KPAI Pertanyakan Dapur MBG Belum Kantongi SLHS tapi Tetap Beroperasi

Vania Rossa

Jum'at, 11 September 2026 | 10:28 WIB
KPAI Pertanyakan Dapur MBG Belum Kantongi SLHS tapi Tetap Beroperasi
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Jasra Putra. (Foto dok. KPAI)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mempertanyakan dapur SPPG tanpa SLHS yang tetap beroperasi dalam program MBG pada Jumat (11/9/2026).
  • KPAI mendesak pemerintah agar segera membuka data jumlah dapur tidak bersertifikat serta menjelaskan alasan kelanjutan kerja sama anggaran tersebut.
  • Pemerintah didorong menjadikan standar keamanan pangan sebagai syarat utama pencairan anggaran guna menjamin keselamatan anak penerima makanan.

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mempertanyakan masih adanya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), tetapi tetap beroperasi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra menilai kondisi tersebut perlu mendapat penjelasan karena dapur yang melayani anak seharusnya memenuhi persyaratan keamanan pangan.

Persoalan itu juga berkaitan dengan keputusan pemerintah untuk tetap memberikan anggaran dan melanjutkan kerja sama dengan SPPG yang belum memiliki SLHS.

"Kalau masih banyak dapur belum memiliki SLHS tetapi tetap beroperasi dan menerima anggaran, berarti ada persoalan tata kelola yang harus dijelaskan. Mengapa anggaran tetap diberikan, mengapa kerja sama tetap dilanjutkan, dan atas dasar apa dapur tersebut dinyatakan layak melayani anak ?,"ujar Jasra dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Anak yang Mengalami Kejadian yang Tidak Diinginkan dalam Pelaksanaan Program MBG, Jumaat (11/9/2026).

Atas persoalan tersebut, KPAI meminta pemerintah membuka data mengenai jumlah dapur yang belum memiliki SLHS beserta alasan dapur tersebut masih diperbolehkan beroperasi.

KPAI juga mendorong agar pemenuhan standar keamanan pangan menjadi pertimbangan dalam pencairan anggaran dan kelanjutan kerja sama dengan SPPG.

Menurut Jasra, mekanisme tersebut diperlukan agar penggunaan uang negara tidak mendahului pemenuhan persyaratan keselamatan.

Dengan demikian, SPPG yang memperoleh anggaran juga harus memiliki kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan untuk menjamin keamanan makanan bagi penerima manfaat.

"Anggaran publik harus mengikuti kepatuhan terhadap standar keselamatan, bukan berjalan lebih dahulu sementara persyaratan keselamatan menyusul," kata Jasra.

baca juga

Jasra mengingatkan bahwa banyaknya makanan yang berhasil diproduksi dan disalurkan tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran keberhasilan MBG. 

Menurutnya, pencapaian distribusi harus tetap diikuti dengan jaminan bahwa makanan yang diterima anak tidak menimbulkan risiko keselamatan.

"Jangan sampai keberhasilan distribusi justru dibayar dengan meningkatnya risiko terhadap anak. Negara hadir untuk memenuhi hak anak, bukan memindahkan risiko kepada anak," ujar Jasra.

Reporter : Agustin Dwi Anggraini 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Dapur Ditutup Buntut Keracunan, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Standar Higiene MBG?

Ribuan Dapur Ditutup Buntut Keracunan, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Standar Higiene MBG?

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:26 WIB

1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara karena Belum Daftar SLHS

1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara karena Belum Daftar SLHS

News | Selasa, 08 September 2026 | 09:59 WIB

1.961 Anak Diduga Keracunan MBG dalam 3 Hari, KPAI: Bukan Hanya Sakit Fisik, Tapi Juga Alami Trauma

1.961 Anak Diduga Keracunan MBG dalam 3 Hari, KPAI: Bukan Hanya Sakit Fisik, Tapi Juga Alami Trauma

News | Sabtu, 05 September 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:39 WIB

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:28 WIB

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:26 WIB

×