- BMKG mencatat 15.722 gempa susulan setelah gempa M7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.
- Aktivitas ribuan gempa susulan di Flores tersebut kini telah memasuki fase peluruhan pada hari ke-30.
- BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan dengan kekuatan kecil masih dapat berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.
Kelompok gempa dengan kekuatan kurang dari M3,0 menjadi aktivitas yang paling mendominasi.
BMKG mencatat sebanyak 11.993 kejadian atau 75,9 persen dari total gempa susulan masuk dalam kategori tersebut. Sebagian besar gempa dengan kekuatan di bawah M3,0 hanya terdeteksi oleh jaringan seismograf dan tidak dirasakan oleh masyarakat.
Meski aktivitas gempa susulan secara keseluruhan menunjukkan penurunan, BMKG memperkirakan gempa dalam kategori ini masih dapat berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.
Wijayanto menegaskan, perkiraan tersebut merupakan kecenderungan statistik peluruhan aktivitas gempa, bukan kepastian mengenai kapan gempa susulan akan berhenti.
“Estimasi ini merupakan kecenderungan statistik peluruhan, bukan perkiraan tanggal pasti berakhirnya aktivitas gempa maupun prediksi waktu gempa berikutnya. Masyarakat diimbau tetap mewaspadai karakteristik wilayah NTT yang memang memiliki tingkat kegempaan tinggi,” ujar Wijayanto.