Lahan Bekas Karhutla Diduga Jadi Kebun Sawit, Puan Maharani Minta Diselidiki

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 08 September 2026 | 13:06 WIB
Lahan Bekas Karhutla Diduga Jadi Kebun Sawit, Puan Maharani Minta Diselidiki
Puan Maharani Desak Penyelidikan Temuan Lahan Karhutla Berubah Jadi Kebun Sawit. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Ketua DPR Puan Maharani menuntut pengusutan hukum atas dugaan alih fungsi lahan bekas kebakaran menjadi perkebunan sawit.
  • Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penyelidikan setelah menerima laporan BNPB terkait kesengajaan pembakaran hutan di berbagai daerah.
  • Kepolisian mencatat telah memproses dua ratus laporan dan mengamankan seratus tiga puluh delapan orang pelaku pembakaran hutan.

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan atensi serius terhadap laporan mengenai adanya lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diduga beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. 

Puan menegaskan bahwa praktik tersebut harus segera diusut secara hukum.

Puan meminta instansi terkait untuk segera melakukan investigasi guna memastikan apakah kebakaran yang terjadi selama ini memiliki kaitan dengan upaya pembukaan lahan secara ilegal untuk kepentingan industri.

"Dan tadi seperti ditanyakan, apakah hal-hal yang terkait karhutla kemudian sudah berubah alih fungsi, kami akan meminta pihak yang terkait untuk menyelidiki hal itu," ujar Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (8/9/2026).

Lebih lanjut, Puan menekankan bahwa alih fungsi lahan dari kawasan hutan yang terbakar menjadi perkebunan adalah tindakan yang tidak dibenarkan oleh aturan. 

Ia menuntut adanya ketegasan dari pihak berwenang dalam menindaklanjuti temuan tersebut.

"Dan itu seharusnya tidak boleh terjadi dan harus segera diselidiki, gitu," tegas Puan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto heran terhadap temuan bahwa lokasi kebakaran hutan justru menjadi lahan untuk penanaman sawit. Prabowo meminta ada penyelidikan.

Perintah itu disampaikan usai Prabowo menerima laporan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dalam rapat terbatas secara daring, Senin (7/9/2026).

baca juga

Kepada Prabowo, Suharyanto menyampaikan memang ada upaya kesengajaan untuk membakar hutan dan lahan. Terbukti, ada pelaku yang ditangkap di Jambi. Berdasarkan keterangan, pelaku mengaku merupakan orang suruhan untuk membakar hutan dengan imbalan Rp500 ribu. 

“Diberi uang dan kemudian di Kalimantan Barat terlihat di gambar lokasi yang baru saja kebakar, belum selesai kebakarannya di tempat lain, lokasi itu sudah berubah jadi rencana penanaman pohon, pohon sawit,” kata Suharyanto.

“Berapa oknum yang ditangkap?” tanya Prabowo. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kepolisian sudah memproses 200 laporan. Berdasarkan laporan, polisi mengamankan sebanyak 138 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Mendominasi Bencana di Indonesia, BNPB Catat 627 Kejadian hingga 7 September

Karhutla Mendominasi Bencana di Indonesia, BNPB Catat 627 Kejadian hingga 7 September

News | Selasa, 08 September 2026 | 12:48 WIB

Kabut Asap Kian Parah, Anwar Ibrahim Singgung Perusahaan yang Terlibat Karhutla

Kabut Asap Kian Parah, Anwar Ibrahim Singgung Perusahaan yang Terlibat Karhutla

News | Selasa, 08 September 2026 | 12:44 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Terkini

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:39 WIB

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:28 WIB

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:26 WIB

×