bandung juga gagal akibat penutupan ruang udara akibat abu vulkanik. Ia akhirnya memilih rute darat dengan menyeberangi Selat Bali dari Gilimanuk ke Ketapang sebelum melanjutkan perjalanan naik kereta api.

baca juga

Habisnya tiket kereta langsung menuju Jakarta memaksa Achmad berganti armada kereta api beberapa kali di Jawa Timur.

"Apa yang seharusnya menjadi perjalanan singkat dari Bali ke Jakarta kini memakan waktu sekitar 27 jam," ungkap Achmad.

Kementerian Perhubungan mencatat sekitar 2.300 penerbangan dibatalkan, ditunda, atau dialihkan hingga Senin pagi. Keputusan penutupan sementara delapan bandara ini memengaruhi rencana perjalanan lebih dari 270.000 penumpang di seluruh Indonesia.

Meskipun Bandara Atung Bungsu di Sumatra Selatan sudah beroperasi kembali, gangguan penerbangan di Banten dan wilayah lain masih melumpuhkan mobilitas nasional. Luasnya paparan sebaran abu vulkanik memaksa regulator menghentikan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta demi keselamatan penerbangan.

Sejarah mencatat bahwa letusan gunung berbabahaya di Selat Sunda ini selalu membawa dampak signifikan terhadap jalur perhubungan udara dan laut regional. Abu vulkanik berpotensi mematikan mesin pesawat sehingga penutupan ruang udara menjadi prosedur wajib dalam mitigasi bencana aviasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Asing Sambut Bandara Soetta Kembali Dibuka Setelah Lumpuh karena Abu Anak Krakatau

Media Asing Sambut Bandara Soetta Kembali Dibuka Setelah Lumpuh karena Abu Anak Krakatau

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:12 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:06 WIB

Niat Pulang ke Indonesia, Raditya Dika Tertahan di Qatar Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Niat Pulang ke Indonesia, Raditya Dika Tertahan di Qatar Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 10:12 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×