Antrean BBM Mengular di Sejumlah Daerah, Waspada Efek Domino Harga Sembako Naik

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 16 September 2026 | 14:49 WIB
Antrean BBM Mengular di Sejumlah Daerah, Waspada Efek Domino Harga Sembako Naik
Suasana antrean kendaraan untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang semakin sulit diperoleh salah satunya di SPBU Jalan Andi Pangerang Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (9/9/2026). [ANTARA]
baca 10 detik
  • Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU luar Jawa pada Rabu, 16 September 2026.
  • Fahmy menduga gangguan pasokan internasional akibat ketidakpastian geopolitik dan perang menjadi faktor utama pemicu kelangkaan BBM jenis solar serta Pertalite.
  • Kelangkaan BBM tersebut dapat mengganggu distribusi kebutuhan pokok, menaikkan biaya angkutan, dan memicu lonjakan harga sembako.

Suara.com - Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi, mengingatkan kelangkaan BBM dapat mengganggu distribusi kebutuhan pokok dan memicu kenaikan harga sembako.

Hal itu sekaligus merespons antrean panjang kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU, terutama di luar Jawa belakangan ini.

Fahmy mengatakan persoalan antrean BBM dalam beberapa hari terakhir tidak hanya berkaitan dengan solar tetapi juga Pertalite.

"Ya, saya kira memang dalam beberapa hari ini kan terjadi, antrean panjang di berapa SPBU terutama di luar Jawa," kata Fahmy saat dihubungi, Rabu (16/9/2026).

Menurut Fahmy, antrean BBM di luar Jawa perlu segera diatasi karena dapat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Penanganan tidak cukup dilakukan dengan mengurai antrean, tetapi juga memastikan pasokan BBM tersedia di setiap daerah.

"Jadi yang harus dilakukan oleh Pertamina ya harus menambah pasokan. Dan yang kedua adalah memperbaiki distribusi tadi agar daerah-daerah luar Jawa tadi tidak terjadi kelangkaan gitu tadi," ujarnya.

Fahmy menduga gangguan pasokan internasional menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kelangkaan BBM. Ketidakpastian geopolitik, termasuk perang yang masih berlangsung, berpotensi menghambat pasokan minyak mentah dan produk BBM impor.

Terkait dengan program biodiesel B50, kata dia, tidak otomatis menghilangkan ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak mentah.

Meskipun kebutuhan impor solar dalam bentuk produk dapat berkurang, minyak mentah tetap diperlukan untuk pengolahan BBM di dalam negeri.

baca juga

"Padahal dalam B50 itu kan komponen solarnya itu kan 50 persen, 50 persen-nya baru minyak sawit tadi. Jadi, adanya pasokan yang berkurang itu menyebabkan kelangkaan di Indonesia seperti itu tadi," ujarnya.

Warga antre di SPBU jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar. Warga harus antre hingga tujuh jam demi mendapatkan BBM, Kamis (10/9/2026) malam. [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Warga antre di SPBU jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar. Warga harus antre hingga tujuh jam demi mendapatkan BBM, Kamis (10/9/2026) malam. [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]

Ia mengingatkan kenaikan harga minyak mentah dunia dapat menambah beban impor Indonesia. Harga yang mahal berpotensi memengaruhi ketersediaan BBM apabila volume impor dikurangi.

Belum lagi gangguan pasokan BBM dapat menimbulkan efek domino terhadap harga kebutuhan pokok. Solar, khususnya solar subsidi, digunakan kendaraan angkutan barang yang mengangkut berbagai kebutuhan sehari-hari masyarakat.

"Nah, kalau kelangkaan tadi tidak segera diatasi, maka ini akan mempengaruhi kenaikan dari harga-harga kebutuhan pokok tadi," tegasnya.

Fahmy menjelaskan kenaikan harga BBM dapat menambah biaya distribusi barang dari produsen ke konsumen. Ketika ongkos angkutan meningkat, harga beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya berpotensi ikut terdampak.

"Kalau sekarang banyak ibu-ibu merasakan mahalnya beras, telur, dan sebagainya, itu juga disumbang juga oleh kenaikan harga solar tadi. Jadi itu ada ada multiplier effect ke harga kebutuhan pokok tadi, dan itu sudah dirasakan juga," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:25 WIB

Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM Subsidi, Soroti Mobil Pajero

Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM Subsidi, Soroti Mobil Pajero

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:29 WIB

Di Kota Ini Harga Pertalite Eceran Tembus Rp35 Ribu per Botol, Warga Terpaksa Bayar Mahal

Di Kota Ini Harga Pertalite Eceran Tembus Rp35 Ribu per Botol, Warga Terpaksa Bayar Mahal

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 16:08 WIB

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:57 WIB

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:42 WIB

Terkini

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

×