Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar Akibat Serangan Tanker Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 10 September 2026 | 10:27 WIB
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar Akibat Serangan Tanker Selat Hormuz
Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent bertahan di atas 100 dolar AS akibat eskalasi serangan kapal di Teluk Persia.

  • Iran menyerang 10 kapal setelah Amerika Serikat menenggelamkan lima tanker minyak milik Teheran.

  • Gangguan lalu lintas Selat Hormuz menguras cadangan energi global dan memicu kenaikan proyeksi harga.

Suara.com - Harga minyak dunia Brent terus bertahan di atas level 100 dolar AS per barel akibat meningkatnya ancaman gangguan pasokan global. Lonjakan ini dipicu oleh eskalasi militer terbesar antara Iran dan Amerika Serikat di jalur pelayaran vital sejak konflik berdarah keduanya pecah 6 bulan lalu.

Saling balas serangan terhadap kapal tanker di kawasan Teluk Persia kini mengancam stabilitas distribusi energi dunia secara jangka panjang. Para pelaku pasar minyak global kini bersiap menghadapi penurunan suplai yang jauh lebih dalam dan berkepanjangan.

Data perdagangan mencatat kontrak berjangka minyak Brent naik 0,1 persen menjadi 101,34 dolar AS per barel pada pukul 01.07 GMT. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 0,5 persen hingga menyentuh angka 96,55 dolar AS per barel.

Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)
Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)

Militer Iran mengonfirmasi telah menggempur 10 kapal di sekitar Selat Hormuz sebagai balasan atas tindakan AS yang menenggelamkan lima tanker minyak mereka. Garda Revolusi Iran menegaskan bakal meluncurkan balasan yang jauh lebih sengit jika serangan armada Amerika terus berlanjut.

"Serangan balasan ini menunjukkan bahwa aliran minyak dari Teluk Persia kemungkinan besar akan tetap terganggu dalam jangka waktu yang belum bisa dipastikan," kata analis ANZ Daniel Hynes dalam catatan kliennya.

Jalur lalu lintas laut di Selat Hormuz saat ini mencatatkan volume pengiriman yang merosot tajam jauh di bawah kapasitas normal sebelum perang. Padahal, celah sempit ini sebelumnya melayani pengiriman hampir seperlima dari total kebutuhan minyak dan gas bumi masyarakat dunia.

Badan Informasi Energi AS (EIA) resmi menaikkan proyeksi harga minyak untuk tahun ini dan tahun depan. Langkah tersebut diambil setelah cadangan minyak mentah global terus tergerus akibat hilangnya pasokan utama dari kawasan Timur Tengah.

"Meluasnya konflik mengancam risiko gangguan yang lebih dalam pada pasokan minyak, yang sebelumnya telah membuat pasar minyak berjuang keras untuk menyesuaikan diri," kata Hynes.

Eskalasi militer di Timur Tengah ini menjadi puncak baru dari rentetan ketegangan bersenjata antara Washington dan Teheran selama semester terakhir. Penutupan atau gangguan akses navigasi di Selat Hormuz secara historis selalu menjadi pemicu utama guncangan harga energi dan inflasi global.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Tembus 100 Dolar per Barel! AS Siap Hancurkan Seluruh Kapal Tanker Iran

Harga Minyak Tembus 100 Dolar per Barel! AS Siap Hancurkan Seluruh Kapal Tanker Iran

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:09 WIB

BBM Bisa Naik Tinggi Lagi, Harga Minyak Dunia Tembus USD100/Barel

BBM Bisa Naik Tinggi Lagi, Harga Minyak Dunia Tembus USD100/Barel

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 16:12 WIB

Harga Minyak Dunia Dekati 100 dolar AS per Barel setelah Amerika dan Iran Saling Serang

Harga Minyak Dunia Dekati 100 dolar AS per Barel setelah Amerika dan Iran Saling Serang

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 12:14 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×