KPK Cecar Eks Honorer Kemenag soal Mobil Mewah hingga Gelang Berlian

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 08 September 2026 | 12:28 WIB
KPK Cecar Eks Honorer Kemenag soal Mobil Mewah hingga Gelang Berlian
Pengadilan Tipikor Jakarta kasus korupsi kuota haji pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). (Suara.com/Dea)
baca 10 detik
  • Jaksa KPK mencecar saksi Ridwan Kurniawan terkait pembelian barang mewah dari kasus korupsi kuota haji di PN Tipikor Jakarta, Selasa (8/9/2026).
  • Ridwan mengakui membeli mobil dan tas mewah menggunakan uang percepatan penyelenggaraan haji yang kini telah dikembalikan kepada pihak PIHK.
  • Kasus korupsi kuota haji yang menyeret empat terdakwa ini mengakibatkan total kerugian keuangan negara mencapai sekitar Rp622 miliar.

Suara.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar mantan tenaga honorer Kementerian Agama (Kemenag) Ridwan Kurniawan mengenai sejumlah barang bukti berupa mobil Honda BR-V, Range Rover, tas mewah berbagai merek, hingga gelang berlian.

Hal tersebut terungkap saat Ridwan diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pembagian kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024.

“Sudah disita ya?” tanya jaksa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).

“Iya, saya kembalikan,” jawab Ridwan.

Jaksa kemudian menanyakan sumber uang yang digunakan Ridwan untuk membeli sejumlah barang tersebut.

“Uang untuk membeli bersumber dari mana? Apakah dari percepatan PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus)?” cecar jaksa.

“Sepertinya,” jawab Ridwan.

Dalam persidangan, Ridwan juga mengakui pernah menerima uang dari sejumlah PIHK untuk mempercepat penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024. Namun, dia mengaku telah mengembalikan uang tersebut kepada pihak PIHK.

Empat Terdakwa

baca juga

Dalam perkara dugaan korupsi kuota dan penyelenggaraan haji ini, terdapat empat terdakwa.

Mereka adalah Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham dan Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Kesatuan Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Aziz Taba.

Dua terdakwa lainnya adalah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan eks staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.

Jaksa sebelumnya membeberkan sumber kerugian negara dalam perkara tersebut yang mencapai sekitar Rp622 miliar.

Kerugian tersebut berasal dari tiga sumber utama, yakni:

1. Selisih penerimaan dengan pengeluaran PIHK atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 untuk jemaah haji khusus yang seharusnya tidak berhak berangkat, senilai Rp438.218.328.446,48 atau sekitar Rp438,2 miliar.

2. Penerimaan PIHK dari penjualan kuota petugas haji khusus tahun 2024 senilai Rp39.954.729.719,93 atau sekitar Rp39,9 miliar.

3. Fee percepatan pengisian kuota haji khusus tambahan tahun 2023 dan 2024 untuk jemaah haji khusus yang seharusnya tidak berhak berangkat, senilai Rp143.917.149.000 atau sekitar Rp143,9 miliar.

Jika dijumlahkan, ketiga komponen tersebut mencapai sekitar Rp622 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

News | Senin, 07 September 2026 | 22:12 WIB

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 22:04 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:58 WIB

Terkini

Gemini 4 Argon Bikin Robot Belajar Melempar Bola, 7 Kali Berhasil Berturut-turut

Gemini 4 Argon Bikin Robot Belajar Melempar Bola, 7 Kali Berhasil Berturut-turut

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Alfred Young Sugiri Pianis Bandung Tampil Memukau di Eropa, Momentum Benahi Musik Klasik Indonesia

Alfred Young Sugiri Pianis Bandung Tampil Memukau di Eropa, Momentum Benahi Musik Klasik Indonesia

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:17 WIB

Gaji PNS Bisa Telat Jika Dibayar dari KDMP, Bank Daerah Ikut Terancam

Gaji PNS Bisa Telat Jika Dibayar dari KDMP, Bank Daerah Ikut Terancam

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Daftar Shio Paling Hoki di Kuartal Akhir Tahun 2026

Daftar Shio Paling Hoki di Kuartal Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:15 WIB

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:15 WIB

IHSG Masih Betah di Level 5.900, Pantau MEDC

IHSG Masih Betah di Level 5.900, Pantau MEDC

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho

Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:01 WIB

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar

Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:54 WIB

×