- KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026).
- Tim SAR gabungan dan tiga kapal evakuasi berhasil menyelamatkan 115 orang, menemukan satu korban meninggal, serta mencari 127 orang.
- Basarnas mengerahkan kapal KN SAR Laksmana 241, KN SAR 249 Permadi, dan helikopter untuk melakukan pencarian lanjutan.
Dukungan juga datang dari Surabaya melalui KN SAR 249 Permadi yang dilengkapi helikopter.
Satu unit helikopter Dauphin AS 365 N3+ dari Lanudal Juanda turut dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian dari udara.
Tim SAR gabungan terus menyisir kawasan perairan yang menjadi lokasi terakhir kapal diketahui berada, sekaligus mencari korban yang masih belum ditemukan.
Data Korban Masih Diverifikasi
Berdasarkan data sementara, total orang yang berada di atas KM Virgo Transport 8 diperkirakan mencapai 243 orang, terdiri atas penumpang dan ABK.
Namun, terdapat perbedaan dalam data awal terkait jumlah orang yang berada di kapal. Karena itu, proses verifikasi manifest dan identitas penumpang masih dilakukan oleh petugas.
Hingga pembaruan terakhir, sebanyak 115 orang telah berhasil dievakuasi, satu orang ditemukan meninggal dunia, sementara sekitar 127 orang masih dalam pencarian.
Sebagian data lainnya masih dalam proses verifikasi dan pendataan di lapangan.
Pihak SAR mengingatkan bahwa angka tersebut belum final dan masih dapat berubah seiring perkembangan operasi pencarian serta proses pencocokan data penumpang dan ABK.
Posko Keluarga Dibuka
Untuk memudahkan keluarga memperoleh informasi mengenai korban, posko pengaduan dan informasi disiapkan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Keluarga penumpang juga diminta mengikuti perkembangan informasi melalui Kantor SAR Banjarmasin dan Basarnas agar mendapatkan data yang telah terverifikasi.
Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban KM Virgo Transport 8 masih berlangsung.
Tim SAR gabungan terus berupaya menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya serta memastikan seluruh proses evakuasi berjalan secepat dan seaman mungkin.