Ompreng Kosong hingga 'Ramuan Penawar Racun' Warnai Aksi Protes MBG di Kantor BGN

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 11 September 2026 | 17:19 WIB
Ompreng Kosong hingga 'Ramuan Penawar Racun' Warnai Aksi Protes MBG di Kantor BGN
Massa Gelar Aksi “Doa Tolak Bala” di Kantor BGN. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Massa aksi MBG Watch menggelar unjuk rasa di Kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta Pusat, pada Jumat (11/9/2026).
  • Peserta aksi memprotes ancaman keselamatan anak akibat keracunan pangan sekolah dan menuntut penggantian program dengan uang tunai.
  • Aksi tersebut dikawal oleh aparat kepolisian dan diwarnai pemasangan kertas penyegelan pada fasad kantor lembaga tersebut.

Suara.com - Halaman depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, bertransformasi menjadi panggung orasi pada Jumat (11/9/2026).

Massa aksi "Doa Tolak Bala Gugat Racun Negara" membentangkan kain alas merah di atas tanah sembari menyusun puluhan rantang ompreng logam berbahan baja nirkarat dalam kondisi kosong.

Di sisi wadah makanan itu, massa meletakkan botol-botol kaca berisi cairan berwarna pekat berlabel ramuan penawar racun serta ajian anti basi.

Lembaran kertas putih bertuliskan daftar daerah korban keracunan pangan seperti Lebong, Bantul, hingga Kepulauan Banggai turut dipajang mengelilingi ompreng.

Aksi satir tolak bala tersebut menjadi manifestasi keprihatinan masyarakat atas terancamnya keselamatan fisik generasi muda akibat konsumsi pangan sekolah.

Massa Gelar Aksi “Doa Tolak Bala” di Kantor BGN. (Suara.com/Adiyoga)
Massa Gelar Aksi “Doa Tolak Bala” di Kantor BGN. (Suara.com/Adiyoga)

Sembari berdiri di depan simbolisasi perkabungan itu, orator MBG Watch, Annette Mau, menyanyikan parodi lagu lawas untuk mengkritik kegagalan BGN.

"Aku masih seperti yang dulu. Meracuni semua anak Indonesia," cibir Annette.

Ia lalu menyebut derita keracunan anak-anak justru kian meluas bersamaan dengan meningkatnya upaya kontra narasi terhadap suara kritis publik.

"Jadi tetap sama. Sampai sekarang, kasus keracunannya makin dahsyat, makin hebat, kemiskinannya makin luas, bancakannya makin ramai, buzzer-nya makin banyak," sorot Annette lagi.

baca juga

Massa juga menempelkan kertas bertuliskan penyegelan pada fasad kantor sebagai wujud hilangnya legitimasi moral lembaga tersebut.

Keluhan-keluhan seperti "Muak sama MBG" hingga "Ganti MBG Dengan Uang Tunai Rp300 Ribu Per Anak Per Bulan" turut menyertai pemasangan kertas segel di bagian logo BGN.

Di depan para orator, sejumlah aparat kepolisian berbaris melakukan pengamanan aksi yang diikuti sekitar puluhan orang tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

43 Ribu Orang Keracunan MBG, Koalisi Sipil Somasi Prabowo

43 Ribu Orang Keracunan MBG, Koalisi Sipil Somasi Prabowo

News | Kamis, 10 September 2026 | 19:47 WIB

Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja

Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:26 WIB

Review Film The Runner: Aksi Mencekam Gal Gadot Menyusuri Kota London!

Review Film The Runner: Aksi Mencekam Gal Gadot Menyusuri Kota London!

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Kemendagri Evaluasi Layanan Satyalancana Karya Satya Bagi PNS Daerah

Kemendagri Evaluasi Layanan Satyalancana Karya Satya Bagi PNS Daerah

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Baby Oil Bisa Dipakai Apa Aja? Ini Efeknya untuk Kulit Anak dan Orang Dewasa

Baby Oil Bisa Dipakai Apa Aja? Ini Efeknya untuk Kulit Anak dan Orang Dewasa

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Kebebasan Pers di Indonesia Disorot Lembaga Dunia

Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Kebebasan Pers di Indonesia Disorot Lembaga Dunia

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei

Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat

Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:41 WIB

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan

Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan

Bogor | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Macet di DPR dan Istana, Elite Politik Masih Wait and See

Wacana Pemakzulan Gibran Macet di DPR dan Istana, Elite Politik Masih Wait and See

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Selongsong Peluru

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Selongsong Peluru

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:35 WIB

×