Israel Tutup Konsulat Inggris di Yerusalem, Panas Pemblokiran Impor Barang Permukiman Ilegal

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 09 September 2026 | 10:11 WIB
Israel Tutup Konsulat Inggris di Yerusalem, Panas Pemblokiran Impor Barang Permukiman Ilegal
Israel membangun fasilitas gantung teroris yang dilengkapi ruang tontonan khusus bagi keluarga korban. (jpost)
baca 10 detik
  • Israel menutup konsulat Inggris di Yerusalem usai London memberlakukan pemblokiran impor produk Tepi Barat.

  • Tel Aviv melarang perwakilan Inggris melatih pasukan Palestina serta memasukkan 12 politisi ke daftar hitam.

  • Mayoritas negara dunia tidak mengakui klaim kedaulatan tunggal Israel atas seluruh wilayah Yerusalem.

Suara.com - Israel resmi menghentikan seluruh operasional konsulat Inggris di Yerusalem sebagai tindakan pembalasan langsung atas kebijakan baru London. Pemerintah Inggris sebelumnya membekukan seluruh impor produk dari wilayah pendudukan Israel di tanah Palestina.

Tindakan tegas Inggris tersebut langsung memicu efek domino yang diikuti oleh belasan negara dunia. Hanya Amerika Serikat yang memilih tidak mengekor langkah penghentian hubungan dagang tersebut.

Otoritas Tel Aviv turut mengambil langkah ekstrem dengan mencabut izin tinggal utusan khusus Inggris. Perwakilan tersebut sebenarnya bertugas mengawasi rencana pembentukan gencatan senjata di Jalur Gaza bawah mediasi Washington.

Blokade Israel memicu krisis sanitasi parah hingga memaksa warga Gaza menggunakan toilet rakitan purba. (Al Jazeera)
Blokade Israel memicu krisis sanitasi parah hingga memaksa warga Gaza menggunakan toilet rakitan purba. (Al Jazeera)

Selain pengusiran diplomat, Tel Aviv membatalkan program pelatihan militer yang dikelola Inggris untuk personel Otoritas Palestina. Sebanyak 12 warga negara Inggris yang mayoritas merupakan anggota parlemen juga resmi dimasukkan ke dalam daftar hitam kunjungan.

Eskalasi perselisihan ini meletus setelah Inggris, Kanada, dan Prancis memelopori sanksi pembatasan ekonomi kawasan Tepi Barat. Kebijakan hukuman ini dijatuhkan akibat maraknya aksi kekerasan yang dilancarkan kelompok pemukim ilegal terhadap warga lokal Palestina.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menyampaikan penolakan keras atas peryataan pihak London di hadapan publik.

"Tuduhan yang disampaikan menteri luar negeri Inggris hari ini di parlemen Inggris merupakan kebohongan yang keterlaluan," kata Saar dikutip dari AFP.

Pemerintah Israel mengklaim sanksi ekonomi tersebut sengaja dirancang untuk memengaruhi dinamika politik internal mereka. Isu perluasan wilayah permukiman di Tepi Barat memang menjadi komoditas politik vital bagi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Ambisi ekspansi tersebut dijadikan pilar kampanye utama demi mempertahankan kursi kekuasaannya pada pemilu mendatang.

Keputusan penutupan fasilitas diplomatik menyasar markas perwakilan Inggris yang berada di kawasan Yerusalem Timur. Wilayah bersejarah milik Palestina ini dicaplok secara ilegal oleh militer Israel semenjak berakhirnya Perang Enam Hari tahun 1967.

baca juga

Tel Aviv secara sepihak mengklaim penguasaan penuh atas seluruh wilayah kota suci tersebut tanpa memedulikan kecaman internasional. Pemerintah Israel menegaskan bahwa seluruh perwakilan asing wajib tunduk pada aturan kedaulatan yang mereka tetapkan.

Mayoritas masyarakat internasional dan Inggris secara tegas menolak klaim kedaulatan tunggal Israel atas kawasan Yerusalem. Komunitas global menganggap status hukum wilayah Timur Yerusalem masih dalam kondisi pendudukan militer ilegal.

Satu-satunya pengecualian sikap geopolitik ini datang dari pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump. Washington saat itu mengambil langkah kontroversial dengan memindahkan fisik bangunan kedutaannya langsung ke Yerusalem.

Sebaliknya, Inggris bersama mayoritas negara mitra memilih mempertahankan kantor kedubes resmi mereka di kota Tel Aviv. Langkah ini diambil guna menjaga prinsip hukum internasional serta mendukung penyelesaian konflik kawasan melalui jalan diplomasi.

Sengketa diplomasi terbaru ini menandai titik terendah dalam hubungan bilateral antara London dan Tel Aviv selama beberapa tahun terakhir. Pengetatan embargo ekonomi terhadap produk permukiman ilegal berpotensi memperluas isolasi politik bagi Israel di panggung global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Inggris Ungkap Data Sebenarnya Anak-anak Keracunan Program MBG Selama 3 Hari

Media Inggris Ungkap Data Sebenarnya Anak-anak Keracunan Program MBG Selama 3 Hari

Video | Selasa, 08 September 2026 | 10:00 WIB

5 Warga Palestina Tewas Diserang Israel di Jalur Gaza, 30 Lainnya Luka Parah

5 Warga Palestina Tewas Diserang Israel di Jalur Gaza, 30 Lainnya Luka Parah

News | Selasa, 08 September 2026 | 10:53 WIB

Sempat Kalah 2 Kali, Elkan Baggott Bangkit dan Bantu Millwall Pesta 4 Gol di Liga Inggris

Sempat Kalah 2 Kali, Elkan Baggott Bangkit dan Bantu Millwall Pesta 4 Gol di Liga Inggris

Bola | Senin, 07 September 2026 | 10:23 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×