Wacana Dwi Kewarganegaraan, Diaspora Belum Tentu Pulang, Apa yang Kurang dari Indonesia?

Galih Prasetyo

Selasa, 08 September 2026 | 15:43 WIB
Wacana Dwi Kewarganegaraan, Diaspora Belum Tentu Pulang, Apa yang Kurang dari Indonesia?
Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan hangat dari diaspora serta pelajar Indonesia di Swiss, saat tiba di hotel tempat ia bermalam selama di Swiss. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengkaji skema kewarganegaraan ganda terbatas bagi diaspora berkeahlian strategis pada 14 Agustus 2026.
  • Kebijakan tersebut disambut positif oleh diaspora, tetapi mereka masih membutuhkan kejelasan terkait detail aturannya.
  • Hukum Indonesia saat ini belum mengakui dwi kewarganegaraan sehingga rencana ini masih dalam tahap kajian.

Suara.com - Rencana pemerintah Indonesia membuka peluang kewarganegaraan ganda secara terbatas mendapat sambutan positif dari diaspora Indonesia di berbagai negara.

Namun, kebijakan tersebut dinilai masih membutuhkan kejelasan sebelum benar-benar mampu menarik talenta diaspora untuk kembali berkontribusi di Tanah Air.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan pemerintah tengah mengkaji skema kewarganegaraan ganda bagi warga diaspora dengan keahlian strategis.

Mereka antara lain ilmuwan, dokter, insinyur, pakar kecerdasan buatan (AI), peneliti, pengusaha, seniman hingga atlet, terutama pesepak bola.

Dalam pidatonya pada 14 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rancangan anggaran 2027, Prabowo mengatakan Indonesia memiliki diaspora dalam jumlah jutaan orang.

“Kita tidak boleh memaksa talenta terbaik Indonesia memilih antara kesempatan untuk berkarya di panggung global dan ikatan mereka dengan tanah air,” kata Prabowo.

Paspor Indonesia dan koper perjalanan sebagai ilustrasi mobilitas tenaga kerja dan perbatasan negara. (Foto: Pexels / Yazid N)
Paspor Indonesia dan koper perjalanan sebagai ilustrasi mobilitas tenaga kerja dan perbatasan negara. (Foto: Pexels / Yazid N)

Diaspora Sambut Positif

Wacana tersebut membuka harapan bagi diaspora Indonesia yang selama ini harus memilih kewarganegaraan lain karena pekerjaan, keluarga maupun kebutuhan karier.

Salah satunya Vivi Fajar, warga Indonesia yang telah tinggal di Amerika Serikat selama sekitar dua dekade bersama suami dan tiga anaknya.

baca juga

Ia mengaku mulai mempertimbangkan kewarganegaraan Amerika setelah mengetahui rencana pemerintah Indonesia.

Bagi Vivi, kewarganegaraan ganda dapat memberikan pilihan bagi keluarganya untuk tetap memiliki hubungan kuat dengan Indonesia sekaligus memperoleh manfaat dari kewarganegaraan Amerika Serikat.

“Saya senang, tetapi juga berhati-hati dan masih menunggu detail mengenai biaya, pajak, dan hal lainnya,” ujar Vivi yang tinggal di California dan hingga kini masih mempertahankan kewarganegaraan Indonesia dikutip dari CNA, Selasa (8/9/2026).

Vivi belum yakin apakah dirinya akan masuk kategori talenta luar biasa yang menjadi sasaran kebijakan tersebut.

Ia berharap pekerjaan suaminya sebagai software engineer dan pengalamannya sebagai administrator asuransi dapat menjadi pertimbangan.

Indonesia Belum Mengakui Dwi Kewarganegaraan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemlu Belum Pastikan 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia buat Perang Lawan Ukraina

Kemlu Belum Pastikan 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia buat Perang Lawan Ukraina

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:20 WIB

Rampung Disusun Pemerintah, Ini Batasan Kewarganegaraan Ganda Terbatas yang Segera Dibahas DPR

Rampung Disusun Pemerintah, Ini Batasan Kewarganegaraan Ganda Terbatas yang Segera Dibahas DPR

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×